Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 49


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi,


Selamat membaca 🙂


Arka Melihat Alena yang berdiri dan menjauh dari nya, Arka terkekeh geli dan mata nya menoleh ke arah paha Alena yang tadi di tutupin dengan handuk sekarang tidak lagi.


Karena Alena tidak mungkin memakai celana nya yang ada bau-bau minuman yang sangat menyengat di hidung.


"Kamu kenapa?" tanya Arka pura-pura tidak tahu.


Alena menoleh ke arah Arka yang menatap ke arah paha nya.


"Kamu mau nya apa sih Arka!" ucap Alena kesal, sambil melemparkan handuk ke wajah Arka yang tersenyum nakal.


Alena sudah bingung harus apa, dia bingung harus apa lagi dia pun tidak bisa menahan marahnya dan campur takut sekaligus khawatir Arka akan macem-macem pada diri nya.


Arka mengawas kan handuk dari wajah nya.


"Ya udah, ya udah aku minta maaf, Masih sangat susah untuk mengontrol diri," ucap Arka sambil berdiri mengambil handuk yang di lempar Alena.


"Aku mau pulang saja, aku tidak mau di sini," ucap Alena lagi dengan wajah kesal.


"Kamu ngerti gak sih kata-kata! Ayah dan paman sekarang sedang menunggu kamu di depan rumah," ucap Arka menunjuk kan Video yang ada di dalam handphone nya.


Alena memerhatikan Video itu.


"Loh kok kamu bisa lihat? bukan nya cctv di rumah ku hanya tersambung dengan Handphone ku saja," ucap Alena menghidupkan handphone nya.


"Loh kok mati sih, pantesan saja mereka di sana, aku yakin mereka ingin membicarakan sesuatu yang penting," ucap Alena meletakkan kembali handphone nya.


"Tampa sepengetahuan kamu aku menyambungkan CCTV rumah kamu ke Handphone aku, karena aku yakin Aris akan ke sana," ucap Arka.


Alena menaikkan alis nya.


"Emang apa salah nya kalau pak Aris ke sana?" tanya Alena.


"Aku gak suka, karena dia kamu memutuskan hubungan kita, aku tidak akan segan-segan memberikan pelajaran pada orang yang berani mengusik hidup ku," Ucap Arka dengan tegas.


"Tunggu dulu deh, Sudut bibir Pak Aris sekarang memar, Atau jangan-jangan kamu yang melakukan itu," ucap Alena.


"Iyah! Apa dia tidak ada cerita sama kamu! Aku tidak akan membiarkan milik ku di ambil sama orang lain," ucap Arka.


"Kamu aneh yah Arka, Aku gak ada hubungan apa-apa sama pak Aris," ucap Alena.

__ADS_1


"Aku tidak perduli kamu ada hubungan Atau enggak sama dia, Aku gak suka kamu sama dia bisa tersenyum, sementara sama aku, kamu terus mencoba menghindar," ucap Arka.


"Ya Allah, Pak Aris itu gak ada salah apa-apa Arka!" ucap Alena.


"Sudah lah, Aku tidak ingin membahas dia lagi, aku mau mandi, Tolong kamu pesanin makanan aku lapar," ucap Arka dan masuk ke kamar mandi.


Alena menghela nafas panjang.


Dia melihat dirinya di pantulan kaca.


"Apa aku akan keluar seperti ini!" batin Alena. Seketika dia merinding, Melihat diri nya sendiri saja dia geli, apa lagi orang lain pasti mikir nya aneh-aneh.


Akhirnya dia pun membatalkan niatnya untuk keluar, dia menunggu Arka saja.


Tidak beberapa lama akhirnya Arka keluar dari kamar mandi menggunakan handuk di pinggang nya.


Alena membelakangi Arka.


"Bisa gak sih, kalau keluar itu pakai baju atau Pakai celana!" ucap Alena kesal.


"Kamu tau sendiri kan aku gak ada pakai baju dari tadi, celana aku juga udah kotor," Ucap Arka.


Alena pun terdiam, dia sudah berfikir aneh-aneh sekarang dan semakin merinding memikirkan nya.


Alena menggeleng.


"Kenapa? apa kamu tidak lapar?" tanya Arka.


"Tidak mungkin aku keluar dengan pakaian seperti ini, bisa-bisa mereka berfikir aneh-aneh," ucap Alena.


Arka tersenyum.


Arka pun menggunakan telepon hotel itu untuk memanggil pelayan.


Lalu memesan makan malam lewat telepon hotel.


"Hmm, Sebenernya niat dia apa sih, dia sengaja mau mempermalu kan aku, dengan cara pura-pura suruh mesan makanan, padahal dari telepon saja bisa,' batin Alena kesal.


"Nih!" ucap Arka memberikan handuk kecil pada Alena.


Alena menatap bingung pada Arka.


"Untuk apa?" tanya Alena.


"Keringkan rambut ku," ucap Arka dan duduk di lantai, di depan Alena yang duduk di pinggir kasur.

__ADS_1


"Eehhh, kamu mau ngapain?" tanya Alena kaget ketika Arka duduk di depan nya.


"Biar kamu mudah ngeringing nya," ucap Arka.


Entah mengapa tiba-tiba Alena merasa canggung.


Sekarang kulit Badan Arka sudah menyentuh Kulit kaki nya itu.


Alena mulai mengeringkan rambut Arka yang basah.


"Kamu tidak perlu canggung, Ini akan kamu lakukan setiap hari kalau kamu jadi istri aku," ucap arka.


"Aku tidak mau! kamu kan punya tangan," ucap Alena.


"Hmm kalau kamu tidak mau, itu sama saja kamu durhaka sama suami, mau masuk neraka kamu," ucap Arka.


"huff, Aku juga Masih ragu, entah aku jadi istri kamu, Atau jadi tamu undangan kamu besok, buat saat ini aku tidak mau terlalu berharap," ucap Alena sedih.


"Sekarang saja kamu sudah mulai memasuki dunia gelap mu dulu, bahkan sekarang kamu lebih parah," ucap Alena.


"Kamu harus berharap dan berdoa Alena! Aku tidak akan melakukan itu kalau kamu mau menerima aku, dan menjadi tempat curhat, tempat aku pulang dan istirahat, selalu ada untuk ku, karena aku butuh kamu," ucap arka memegang tangan Alena.


Alena terdiam, sementara Arka sekarang sudah mencium punggung tangan Alena.


"Aku tanya sekarang sama kamu, apa kamu masih mencintai aku, dan masih ingin menjalin hubungan dengan aku?" tanya Arka.


Alena terdiam, pertanyaan yang sangat sulit harus di jawab oleh nya.


"Ya Allah aku harus jawab apa ini, di satu sisi aku tidak mau pisah dengan nya, namun di sisi lain aku juga harus sadar diri," Batin Alena.


Tiba-tiba pintu kamar itu ada yang mengetuk seperti nya Petugas hotel yang mengantarkan makan malam pesanan Arka.


"Huff, Alhamdulillah! Untung saja ada yang datang!" batin Alena.


Arka Berdiri dari Duduk nya dan berjalan ke pintu membuka pintu.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


terimakasih 🙏


S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S***

__ADS_1


__ADS_2