
Alena paham dia pun menginyakan suami nya itu.
"Ya udah tidur!" ucap Arka.
"Kenapa sidang intan di tunda terus mas, kasihan juga Tania yang menunggu lama, Kak Dirga juga menanyakan kabar Tania lewat WhatsApp!" ucap Alena.
"Kamu gak usah terlalu ikut campur Sayang! Itu urusan aku, kalau aku minta kamu jaga Tania kamu jaga saja, aku gak ingin kamu terlalu banyak fikiran!" ucap Arka.
Alena paham itu juga bukan urusan nya namun dia tidak tega melihat Tania.
Dia pun tidak ingin banyak tanya Alena tidur lagi di lengan Arka.
Arka seperti biasa dia mengelus perut Alena agar bisa tidur cepat.
Di tempat lain Daniel baru saja pulang dari masjid karena ada kegiatan di Masjid.
"Mas Daniel!" Panggil Wati dari belakang.
Wati adalah Anak ustadz. Dia adalah gadis cantik yang baik dan juga sangat pandai mengaji.
Dia salah satu perempuan jadi rebutan di kampung itu.
"Iyah ada apa Ti?" tanya Daniel.
"Hmm Wati mau besok mas datang yah ke acara ulang tahun Wati!" ucap Wati.
"Kapan?" tanya Daniel.
Wati memberikan satu lembar kertas dan di sana sudah ada tanggal nya dan ternyata besok.
"Insyaallah yah, masalah nya kamu tau sendiri kan kalau mas sangat sibuk di rumah!" ucap Daniel.
"Tapi Wati berharap mas Daniel bisa datang!" ucap Wati.
"Mas usahakan yah," ucap Daniel sambil tersenyum.
Wati tersenyum.
"Ya udah kalau begitu mas pulang dulu!" ucap Daniel.
Setelah mengucapkan salam Daniel pun pergi meninggalkan Wati.
Wati Sudah lama menyukai Daniel karena menurut nya hanya Daniel lah di kampung ini yang mempunyai wajah tampan kulit putih dan dekat dengan Allah bahkan tiap hari Suara Daniel lah yang terdengar saat Adzan.
Siapa sih yang tidak tertarik pada Daniel dengan sifat lembut suka membantu dan tidak pernah terdengar keburukan nya sama sekali.
__ADS_1
"Wati!" Panggil Tari!
Wati menoleh ke arah Tari yang baru saja keluar dari masjid.
"Hmm kamu kenapa senyum-senyum, hayo ngomongin apa tadi sama mas Daniel!" ucap Tari sambil bercanda.
"Ah kamu kepo banget! Mendingan kita pulang sekarang yok," ucap Wati.
Rumah mereka satu Arah namun rumah Tari cukup jauh, dia memang tidak pernah pulang atau pergi bersama Daniel karena dia lebih memilih untuk berjalan bersama teman-teman nya Sementara Daniel selalu pakai motor.
Baru saja sampai Daniel di rumah Ibu nya langsung menghampiri Daniel yang duduk di depan rumah sambil menikmati angin malam.
"Sudah malam! Kenapa kamu belum masuk?" tanya Elsa.
Seketika Daniel Menatap ibu nya perlahan dia tersenyum.
"Ibu cantik pakai hijab!" ucap Daniel.
"Ah kamu bisa aja!" ucap Elsa karena selama ini Elsa tidak pernah pakai hijab Kemana pun atau di rumah saja.
Dan ternyata tari juga sudah datang dia juga kaget melihat ibu nya pakai hijab.
"Ini ibu Tari kan? Sumpah ibu cantik banget!" ucap Tari.
"Mulai dari sekarang ibu mau berubah menjadi lebih baik lagi, menjadi ibu yang baik untuk Kalian berdua, selama ini ibu sudah sangat salah ibu minta maaf yah!" ucap Elsa.
"Iyah buk, kami sudah memaafkan ibu kok, kami sangat senang akhirnya ibu mau berubah seperti yang sekarang!" ucap Daniel.
"Tari! Ibu sangat banyak salah sama kamu nak, ibu Minta Maaf yah!" ucap Elsa.
Tari memeluk ibu nya. Dan di ikuti oleh Daniel.
Namun tiba-tiba Ayah nya datang dan ikut berpelukan dengan mereka seketika mereka tertawa karena Ayah nya ikutan.
"Sudah pelukan nya! Lanjut Besok aja ini sudah malam, ayo kita masuk!" ajak Ayah.
Elsa pun masuk tinggal Tari dan juga Daniel.
"Gimana kabar kak Sarah Mas?" tanya Tari.
"Hmm Mas tidak ada kontekan dengan dia setelah dia berangkat ke Jakarta!" ucap Daniel.
"Loh kenapa mas?" tanya Tari.
"Tidak apa-apa! Mas hanya takut jika mengganggu nya nanti!" ucap Daniel.
__ADS_1
"Huff, kalau rindu itu Jangan di tahan mas, kalau cinta itu jangan di pendam nanti keburu di ambil orang loh, aku yakin kak Sarah pasti banyak yang suka, udah cantik! kaya! Baik. Ramah lagi!" ucap Tari.
"Ah sudahlah! Kalau jodoh gak akan kemana! Mas juga harus sadar diri tidak mungkin Sarah yang sangat jauh beda dengan kita jadi jodoh mas!" ucap Daniel.
"Terlihat jelas banget wajah mas gak ikhlas ngomong kaya gitu! maka nya mas. Mas harus bisa mendapatkan cinta Kak Sarah jika mas merasa tidak cocok karena ekonomi, mas harus berusaha dan berjuang karena perempuan itu suka nya laki-laki pekerja keras! bukan bisa nya merendahkan diri sendiri!" sindir Tari.
"ah kamu bisa nya cuman nasehatin mas doang, mendingan kamu masuk sana!" ucap Daniel.
"Huh, di bilangin malah kesal! Ya udah kalau gak percaya, aku yakin kak Sarah juga pasti suka sama mas!" ucap tari lagi.
"Udah deh gak usah ngaco! Mendingan kamu masuk sekarang! Kalau gak kamu tidur di luar aja!" ucap Daniel.
"Enak aja! Mendingan mas aja tidur di luar tuh sama ikan-ikan dan juga ayam!" ucap tari berlari ke dalam.
Sementara Daniel tertawa melihat tingkah Adik nya itu. Dia Melihat ke arah ayam dan juga ikan di kolam nya.
"Besok kalau aku tidak di sini kalian harus bisa menjaga adik aku dan juga jangan buat dia kesulitan!" ucap Daniel pada binatang itu.
Dia segera masuk dia melihat Handphone nya yang ada di atas meja.
Daniel membuka nya dan ternyata sudah ada pesan dari Arka kalau hasil dokumentasi Daniel bagus.
Daniel pun ikut senang dia semakin mempunyai harapan untuk bekerja di perusahaan Shengu.
Keesokan harinya Alena bangun tepat jam tujuh pagi.
Lagi-lagi yang membangun kan nya adalah perut nya yang mual dia tidak sholat shubuh karena belum mandi zhunub.
Setelah Sudah sedikit mendingan dia keluar dari kamar mandi mencari Minyak kayu putih dan mengoleskan ke Perut serta menghirup Wangi nya.
Dia melihat Arka dan Tania yang masih tidur.
Namun tiba-tiba Bel kamar berbunyi dan itu ternyata Supir yang mengantar kan baju kerja Arka seperti nya Arka akan berangkat kerja dari hotel.
setelah selesai sholat shubuh Arka meminta Supir nya untuk mengantar kan baju kerja nya ke hotel.
...---------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***
__ADS_1