
Arka di sambut hangat oleh orang tua Ajeng.
Tapi hanya ibu nya di sana.
Karena sebelum nya Ajeng Sudah bilang kalau Arka akan datang menjenguk nya, dan ini pertama kali Arka datang ke rumah Ajeng setelah Tujuh bulan bekerja jadi sekretaris Arka.
"Selamat pagi pak! Silahkan masuk!" ucap Ibu Ajeng dan menerima pemberian Supir Arka yang membawa buah.
Arka tersenyum dan masuk ke rumah Ajeng yang bisa di katakan yang punya kalangan orang kaya walau itu hanya di kontrak saja karena keluarga Ajeng tidak akan menetap di sana.
Arka duduk di ruang tamu.
"Ajeng nya di mana yah Buk?" tanya Arka.
"Mari saya Antar pak!" ucap Alena sambil naik ke lantai atas l letak kamar Ajeng.
Setelah sampai Ibu Ajeng pun meninggalkan Arka di kamar Ajeng.
Ajeng duduk ketika melihat bos nya itu datang.
"Terimakasih pak sudah mau repot-repot datang ke sini!" ucap Ajeng.
"Hmm abaikan saja! Bagaimana dengan keadaan kamu?" tanya Arka.
"Alhamdulillah sudah mulai baikan pak," Jawab Ajeng.
"Kenapa kamu sampai bisa sakit seperti ini?" tanya Arka.
"Mungkin hanya kecapean saja Pak!" ucap Ajeng padahal semalam dia ada mitting di luar bersama Arka namun saat itu hujan dan ketepatan payung hanya satu dan itu untuk Arka.
"Ya sudah Besok kamu jangan ke kantor dulu, urusan kerjaan biar Aris dulu yang Handel." ucap Arka. Ajeng menginyakan saja.
"Bapak tidak ke kantor?" tanya Ajeng karena Arka diam sambil memandangi nya sementara Ajeng Sudah tidak enak.
"Oh Iyah! Kalau begitu saya berangkat dulu yah!" ucap Arka segera mengalihkan pandangan nya dari wajah pucet Ajeng.
"Hati-hati yah Pak, maaf tidak bisa mengantar kan kedepan!" ucap Ajeng.
"Iyah gak apa-apa kok, kamu cepat sembuh! Oh iya ini satu lagi saya sekalian mau nganterin surat yang sudah diberikan perusahaan XXX untuk perusahaan kita!" ucap Arka meminta Ajeng untuk mempelajari nya.
Ajeng menginyakan.
"Cepat sembuh!" ucap Arka sambil tersenyum dan segera meninggalkan Ajeng di kamar.
Ajeng memerhatikan Arka yang sangat bersifat lain pada nya, Arka Sangat perhatian dan juga sangat peduli padanya Ajeng tidak enak karena Mengingat Arka Sudah punya istri walaupun dia belum tau Siapa istri Arka.
"Loh pak Arka kok sudah pulang saja?" tanya Ibu Elis pada Arka.
__ADS_1
"Iyah nih buk harus berangkat ke Kantor!" ucap Arka dengan sopan.
"Ooh ya sudah Terima kasih banyak yah sudah mau mampir ke rumah kami ini dan terimakasih buah nya!" ucap Ibu Elis.
Arka tersenyum dan segera pergi keluar dari rumah.
"Hmm mimpi apa aku semalam pengusaha kaya dan terkenal sekaligus bos anak ku itu datang ke rumah ini!" Batin Elis.
Dia masuk ke kamar Ajeng.
"Gimana keadaan kamu nak?" tanya Elis sambil meletakkan buah di atas meja.
"Yah beginilah buk," ucap Ajeng.
"Ngomong-ngomong bos kamu baik yah dia sangat perduli dengan Sekretaris nya!" ucap Elis.
"Wajar saja jika dia peduli Buk, karena dia butuh Ajeng, dan juga dia tidak mungkin mau rugi karena Sekretaris nya sakit pekerjaan nya terbengkalai!" ucap Ajeng.
"Huss gak boleh ngomong seperti itu, syukur-syukur dia sudah mau menjenguk kamu ke sini!" ucap Elis.
"Iyah! Iyah ibu!" ucap Ajeng.
"Sangat beruntung yang menjadi istri nya!" ucap Elis lagi.
"Ih ibu Apa an sih, itu pribadi pak Arka jangan bahas di sini deh!" ucap Ajeng.
"Maka nya kamu buruan nikah! umur sudah tua namun tak juga nikah-nikah!" ucap Elis.
"Hmm terserah kamu, awas aja entar nyesal jadi perawan tua!" ucap Elis dan segera pergi meninggalkan Ajeng.
Sementara Alena yang dari tadi mengikuti pelajaran tidak fokus, karena dia kefikiran masalah dia dengan suaminya dan juga Teman nya.
Tidak beberapa lama akhirnya mata kuliah pertama telah usai Alena keluar dan langsung ke kantin.
Namun dia melihat Aris yang ada di depan kampus dari lantai atas.
"Loh bukannya itu Kak Aris kenapa dia ada disini?" tanya Alena sendiri.
Dia segera turun menyusul Aris namun tiba-tiba ada seorang wanita yang berpakaian islami mendekati nya.
Alena pun menghentikan Niat nya untuk mendekati Aris.
Tidak beberapa lama Aris pergi dengan perempuan itu.
"Itu Siapa yah, kok aku baru lihat kak Aris dengan Perempuan!" ucap Alena.
Dan perempuan itu baru pertama kali ini aku melihat nya. Ah tidak mungkin, bisa saja aku kurang memerhatikan nya," ucap Alena dan segera menuju ke kantin.
__ADS_1
Dia membuka handphone nya dan teringat suaminya.
"Aku sangat ingin menelpon nya tapi kenapa aku ragu yah!" batin Alena.
Namun tiba-tiba handphone nya Berdering dan itu dari Sarah.
Alena segera menjawab nya.
Sarah menghubungi Alena karena ingin mengajak Alena makam malam bersama di luar.
Alena menginyakan saja karena dia yakin Arka pasti pulang malam.
Panggilan pun terputus Alena memandangi Nomor handphone Arka.
Karena Alena baginya wajar-wajar saja jika dia menghubungi suami karena dia sudah biasa melakukan itu akhirnya dia pun menelpon Arka.
Tidak lama Panggilan masuk Arka langsung menjawab nya.
Alena Sangat senang karena langsung di jawab.
"Bentar dulu yah aku lagi mitting nih nanti aku telpon balik!" ucap Arka langsung Seketika senyum Alena hilang begitu saja dan Panggilan pun terputus.
Alena terdiam.
"Kenapa tiba-tiba hati ku sangat sakit ketika Arka mementingkan pekerjaan nya!" Batin Alena.
Dia tidak ingin banyak mikir aneh-aneh dia segera masuk ke kelas nya.
Hari semakin sore Alena Sudah sampai di rumah nya dia segera siap-siap mau keluar dengan Sarah.
Tidak Lupa juga dia mengabari dan minta ijin pada Arka melalui pesan teks namun tak kunjung di balas oleh Arka.
Alena tetap positif dia tidak ingin menaruh dan menuduh Arka yang bukan-bukan.
Tidak beberapa lama akhirnya Sarah datang dengan mobil mewah nya karena dia baru beli mobil.
"Ayo masuk cantik!" ucap Sarah pada Alena yang terdiam di teras sambil memerhatikan mobil Sarah.
"Gak usah tanya lagi yah," ucap Sarah seakan tidak mau bahas tentang masalah nya.
Alena mengerti dan segera masuk ke dalam mobil Sarah.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
Biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***