Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 147


__ADS_3

like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Tidak beberapa lama Arka keluar dari kamar mandi tidak melihat Alena di kamar lagi, Arka melihat baju nya sudah di siapkan oleh Alena di kasur.


Alena turun ke bawah untuk makan karena dia sangat lapar sekali.


Sementara Arka memilih untuk di kamar saja karena suasana hati nya tidak baik dia terus Mengingat di saat Aris memanyungi Alena.


Tidak beberapa lama Alena masuk ke kamar dia tidak mau melihat Arka karena dia tidak ingin melihat wajah marah Arka.


"Kamu gak makan mas?" tanya Alena. Arka tidak menjawab.


"Mas!" Panggil Alena. Arka hanya menoleh saja.


"Kamu masih Marah yah mas? Aku minta maaf kalau mungkin tidak ada kak Aris di sana aku bisa tidak pulang karena hujan!" ucap Alena.


"Sudah lah tidak perlu di bahas lagi, jika menurut kamu apa yang kamu lakukan benar maka lakukan lah!" ucap Arka.


"Bukan gitu mas, ya udah aku minta maaf aku yang Salah!" ucap Alena dengan nada rendah pada Arka.


Arka hanya diam saja.


Alena akhirnya menyerah untuk meminta maaf pada suaminya karena yang dia lakukan tidak lah kesalahan yang sangat fatal, Alena pun memilih untuk membersihkan diri.


Hari pun semakin malam Alena membaringkan tubuhnya di kasur di samping Arka yang sibuk dengan Handphone nya.


Alena tertidur karena dia sangat lelah.


Namun tiba-tiba Arka Memeluk nya dari belakang.


Alena yang tadi sudah ngantuk dan menutup matanya tiba-tiba terbangun karena Arka memeluk nya.


Arka berbalik ke hadapan Alena agar bisa melihat wajah Alena.


"Selamat malam sayang!" ucap Arka sambil tersenyum dan mencium kening Alena.


Alena menatap heran pada Arka yang dari tadi Cuek tiba-tiba jadi baik.

__ADS_1


"Kamu Kesambet Apaan?" tanya Alena.


"Aku gak Kesambet apa-apaan kok, emang ada larangan yah kalau aku memeluk istri ku sendiri!" ucap Arka.


"Bukan gitu, tadi kamu marah gak jelas dari tadi diam Mulu!" ucap Alena.


"Aku sudah berapa kali bilang sama kamu kalau aku gak suka kamu dekat dengan Aris!" ucap Arka.


"Bagaimana mas itu keadaan, kalau aku tidak ikut dengan kak Aris mungkin aku tidak akan pulang sampai sekarang!" ucap Alena.


"Hmm ya udah kali aku maafin namun kalau kamu sama dia lagi aku tidak akan maafin lagi!" ucap Arka.


"Iyah mas!" ucap Alena sambil tersenyum dan membalas pelukan Arka.


Dua bulan kemudian Alena Sudah resmi keluar dari perusahaan dan yang dulu tanggung jawab nya sekarang sudah di serahkan pada Ajeng.


Alena sekarang fokus dengan kuliah nya, Semakin hari nilai Sangat baik. Sekarang dia sudah mempunyai waktu untuk Sarah dan suaminya namun kini Sarah Sangat jauh berbeda dia lebih Sangat sibuk bahkan kuliah saja sangat jarang datang.


Ya dulu nilai nya bagus sekarang tidak lagi sangat beda jauh, Alena Sudah berapa kali bertanya namun Sarah menjawab tidak apa-apa saja.


Arka juga sekarang fokus dengan perusahaan nya karena sangat banyak yang harus di kembangkan oleh nya.


Semua nya tampak biasa saja dan normal berjalan dengan mulus.


Delapan bulan sudah Arka dan Alena menjalani hubungan suami istri. Mereka berdua saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.


Tepat di malam Minggu Keluarga Arka mengadakan makan malam bersama di rumah Wijaya karena pak Wijaya ulang tahun.


Alena berpenampilan menarik dres warna putih sepatu hak tinggi bening Serta rambut yang di urai.


"Kamu sangat cantik sayang!" puji Arka pada Alena yang baru Saja keluar dari kamar.


"Ah kamu bisa aja, Tapi makasih yah!" ucap Alena sambil tersenyum.


"Ya udah kalau seperti itu ayo kita berangkat!" ucap Arka.


mereka berdua pun menuju ke rumah Wijaya.


Ternyata di sana sudah rame berkumpul keluarga besar Wijaya dan ada juga Aris di sana.


Arka Terus saja memerhatikan Aris yang selalu memandangi Alena.

__ADS_1


Ingin rasanya Arka menegur nya namun karena di sini sangat Ramai dia pun mengundurkan niat nya.


Mereka semua berkumpul di sebuah ruangan yang di sana Sangat Ramai.


"Eh ngomong-ngomong kalian sudah delapan bulan menikah, kapan punya momongan nih!" tanya Tante Arka sengaja bertanya di depan Wijaya.


Alena yang dari tadi terlihat tersenyum sekarang Seketika berubah karena dia juga sangat sedih jika di tanya kapan punya anak.


"Hmm kalau sudah di kasih kepercayaan sama Allah pasti dikasih kok Tan!" jawab Arka sambil merangkul pinggang Alena.


"Hmm Tante saja satu bulan menikah sudah punya Jani, bagaimana kalau kalian periksa dulu ke rumah sakit!" ucap Tante Arka lagi.


"Ah tidak perlu itu Tan, kami yakin kok kalau udah saat nya pasti di kasih!" ucap Arka lagi.


"Hmm kalian juga jangan fikirin ego masing-masing dong, lihat tuh ayah kamu sudah tua tentunya dia sangat kesepian di dalam hati nya dia pasti ingin mempunyai Cucu!" ucap Tante Arka.


Arka dan Alena pun terdiam sementara Wijaya yang mendengar itu hanya dia saja.


"Atau jangan-jangan Kamu yang mandul, tapi gak mungkin deh keluarga kita tidak ada yang mandul atau jangan-jangan istri kamu!" ucap Tante Arka.


"Mungkin belum rejeki kita berdua Tan, doain aja semoga kita cepat punya momongan!" ucap Alena Langsung.


"Hmm kalau saran Tante sih gitu Lebih baik kalian periksa dulu ke rumah sakit!" ucap Tante Arka dan segera pergi meninggalkan Alena dan Arka.


Alena pun terdiam dia sangat tersinggung oleh kata-kata Tante Arka itu.


Dia Ijin pada Arka ke toilet, di toilet dia menangis.


Alena juga ingin punya anak karena dia tau Arka Sangat ingin punya anak, belakangan ini Arka selalu bertanya perut alena sudah ada isi nya atau belum banyak juga yang menegurnya karena belum punya anak.


Setelah acara makan malam selesai Alena dan Arka terlebih dahulu ijin untuk pulang karena Alena Sangat pusing mungkin karena memikirkan kata-kata Tante Arka tadi.


Dan Semakin lama dia di sana semakin banyak yang bertanya tentang kenapa dia belum hamil.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2