
Alena heran dengan sifat Tania yang tiba-tiba jadi penakut.
"Seperti nya dia masih takut sama aku!" ucap Arka.
"Dia takut sama kamu kenapa?" tanya Alena pada Arka.
"Om itu jahat!" ucap Tania.
"Aku yang bawa dia dari rumah nya dengan paksa!" ucap Arka. Alena Masih bingung sehingga dia menatap Arka agar menceritakan yang lebih jelas lagi.
Alena meminta Pelayan agar membawa Tania dulu.
setelah itu dia mengikuti Arka ke ruang tamu.
Arka Mulai menceritakan semua nya pada Alena. Alena Sangat kaget mendengar itu, bahkan dia juga marah pada Arka tidak mengabari nya. q
Namun itu juga demi kebaikan nya, bahkan mendengar pak Wijaya dan Suami dalam bahaya saja Perut nya tiba-tiba keram bagaimana kalau dia tau saat kejadian berlangsung.
"Lalu Tania anak siapa mas?" tanya Alena karena Arka belum ada menjelaskan tentang Tania.
Arka pun menceritakan Tania Siapa, dan juga menceritakan masa lalu intan dan Dirga.
Alena Sangat tidak habis Fikir ternyata sangat banyak misteri di balik yang dia Lihat.
"Kalau begitu Tania adalah Anak kak Dirga mas?" tanya Alena. Arka pun mengangguk.
"Lalu kenapa dia masih di tahan di rumah ini mas, dia sangat ingin pulang, aku kasihan melihat nya!" ucap Alena.
"Buat sementara biarin dulu dia di sini, Setelah kasus intan selesai, Tania boleh pergi!" ucap Arka.
"Hmm terserah kamu deh mas, tapi gimana Ayah sekarang?" tanya Alena.
"Ayah baik-baik saja namun kesehatan nya sedikit kurang, dia meminta kita kesana besok!" ucap Arka.
"Kamu besok bisa kan?" tanya Arka.
"Bisa mas, aku Besok gak ada jadwal kuliah aku juga sudah lama tidak berjumpa dengan ayah!" ucap Alena.
"Baiklah kita akan ke sana besok!" ucap Arka.
Alena tersenyum sambil mengangguk.
"Apa kamu tidak ingin tau keadaan Suami mu ini?" tanya Arka sambil menaikkan alis nya karena Alena dari tadi tidak ada bertanya tentang dirinya.
"Aku gak bakalan tanya dan tidak ingin tahu, bahkan kamu saja tidak perduli dengan ku di sini!" ucap Alena.
"Aku nungguin kamu sampai shubuh di rumah aku telpon kamu aku chat kamu, tapi gak juga kamu balas, bahkan seakan kamu lupa kalau aku lagi ngandung!" ucap Alena sambil cemberut.
Arka Melihat wajah Alena yang cemberut.
__ADS_1
"Aku minta maaf sayang! Bukan nya aku lupa sama kamu, tapi aku terlalu pusing dengan masalah yang ada, aku tau aku salah tapi sekarang aku sudah di sini untuk kamu dan untuk anak kita!" ucap Arka sambil tersenyum tangan nya di perut Alena.
"Tapi aku kesal mas, kamu tau sendiri kan kalau aku gak bisa tidur kalau gak ada kamu, perut aku sakit terus, mungkin kalau tidak ada Tania malam itu bisa-bisa aku Nangis teriak-teriak malam itu!" ucap Alena mengadu sama suaminya.
Arka tertawa kecil.
"Emang Tania ngapain kamu?" tanya Arka lagi.
"Ih kamu malah ketawa, Tania itu udah seperti anak dewasa dia ngerti banget kalau aku lagi hamil muda pasti sakit Mulu;" ucap Alena.
"Kamu tau mas, dia mijitin aku, bahkan di sepanjang malam dia sama seperti kamu dia mengelus terus perut aku Agar bisa tidur, di saat pagi dia udah minta para pelayan Masakin sayuran untuk aku!" ucap Alena.
Arka tersenyum.
"Aku minta maaf, lain kali aku gak ngulangin kok!" ucap Arka.
"Tapi aku masih ngambek!" ucap Alena sambil memajukan bibirnya.
Tiba-tiba Arka mencium nya.
Alena kaget, namun Arka malah menahan bibir nya di bibir istri nya Itu.
Arka Mulai menciumi bibir Alena, memainkan bibir nya dengan lembut namun tiba-tiba Alena mendorong tubuh Arka.
"Kenapa?" tanya Arka.
"Malu mas! Ini di ruang tamu entar di liatin sama orang!" ucap Alena
Setelah sampai di kamar Arka mulai melanjutkan aksi nya melepaskan hasrat nya pada Istri nya itu.
Cukup lama mereka bermain sehingga bercucuran keringat, Arka dan Alena pun mandi bareng.
Mereka kelihatan sangat romantis, bahkan Alena selalu bersifat manja pada Arka.
Setelah selesai mandi Alena terlebih dahulu pasang baju sementara Arka merendam diri nya lebih lama dari kamar mandi.
Tidak beberapa lama dia juga keluar, dia menatap tajam ke arah Alena yang duduk di depan meja rias.
"Sayang! Kapan kamu beli baju itu?" tanya Arka Melihat daster warna Biru langit yang di kenakan Alena.
"Sudah lama mas, cuman baru aku lihat saja tadi jadi aku pakai saja;" ucap Alena.
"Coba deh kamu berdiri!" ucap Arka.
Alena pun menuruti nya.
"Kamu terlihat seksi dan cantik pakai ini sayang! Aku suka!" ucap Arka sambil tersenyum.
"Ih apaan sih mas, mendingan Pakai baju sana!" ucap Alena pada Arka karena Arka Masih menggunakan handuk.
__ADS_1
"Aku tau kamu pasti mau menggoda aku kan malam ini!" ucap Arka.
Alena segera kembali duduk mengabaikan suaminya yang berfikiran negatif.
Arka segera memasang baju nya yang sudah di pilih kan oleh Alena.
"Sayang!" Panggil Arka sambil memberikan handuk kecil pada Alena.
Alena pun paham dia duduk di pinggir kasur, dan Arka duduk di depan nya namun duduk di lantai.
Alena mulai mengeringkan rambut Arka dengan lembut pakai handuk kecil yang diberikan Arka.
"Mas!" Panggil Alena.
"Hmm!" jawab Arka.
"Aku mau Martabak!" ucap Alena.
Arka terdiam.
"Kamu dengar gak Sih mas, aku mau Martabak!" ucap Alena lagi.
"Iyah aku dengar, Nih aku lagi pesanin!" ucap Arka.
"Tapi aku mau beli nya bareng kamu langsung ke tokonya!" ucap Alena sambil merengek.
"Lewat gojek aja yah Sayang, ini udah malam!" ucap Arka.
"Gak mau! Aku tetap mau pergi beli nya sama kamu!" ucap Alena.
"Aku mau istirahat dulu sayang! Kalau gak biar supir aja yang beli, badan aku capek banget!" ucap Arka.
"Giliran kaya gitu alasan nya capek, kalau giliran di kasih jatah kamu semangat banget!" ucap Alena.
Arka tersenyum genit.
"Itu demi si Dede juga sayang, membuahinya!" ucap Arka.
"Percuma kata kamu demi di Dede, aku minta martabat aja kamu gak mau, ini juga demi anak kamu!" ucap Alena lagi.
"Bukan nya aku gak mau, kan aku bilang di pesan aja, tapi kamu mau keluar!" ucap Arka.
"Ya udah kalau kamu gak mau, aku pergi sendiri!" ucap Alena.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***