Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 233


__ADS_3

Aris segera melajukan mobilnya ke arah kampus dia akan menemui Aisyah yang sudah tinggal di asrama.


Karena pesan yang baru saja di terima oleh Aris dari Aisyah mengucap kan terima kasih dan memberi tahu kalau di sudah pindah.


Tidak beberapa lama Aris sampai dan keadaan nya sudah sangat sepi pagar sudah di kunci.


Aris menelpon Aisyah namun tidak menjawab nya, Aris tidak mau menyerah dia menelpon Aisyah lagi.


Akhirnya panggilan pun di jawab.


"Halo Aisyah! Kamu sekarang keluar dari asrama yah, Kakak tungguin di depan gerbang!" ucap Aris langsung.


Aisyah terdiam.


"Kamu dengar gak? Kakak menunggu kamu di luar kita harus ngomong!" ucap Aris.


"Maaf kak ini sudah malam, jam segini pintu asrama sudah ditutup, kalau ada yang Mau di bicarakan besok saja, lebih baik Kakak segera pulang!" ucap Aisyah.


"Tapi!" ucap Aris.


Namun Aisyah Langsung mematikan sambungan telepon nya.


Aris terdiam karena rasa nya dia percuma menunggu di san akhirnya dia memutuskan untuk pulang.


Keesokan harinya Sarah bermain ke rumah Alena.


"Tania!" ucap Sarah yang baru saja masuk.


Tania yang sedang duduk di ruang tamu pun berlari untuk memeluk Sarah.


"Hmm Kakak Rindu sekali dengan kamu!" ucap Sarah.


"Aku juga Rindu sama kakak, ayo kita duduk di sana sambil menunggu O-om!" ucap Tania.


"O-om! Om mana?" tanya Sarah karena biasanya jam segini Arka pasti sudah di kantor.


"Tania! Om langsung pergi saja, Om harus kerja!" ucap Daniel yang baru Saja keluar dari kamar mandi.


namun dia seketika terdiam melihat Sarah yang duduk di ruang tamu bersama Tania.


"Kamu kenapa ada di sini?" tanya Daniel.


"Aku baru saja sampai mas, aku mau ketemu Alena!" ucap Sarah.


Dia melihat jam yang Ada di tangan nya.


"Ada yang mau aku bicarakan sama kamu, namun bukan sekarang waktunya, nanti aku Akan datang ke rumah mu!" ucap Daniel.


Dia segera keluar dari rumah Arka dengan terburu-buru karena sudah telat ke kantor.


"Kakak kok diam? Tadi kakak bilang mau ketemu Tante?" tanya Tania.


"Iyah! Tante Alena nya mana?" tanya Sarah.

__ADS_1


"Tante sama O-om pergi liburan ke pantai dari kemarin;" ucap Tania.


"Lalu! kenapa kamu tidak ikut?" tanya Sarah.


"Tania gak suka pantai Kak!" ucap Tania.


Sarah tidak bertanya lagi dia malah kefikiran Daniel.


"Hmm kalau begitu Tania mau ikut Kakak jalan-jalan?" tanya Sarah.


"Mau! Tania juga tidak ada teman di rumah!" ucap Tania.


Sementara Daniel di dalam mobil dia mengingat tatapan Sarah pada nya.


Dia sangat tidak merasa enak bahkan dia sangat merasa bersalah.


Daniel menyempatkan pagi ini ke rumah Arka karena ingin menemui Alena dia mau mempertanyakan dari mana Sarah tau kalau dia kerja di perusahaan Arka.


Namun ternyata Alena tidak di rumah.


Sarah dan Tania pun segera pergi jalan-jalan.


tidak lupa dia mengirim pesan pada nomor Alena kalau membawa Tania.


"Mas! Sarah bawa Tania jalan-jalan!" ucap Alena yang baru saja selesai mandi dan memeriksa handphone nya.


"Hmm gak masalah! Lagian di rumah tentu nya Tania Aan sangat Bosan kalau begitu aku masih bisa menghabiskan waktu bersama kamu!" ucap Arka mendekati Alena yang masih menggunakan handuk.


"Kamu jangan coba macem-macem yah mas, aku sudah mandi jangan membuat aku mandi untuk kedua kalinya pagi ini!" ucap Alena mendorong Arka agar jauh dari Alena.


Alena Segera Memasang baju nya. Arka juga masuk ke kamar mandi.


Di sore hari Sarah membawa Tania ke rumah nya karena di antar pulang pun Tania akan Bosan di rumah nya.


Sarah sebenernya hanya ingin mandi.


"Tania! Ayo kita cari makan keluar yok, Kakak Sangat lapar!" ucap Sarah setelah selesai mandi.


Tania hanya menginyakan saja dia juga sudah mandi bareng Sarah.


Namun setelah keluar dari rumah ternyata Daniel Sudah menunggu di luar.


"Kak Daniel! Kenapa kakak tidak masuk?" tanya Sarah.


"Kakak baru saja sampai! kalian mau kemana?" tanya Daniel.


"Mau cari makan keluar!" ucap Sarah.


"Oohh kakak temani yah!" ucap Daniel.


"Tidak perlu kak!" Tolak Sarah.


"Kak Sarah! Kenapa O-om itu tidak saja, biar kakak gak capek bawa mobil! Biar kan saja lebih enak jika kita rame-rame!" ucap Tania.

__ADS_1


"Ya udah!" ucap Sarah dengan wajah datar.


"Naik mobil kamu atau mobil kakak?" tanya Daniel karena dia sudah mempunyai mobil walau pun masih kredit.


"Nih!" ucap Sarah sambil memberikan kunci mobil pada Daniel.


Daniel pun masuk ke dalam mobil Sarah.


Sepanjang perjalanan mereka hanya diam saja bahkan hanya Tania yang sangat cerewet.


Tidak beberapa lama Daniel berhenti di sebuah restoran.


Mereka pun makan di sana.


"Sarah! Aku mau!" belum selesai Daniel bicara Sarah langsung memotong nya.


"Di sini ada Tania! nanti saja bahas nya!"' ucap Sarah dengan nada datar sekali.


Daniel hanya diam saja.


Di tempat lain di hotel Jeli dia mencoba menghubungi Daniel namun tidak bisa.


Karena handphone Daniel mati tidak ada batrai.


"Hmm seperti nya Daniel Masih Sibuk, aku keluar sendiri saja!" batin Jeli.


Dia pun Keluar dari hotel, dia sangat iri melihat orang yang berpasangan di luar sana.


"Hmm ternyata keluar sendiri gak betah Juga yah, kalau tau begini aku akan bawa teman-teman ku dari Amerika ke Indonesia!" ucap jeli.


Dia naik Taksi berhenti di sebuah cafe.


di sana jeli menikmati makanan nya sendiri sambil main Handphone.


Namun tiba-tiba pria bertubuh besar kulit hitam wajah penuh dengan bulu terlihat mengerikan mendekati Jeli.


"Hay cantik! Kenapa Duduk sendiri nih? Abang Boleh nemenin kan? cantik-cantik kok duduk nya sendiri!" goda laki-laki itu sambil menyentuh pipi Jeli.


Namun jeli terlihat takut dan jijik karena dia melihat pakaian pria itu sangat berantakan dan juga bau minunam keras.


"Anda jangan macem-macem sama saya, pergi dari hadapan saya!" ucap Jeli marah.


Pria itu pun tertawa.


"Humm aku tidak akan pernah takut dengan wanita cantik yang Marah seperti kamu, kamu sangat cantik! kamu mau kan nemenin Abang tidur?" tanya Pria itu semakin tidak jelas.


Namun tiba-tiba Pria bertubuh tinggi, putih, menghampiri mereka dan menarik pria itu.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


biar author tambah semangat lagi.


Terimakasih e***


__ADS_2