Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 87


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Alena terus berjalan ke arah dapur Tampa menghiraukan Arka.


Tiba-tiba Arka memeluk Alena dari belakang, Alena terkejut.


Alena segera memaksa melepaskan tangan Arka dari pinggang nya.


"Mendingan kamu pulang deh mas," ucap Alena.


"Aku gak mau pulang kalau kamu masih marah!" ucap Arka Tampa mau melepaskan pelukannya.


"Kamu gak mau aku Marah, tapi kamu gak bisa nepatin janji kamu, aku gak suka yah kamu mabuk Kaya dulu lagi!" ucap Alena.


"Maaf sayang! aku minta maaf, aku janji gak akan mengulangi nya lagi!" ucap Arka.


"Sudah lah mas, aku mau sholat!" ucap Alena merasa muak dengan kata-kata Suami nya dan memaksa melepaskan tangan Arka, Alena segera naik ke atas.


Arka Hendak mengejar nya namun tiba-tiba dia teringat kalau pagi ini dia ada Jadwal mitting.


"Arghhhh," ucap Arka kesal karena belum mendapatkan maaf Alena.


Arka akhirnya pulang ke rumah nya karena hari semakin Terang.


Alena Melihat mobil Arka yang sudah tidak di depan rumah.


Alena segera berpakaian rapi agar segera berangkat ke kampus.


Jam sudah menunjukkan pukul tujuh Pagi Alena memilih untuk sarapan di kantin saja.


Setelah sampai di kampus dia terlebih dahulu menyempatkan untuk ke kantin.


Jadwal pertama kuliah nya pun sudah di Mulai.


namun tiba-tiba Dosen memanggil nya ke kantor.


Alena Sangat lah syok karena sudah lama juga dia tidak pernah di panggil ke Kantor dan dia takut kali ini dia ada kesalahan.


"Permisi Pak!" sapa Alena yang mengetuk pintu kantor terlebih dahulu. karena di sana banyak Dosen.


"Kami memanggil kamu ke sini karena ingin menyampaikan kalau nilai kamu semester ini sangat lah rendah, dan banyak praktek yang tidak kamu hadiri!" ucap Dosen itu sambil melihat kan nilai Alena yang turun drastis.


"Maaf kan saya pak, saya akan berusaha memperbaiki nya, saya mohon jangan cabut beasiswa saya!" ucap Alena sedikit lesu.


"Kami sudah melaporkan ini pada perusahaan Shengu dan pada pak Wijaya.


Seketika Alena kaget dia malah berfikir jika dirinya akan di pecat.

__ADS_1


"Namun setelah kami melihat laporan-laporan pekerjaan kamu di perusahaan Shengu bagus dan semua nya lancar, kami para Dosen dan pak Wijaya Sudah berdiskusi!" ucap Dosen itu.


"Saya mohon pak, tolong jangan keluar kak saya," ucap Alena memohon.


"Tenang dulu, kami sudah berdiskusi kalau kamu akan di pindahkan dan mengambil jurusan Manajemen!" ucap Dosen.


"Tidak mungkin pak, itu sangat lah mahal, saya saja bisa mengambil jurusan desainer karena biasiswa!" ucap Alena tambah pusing.


"Kamu tenang saja, itu semua sudah di urus dan perusahaan Shengu lah yang akan bertanggung jawab!" ucap dosen.


"Ini serius pak, saya tidak mimpi kan!" ucap Alena sangat senang.


"Iyah, jadi kami harap kamu belajar lah dengan sungguh-sungguh dan nilai kamu juga di ambil dari seberapa tekun dan cerdas kamu bekerja!" ucap dosen.


"Iyah pak, kali ini saya tidak akan mengecewakan Siapa pun, terimakasih!" ucap Alena.


"Berterima kasih lah pada Pak Wijaya!" ucap Dosen itu.


Alena segera ijin keluar.


Kali ini dia pindah Kelas jadi satu kelas dengan Sarah yang jurusan manajemen juga.


Jujur saja jika dia merasa belakangan ini dia lebih asik dan fokus pada manajemen dan kurang meminati Jurusan desainer.


Sarah yang melihat Alena Masuk dan duduk di samping nya pun heran.


Alena segera menceritakan, Sarah yang mendengar itu sangat senang.


Dia hampir bisa mengimbangi pengetahuan mahasiswa lama.


Jam sudah menunjukkan pukul dua belas siang Sarah mengajak Alena untuk makan siang di kafe yang tidak jauh dari kampus.


"Hmm enak yah kalau kamu udah satu jurusan sama aku, akhirnya kita bisa meluangkan waktu untuk bersama!" ucap Sarah setelah sampai di cafe.


Alena pun tersenyum sambil menikmati makanan nya.


Karena sudah selesai makan Alena pun ijin pada Sarah mau lanjut Kerja.


Namun dengan senang hati Sarah mau mengantar kan nya.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di depan perusahaan Shengu.


"Kamu yang semangat yah!" ucap Sarah.


"Tentu! kamu hati-hati yah pulang yah!" ucap Alena pada Sarah. Sarah pun mengangguk.


"Eh tunggu dulu deh, kemarin aku tidak sengaja bertemu dengan Mas Daniel di kampus dan dia bilang abis nganterin kamu! Kok dia bisa nganterin kamu?" tanya Alena.


"Oh itu gak sengaja aja jumpa!" ucap Sarah dengan gugup.


"Hmm aku sudah telat, kamu masih berhutang jawaban pada ku!" ucap Alena dan segera berlari masuk ke dalam kantor.

__ADS_1


"Huff, untung saja! kalau nanti Alena bertanya, aku jawab apa!" batin Sarah.


"Selamat siang Buk Alena! ini ada proposal yang harus di isi oleh ibu dan juga harus segera di tanda tangani oleh Pak Arka!" ucap Aris yang baru saja masuk ke ruangan Alena.


"Oke baiklah lah kak," ucap Alena.


"Kalau di kantor kita harus berbicara layaknya rekan kerja!" ucap Aris dan segera keluar.


"Ya Allah Pak, semalam kata nya gak usah pakai bahasa formal sekarang udah beda aja!" ucap Alena kesal.


Dia pun segera mengisi map yang di antar oleh Aris dan mengantarkan ke ruangan Arka.


"Permisi Pak!" ucap Alena sambil mendorong pintu ruangan itu dan ternyata Arka sedang sibuk dengan laptop nya.


sehingga tidak menyadari jika istri nya datang.


"Saya mengantar kan proposal yang harus di tanda tangani pak!" ucap Alena.


"Ya sudah letakan di atas meja dan segera keluar!" ucap Arka dengan nada datar tampa menoleh ke arah Alena.


"Ini suami atau apa sih, istri datang malah di cuekin!" Batin Alena.


Dia meletakkan kesal map di atas meja dan segera keluar.


Arka terkejut dan menoleh ke Arah Alena yang hendak keluar.


"Alena!" Panggil Arka tidak jadi Marah dan segera menahan Alena.


"Ada apa?" tanya Alena dengan tatapan judes.


"Kamu sudah makan siang?" tanya Arka.


"Dah!" jawab Alena dengan singkat.


"Hmm aku belum makan siang, kamu temanin aku makan siang yah!" ucap Arka.


"Gak usah aneh-aneh deh mas, aku masih banyak pekerjaan!" ucap Alena dan segera melepaskan tangan Arka dari lengan nya.


Arkanja sakan.



Alena Zahra.



...----------------...


Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


Terimakasih 🙏


__ADS_2