
Like komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi
Selamat membaca 🙂
Arka Melihat ke arah Widodo, dia berfikir kalau pertemuan nya dengan Clara tidak di ketahui oleh Widodo mau pun Ayah nya.
"Hmm Iyah pak, ada sedikit yang kami bicarakan!" ucap Arka.
Wijaya hanya diam saja.
Pesanan makan siang mereka pun Telah datang dan terhidang rapi di Atas meja.
Di tempat lain Alena baru saja selesai melaksanakan sholat Zhuhur nya dia melihat Handphone nya yang hidup tanda notifikasi masuk.
Alena Membuka aplikasi WhatsApp nya.
Alena dengan penasaran dia membuka pesan dari nomor baru.
"Mas Arka berjumpa dengan Clara!" Batin Alena Melihat foto yang ada di layar handphone nya.
"Tunggu dulu deh berarti Mas Arka nelpon sama Clara! tapi mas Arka tidak ada ngomong apa-apa sama ku, dan juga kelihatan di foto ini Mas Arka tersenyum pada Clara!" ucap Alena semakin bingung.
"Sebenernya siapa sih yang ngirim foto ini, kenapa dia mengirimkan ini pada ku, atau jangan-jangan hubungan aku dan mas Arka ada yang tau!" Batin Alena khawatir.
Dari pada bingung Alena berniat langsung ke kantor menanyakan pada Arka.
Tiba-tiba handphone nya Berdering dan itu dari Daniel.
"Halo Alena! kamu di mana?" tanya Daniel.
"Aku di rumah Mas, ini mau berangkat ke kantor!" ucap Alena.
"Sekarang Mas lagi di Depan rumah kamu!" ucap Daniel.
Alena kurang percaya dia pun segera keluar dan ternyata benar Daniel Sudah di depan rumah Nya.
"Mas kok bisa di sini?" tanya Alena sambil menyalim tangan Daniel.
"Mas hanya ingin singgah saja, kamu kok udah cantik aja mau kemana?" tanya Daniel melihat penampilan Alena.
"Alena mau Ke Kantor dulu mas! Mas gak apa-apa kan Sendiri di sini?" tanya Alena.
"Oohh, Mas juga udah mau pulang kok, cuman mau ketemu kamu saja sebentar!" ucap Daniel sambil tersenyum.
Daniel pun segera pergi dari rumah Alena.
__ADS_1
Alena juga segera Berangkat ke Perusahaan.
Setelah sampai di perusahaan yang pertama kali menegur nya adalah Karyawan.
Dia berjalan menuju ruangan Arka.
"Buk Alena!" Panggil Aris bersama Karyawan Tiga orang di belakang nya.
Alena pun yang hendak masuk ke ruangan Arka tidak jadi dan menoleh ke arah Aris.
"Cari siapa?" tanya Aris mendekati Alena sambil memerhatikan penampilan Alena yang sangat beda bukan seperti biasa nya.
"Tuan muda ada di dalam?" tanya Alena.
"Bukan nya tuan muda hari ini tidak ke kantor!" ucap Aris.
Tiba-tiba handphone Alena berbunyi tanda ada notifikasi masuk.
"Emang ada apa?" tanya Aris.
"Ya udah kalau gitu Saya ijin pergi dulu yah, ada urusan mendadak!" ucap Alena langsung meninggalkan Aris yang belum selesai berbicara.
"Ya Allah Alena, kenapa semakin hari kamu makin cantik sih, baru kali ini saya mengagumi wanita tidak pejilbab!" Batin Aris memandangi Alena yang berjalan dengan Tergesa-gesa.
"Pak!" Panggil karyawan.
"Bapak suka yah sama Buk Alena?" tanya karyawan itu.
"Eh kamu gak usah ikut campur yah, Kerja kan kerjaan kamu!" ucap Aris.
"Wajar aja sih yah pak kalau banyak yang suka sama Buk Alena, selain Cantik dan Pintar dia juga baik serta sangat ramah, rendah hati lagi!" ucap Karyawan itu.
Aris menatap tajam ke arah Karyawan itu.
"Ya udah kalau begitu kami lanjutkan kerja lagi yah pak," ucap Karyawan itu dan pergi dari depan Aris.
Sementara Alena sedang menuju ke lokasi yang di kirim kan nomor yang tidak di kenal itu, Alena akan melihat langsung apa Arka dan Clara sekarang di sana.
Setelah sampai di sana, Alena langsung melihat mobil Arka yang terparkir di sana.
"Ternyata mas Arka sini!" Batin Alena dia segera masuk ke restoran itu.
Namun di ruangan itu tidak lah kelihatan Arka.
Alena memberanikan diri untuk menanyakan pada kasir.
Dan ternyata Arka di lantai dua, Alena segera naik ke atas dengan sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan.
__ADS_1
"Kalau sempat aku lihat mas Arka Masih sama Clara patut aku curiga!" ucap Alena kesal, karena melihat Arka tersenyum pada Clara dia sangat cemburu, namun jujur saja dia sebenarnya Masih takut ketemu dengan Arka karena kesalahan yang di buat nya.
Setelah di atas Alena melihat Arka yang duduk dengan dua pria di depannya sedang asik mengobrol.
"Bukan nya itu pak Wijaya!" Batin Alena.
"Lalu pria yang satu lagi itu siapa!" ucap Alena bingung.
"Tapi di foto itu Arka bersama Clara, tapi kenapa sekarang ada pak Wijaya, apa pernikahan mereka tidak jadi batal, dan kelihatan nya mas Arka santai-santai saja!" batin Alena.
Karena dia sangat bingung dan pusing memikirkan itu dia pun memilih untuk pulang, lebih baik dia pulang dari pada Arka marah lagi pada nya.
Setelah sampai di rumah dia duduk di ruang tamu sambil menonton namun fikiran nya masih pada Arka dan Clara.
Hari pun semakin sore, Arka Sudah pulang ke rumah Alena dia membuka pintu utama yang tidak terkunci dan Melihat Alena yang tertidur di atas sofa.
Mendengar Suara sepatu yang berjalan Alena langsung membuka mata nya dan melihat Arka yang berjalan ke arah nya.
Alena segera duduk tidak berani memandang ke arah Arka.
"Kenapa kamu tidur di situ?" tanya Arka melonggarkan dasinya dan duduk di sofa.
"Aku ketiduran mas!" jawab Alena.
Arka pun terdiam.
Alena beranjak dan pergi meninggalkan Arka di ruang tamu, karena takut Arka masih membahas masalah tadi pagi karena masalah sedikit saja dia bisa marah.
Alena masuk ke kamar dan melihat pantulan dirinya di Kaca.
"Hmm kenapa kok bisa seperti ini sih, aturan nya hari ini aku dengan mas Arka sedang menikmati wisata!" ucap Alena sedih.
"Mas Arka kok bisa semarah itu pada ku karena formulir itu, apa kah formulir itu lebih penting dari pada perasaan ku, dia boleh Marah tapi kenapa harus berlebihan!" Batin Alena.
"Sudah lah, seperti nya nasib ku memang seperti ini tidak pantas untuk mendapatkan kebahagiaan yang cukup lama!" ucap Alena segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Sementara di bawah Arka tau jika Alena sengaja meninggalkan nya.
"Aku sebenarnya hanya mengerjai nya dengan pura-pura marah di jalan, Kenapa aku malah beneran marah pada nya hanya karena Masalah berkas-berkas saja!" Batin Arka.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak.
Terimakasih***.
__ADS_1