
Mereka sedikit berbincang-bincang dan akhirnya Arka menawarkan pekerjaan di kantor nya karena Pendidikan Daniel SMK jurusan akuntansi dia di tawarkan jadi sekretaris bendahara perusahaan karena di Perusahaan Sangat banyak membutuhkan karyawan saat ini namun sangat sulit mencari yang tepat.
Daniel kaget dengan tawaran Arka bahkan dia sama sekali tidak ada bermimpi untuk bekerja di perusahaan terbesar itu karena dia sadar diri.
"Ini serius pak, bahkan saya hanya sekolah SMK saja, apa Bapak percaya dengan saya?" tanya Daniel lagi.
"Iyah! Saya percaya sama kamu, Walau kamu sekarang gak tau apa-apa, nanti lama-lama juga kamu tau dan aja juga yang ngajarin kamu!" ucap Arka.
Daniel terdiam.
"Kenapa kamu diam? Apa kamu tidak mau?" tanya Arka.
"Bukan pak, cuman saya merasa tidak pantas!" ucap Daniel.
"Sudah lah tidak perlu di fikirkan, Anggap saja ini karena saya sekarang sudah jadi anggota keluarga kalian, dan kalian sudah jadi keluarga saya, dan saya tidak bisa melihat keluarga saya susah di luar sana!" ucap Arka.
Daniel tersenyum.
"Dengar-dengar kamu mau buka usaha di sini dan tidak akan pulang ke Jakarta yah?" tanya Arka.
"Iyah pak, saya akan membuka peternakan!" ucap Daniel.
"Biar kan itu jadi usaha adik kamu di sini, kamu ikut lah dengan saya ke Jakarta!" ucap Daniel.
Daniel tidak mau banyak protes dan kata Lagi, dia tersenyum dan mengucapkan terimakasih dia menerima pekerjaan itu.
Sementara Alena di kamar bersama Sarah dan juga ibu nya, mereka membicarakan tentang kedekatan Sarah dengan Daniel.
Alena tidak berhenti nya menggoda Sarah Sampai wajah nya memerah karena malu.
"Aku yakin Daniel segera menikahi mu!" ucap Alena lagi.
Seketika Sarah terdiam raut wajah nya berubah.
"Bagaimana kak Daniel menikahi aku, pacaran saja kami tidak, bahkan sangat banyak perempuan di desa ini yang jauh lebih cantik dari aku yang berusaha mendekati kak Daniel!" ucap Sarah Lesu.
Alena seketika menutup mulutnya.
"Hah! Apa yang aku dengar barusan? Apa aku tidak mimpi mendengar teman ku seperti nya cemburu!" ucap Alena lagi..
"Ih bukan gitu Alena!" ucap Sarah.
"Hmm kamu mah bilang gak gitu, gak mau, gak suka padahal dalam hati beda!" ucap Alena lagi.
"Huff, Sebenernya besok aku sudah harus pulang dan kak Daniel tidak akan pulang lagi ke Jakarta!" ucap Sarah.
__ADS_1
"Loh kok gitu?" tanya Alena kaget..
"Hmm Entah lah!" jawab Sarah sedih.
"Kok kamu sedih? Berarti kamu ada rasa sama mas Daniel, hayo ngaku kamu!" ucap Alena.
"Percuma saja aku ada rasa sama kak Daniel, dia tidak akan mau perempuan seperti aku, pasti nya selera kak Daniel seperti guru-guru ngaji di masjid cantik-cantik dan juga menutup aurat!" ucap Sarah.
"Ah sudahlah kamu kebanyakan drama nya, kamu pun aneh, bisa-bisa nya Baper sama kak Daniel pada hal selama ini laki-laki yang kapok karena kamu baperin!" ucap Alena.
Sementara ibu Alena hanya tersenyum saja mendengar percakapan mereka.
Namun tiba-tiba Tari datang memanggil Dewi agar keluar karena Faisal mencari nya.
Dewi segera keluar.
"Eh sini tari! Ikut gabung ngomong-ngomong sama kita!" ucap Sarah pada Tari yang mau ikut keluar.
Tari hanya tersenyum dan ikut duduk di samping Sarah.
"Gimana kabar kamu Tari?" tanya Alena.
"Alhamdulillah baik, kalau mbak bagaimana? selamat yah atas kandungan nya!" ucap Tari sambil tersenyum.
Alena tersenyum sambil mengucapkan terimakasih.
"Itu biasa saja mbak, Nama nya lagi hamil muda dan hamil anak pertama, pasti sangat banyak keluhan nya!" ucap Tari.
"Hmm gimana sih rasanya hamil, pasti enak kan karena apa saja mau nya pasti di turutin;" ucap Sarah.
"Hmm maka nya kamu nikah Terus hamil," ucap Alena.
Sarah diam sambil memasang wajah judes dan menatap Alena.
"Oh iya ngomong-ngomong Tania mana?" tanya Alena.
"Seperti nya dia masih di luar bersama pak Arka!" ucap Tari, Tari segera memeriksa nya.
"Hmm Sebenarnya Tania itu Siapa sih Len?" tanya Sarah m
"Tania itu keponakan Mas Arka, buat Minggu ini dia tinggal bersama kami karena orang tua nya keluar negeri!" ucap Alena.
"Oohh, tapi jiwa kebapakan kak Arka sudah terlihat yah, bahkan dia seperti nya sangat sayang dengan anak kecil!" ucap Sarah, Alena hanya tersenyum.
Namun tiba-tiba Sarah di panggil untuk membantu menghidangkan makanan di ruang tamu untuk para tamu.
__ADS_1
Alena pun tinggal sendiri di kamar, tidak beberapa lama adik-adik nya yang tadi tidur siang di kamar ibu nya sekarang datang ke kamar Alena.
Alena saat ini tidak ingin sendiri dia butuh teman untuk berbincang karena kalau dia sendiri dia pasti masuk ingat nenek nya.
Alena Sangat asik berbincang-bincang dengan adik nya itu, namun ternyata Tania dan Arka dari tadi sudah di depan pintu.
Arka masuk membawa Tania dan menutup pintu.
"Kenapa masuk mas?" tanya Alena.
"Aku sangat lelah, aku mau tidur dulu!" ucap Arka.
Arka Berdiri di samping kasur dan Melihat Alena yang berbaring.
"Masih sakit?" tanya Arka dengan lembut sambil memegang perut Alena.
"Lumayan mas, masih mual juga!" ucap Alena.
"Maka nya kamu jangan terlalu banyak fikiran dan juga jangan sampai mogok makan!" ucap Arka.
"Hmm," Jawab Alena.
Arka naik ke kasur di samping Alena.
"Om boleh tidur di sini dulu yah, om Sangat capek;" ucap Arka pada kedua adik Alena.
Namun tiba-tiba Niko berbaring di samping Alena memeluk Alena dia menjadi pembatas.
Arka dan Alena tersenyum.
"Sini tidur di dekat om!" ajak Arka pada Sarah.
Dan juga Alena meminta Tania tidur di samping nya tepat di pinggir, untung saja kasur Alena besar sehingga mereka berlima muat di sana.
Sore-sore seperti itu akhirnya mereka tertidur, Sarah dan Niko ikut tertidur juga.
Hari pun semakin malam Dewi yang tidak enak masuk ke kamar Alena karena di tutup akhirnya dia terlebih dahulu mengetuk namun tak juga di buka.
akhirnya Dewi membuka nya saja dan tiba-tiba dia tersenyum karena melihat pemandangan yang sangat jarang di lihat nya.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
Biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***