Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 93


__ADS_3

like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Daniel yang mendengar itu pun terdiam, karena di penilaian nya tentang Sarah tidak ada terlintas sedikit pun sedih nya hidup Sarah, bahkan Daniel mengira yang bahwa Sarah berasal dari keluarga yang sangat kaya karena Steal dan barang-barang yang di pakai Sarah semua mewah.


Seperti mobil, tas, pakaian dan juga handphone nya.


"Kakak tidak bermaksud untuk menyinggung kamu, kakak minta maaf Kakak gak tau bahwa seperti ini!" ucap Daniel merasa bersalah.


"Gak apa-apa santai aja kak! tapi Sarah mohon kita aja uang yang tau ini, jangan sampai Alena tau!" ucap Sarah.


"Baiklah, tapi kamu tidak ingin meninggalkan pekerjaan kamu itu?" tanya Daniel.


"Sudah hampir dua tahun Aku kerja seperti ini kak. Dan aku merasa nyaman selagi aku masih tau batasan, dengan cara seperti ini aku tidak menyusahkan orang tua ku, karena mereka masih banyak tanggungan," ucap Sarah.


"Hmm bagaimana yah kakak bilang nya, memang ini kamu yang menjalani nya, tapi kamu juga harus fikirkan resikonya, selain kamu yang tersakiti mental kamu juga kena!" ucap Daniel.


"Sarah tau pekerja an Sarah ini salah, tapi dengan cara seperti ini lah Sarah merasa senang dan bisa mendapatkan semua apa yang Sarah ingin kan Tampa menuntut ke orang tua Sarah!" ucap Sarah.


"Aku Masih punya Kakak satu yang sudah semester enam dan itu sangat membutuhkan banyak biaya, dan juga Aku punya adik dua yang kembar dia Akan masuk kuliah tahun ini, tentu nya ayah sama ibu harus membiayai itu, dan sekarang perusahaan Ayah sedang ada masalah!" ucap Sarah sedih.


"Tapi tidak begini cara mendapatkan uang yang halal!" ucap Daniel lagi.


"Sarah aku berhenti kalau Sarah Sudah Bosan!" ucap Sarah langsung.


Daniel tidak bisa bilang apa-apa lagi, dia terdiam.


"Sarah tau orang seperti kakak yang sangat Dekat dengan Allah tidak akan mau bertemu dengan Sarah yang mempunyai jalan hidup seperti ini!" ucap Sarah.


Daniel terdiam.


"Ya udah kalau gitu Kakak pulang dulu yah, nanti siang Kakak sudah harus di Club, kamu istirahat lah!" ucap Daniel.


"Iyah kak, terimakasih yah udah mau bantuin Sarah lagi, minta maaf udah nyusahin kakak!" ucap Sarah.


Daniel hanya tersenyum dan segera keluar.


Dia sudah terlebih dahulu memesan Ojek Online untuk dia pulang.


Tidak beberapa lama akhirnya dia sampai di kost nya.


dia segera mandi.

__ADS_1


"Kenapa kak Daniel tiba-tiba diam seperti itu aku merasa takut yah!" Batin Sarah.


"Kenapa aku takut dia tidak mau berteman dengan ku lagi!" batin Sarah.


Seperti biasa selesai Makan siang Alena langsung ke kampus.


Dia kefikiran kata Dosen kalau Sarah Ijin tidak masuk karena sakit, dari tadi Alena mencoba menghubungi Sarah, namun tak kunjung di jawab oleh Sarah.


Tidak beberapa lama akhirnya dia sampai di Perusahaan Shengu group.


Bawahan nya langsung memberikan hormat dan menyapa nya.


"Seperti nya Mas Arka belum di kantor, mobil nya Saja belum ada!" Batin Alena Melihat parkiran yang biasa ada mobil Arka.


Alena melangkah kan kaki nya ke dalam dan masuk ke ruangan nya.


Sebelum masuk dia melihat Aris yang sedang berbicara dengan Karyawan lain dua orang di depan ruangan Aris.


Alena mendekati nya.


"Ya sudah pak kami kembali bekerja!" ucap karyawan itu.


"Baik lah, saya mau Berkas-berkas ini sudah sampai ke tangan tujuan!" ucap Aris.


"Biasalah berkas-berkas perusahaan yang harus segera di antar kan pada Klien yang sekarang di Finansial bersama Pak Arka!" ucap Aris.


"Loh sekarang Tuan muda di Finansial?" tanya Alena.


"Iyah! ada apa?" tanya Aris balik.


"Tidak apa-apa!" ucap Alena.


"Dia akan kembali jam dua Siang ke perusahaan!" ucap Aris.


"Oohhh, aku hanya mau bilang semalam aku sudah dari rumah pak Wijaya!" ucap Alena.


"Lalu?" tanya Aris.


"Pembahasan nya sama seperti yang kakak sampai kan sama ku, namun tiba-tiba dia berubah fikiran, dua bilang tidak apa-apa juga kalau aku tidak mau!" ucap Alena.


"Emang sebelum nya kamu jawab apa?" tanya Aris.


"Aku hanya bilang aku akan memikirkan nya," ucap Alena.


"Kapan kamu ke sana? sama Siapa?" tanya Aris.

__ADS_1


Karena dia sangat heran kenapa tiba-tiba Wijaya pasrah Alena tidak tinggal bersama nya karena dari penyampaian nya saja pada Aris dia sangat lah berharap.


"Aku ke sana bersama Tuan Muda tadi pagi ke sana!" jawab Alena.


"Hmm pantesan pak Wijaya berubah fikiran, mungkin dia membahas sesuatu pada pak Arka!" ucap Aris


"Iyah! tapi itu hanya masalah Clara saja!" ucap Alena.


"Pak Wijaya bilang pada Tuan muda kalau dia tidak akan ikut campur lagi pada tentang Tuan muda semua nya sudah dia serahkan pada Tuan muda!" ucap Alena.


Aris terdiam.


"Mungkin pak Wijaya Sudah terlalu lelah dengan sikap pak Arka pada nya," ucap Aris.


Alena pun terdiam karena dia belum tau jelas bagaimana keluarga Arka.


"Ya udah kalau gitu, Aku masuk dulu yah kak!" ucap Alena.


"Boleh saya minta tolong?" tanya Aris pada Alena yang hendak pergi.


"Minta tolong apa?" Tanya Alena.


"Bantu Pak Wijaya agar dekat dan bisa akur dengan pak Arka!" ucap Aris.


"Maksudnya?" tanya Alena.


"Aku mau kamu mencoba untuk selalu mendekat kan pak Arka dengan pak Wijaya! aku tau kamu sangat pandai membujuk Pak Arka!" ucap Aris.


"Tapi ini sangat lah berat kak, Alena gak bisa janji, selama ini Alena sudah berusaha untuk mendekat kan mereka, namun Tuan muda terlalu keras hati. Mungkin dia belum bisa melupakan masa lalu nya yang selalu di abaikan dan pak Wijaya yang selalu memaksa nya!" ucap Alena.


Aris pun terdiam.


"Kenapa Kakak Sangat perduli dengan pak Wijaya! sementara kalau aku lihat Kakak juga sangat jarang berkomunikasi dengan Paman Sam, bahkan kakak lebih dekat dengan Pak Wijaya!" ucap Alena.


"Dan setau Alena juga dari para karyawan, kakak tidak satu rumah dengan Paman Sam!" ucap Alena.


"Bukan hubungan kami yang tidak baik, namun Ayah orang nya terlalu dingin dan cuek, semenjak dia bercerai dengan Ibu, dia lebih terbuka pada Pak Arka dan dekat dengan pak Arka dari pada anak nya sendiri," ucap Aris.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2