Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 69


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Alena melambaikan tangan ke arah mobil Arka yang semakin menjauh.


Alena naik ke kamar nya sebelum naik dia melihat sekeliling rumah nya yang sudah kelihatan sangat berdebu.


Alena pun berniat membersihkan nya di saat pulang dari rumah sakit.


Tiba-tiba perut nya lapar dia pun kefikiran menjenguk pak Wijaya Membawa makan siang masakan nya sendiri dia pun belanja di warung depan dan segera masak.


Akhirnya selesai Alena makan dan menyiap kan bekal untuk pak Wijaya. Setelah itu dia pergi ke kamar nya untuk mandi.


Alena telah berangkat ke rumah sakit dengan supir pribadi Arka.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai.


"Bapak tunggu di sini saja yah, saya tidak lama kok!" ucap Alena dan segera keluar membawa bekal.


Tidak ada satu pun yang menunggu pak Wijaya di sana.


"Ada apa yah mbak?" tanya suster yang baru saja keluar dari ruangan pak Wijaya.


"Saya mau menjenguk pak Wijaya Sus," ucap Alena.


"Oohh keluarga pak Wijaya! silahkan mbak, hari ini dia belum ada kedatangan keluarga," jelas suster dan segera pergi.


"Kasihan sekali pak Wijaya, sampai hampir siang seperti ini tidak ada yang menemani nya!" Batin Alena sambil masuk ke ruangan Pak Wijaya.


Alena Melihat pak Wijaya yang menonton sambil berbaring.


"Selamat Siang pak," sapa Alena.


Wijaya menoleh ke arah Alena dan tersenyum.


Dia pun berusaha untuk duduk.


"Tidak perlu di paksakan pak, tidak apa-apa Kok seperti ini!" ucap Alena.


"Gimana keadaan bapak?" tanya Alena sambil meletakkan bekal di atas meja.


"Yah beginilah, Belum ada kemajuan!" ucap Wijaya.


"Maaf yah pak baru bisa datang hari ini!" ucap Alena.


"Tidak apa-apa, Sekarang Bapak senang kamu mau datang ke sini! kamu bawa apa tuh?" tanya Wijaya pada Bekal di atas meja.


"Oh iya ini tadi Alena sengaja masak bawa bekal untuk Bapak!" Ucap Alena.


"Wahh repot-repot, tapi bau nya sangat enak nih jadi lapar!" ucap Wijaya.


"Ya udah pak, biar kan saya suap!" ucap alena sambil tersenyum.

__ADS_1


"Gak apa-apa nih nak?" tanya Wijaya memasang wajah kurang enak telah merepotkan Alena.


Alena pun mulai menyuapi pak Wijaya sambil berbincang-bincang.


"Terimakasih ya nak!" ucap Wijaya.


"Terimakasih untuk apa pak?" tanya Alena bingung saat sudah selesai menyuapi Wijaya.


"Terimakasih sudah mau capek-capek datang ke sini hanya sekedar menjenguk Bapak, dan juga Terimakasih Sudah mau membujuk Arka pulang ke sini!" ucap Wijaya.


"Bapak tau dari mana?' tanya Alena.


"Bapak tau dari Aris, bapak sudah tau jika Arka tidak mau pulang jika kalau bukan karena kamu, mungkin saya akan bersedih di sini sebab anak satu-satu saya tidak datang saat saya sakit!" ucap Wijaya.


Alena hanya tersenyum saja.


"Bapak sangat berhutang Budi pada mu, Dan jika kamu ingin butuh bantuan katakan saja pada Saya!" ucap Wijaya.


"Ah bapak bisa aja, bapak juga udah banyak bantu saya," ucap Alena.


Hari pun semakin siang Alena pamit untuk kembali ke rumah.


Dia langsung pulang ke rumah, sesampainya di rumah dia melihat mobil Arka yang sudah terparkir di depan rumah nya.


"Mas!" Panggil Alena karena dia sudah yakin Arka di dalam.


Namun dia tidak menemukan Arka di Ruang tamu.


Dia segera masuk ke kamar namun tak juga ada arka dan ternyata Arka baru saja keluar dari kamar mandi.


"Aku baru saja pulang, tadi nya aku mau jemput kamu ke rumah sakit!" ucap Arka sambil mendekati Alena.


Alena pun mencium punggung tangan Arka.


"Nih aku bawain kamu makanan!" ucap Arka sambil menunjuk Cemilan pada Alena.


Alena pun mengganti baju nya dengan baju biasa, dan menyusul Arka ke kasur.


Dia berbaring di samping Arka berbantalkan lengan Arka.


"Sampai kapan kamu akan tidur di sini mas?" tanya Alena.


"Kamu ngusir aku?" Tanya Arka.


"Bukan gitu mas, cuman aku gak mau orang lain curiga karena kamu tidur disini!" ucap Alena.


"Hmm aku Hanya ingin di sini!" ucap Arka.


"Tapi mas, kamu tau kan keadaan nya sekarang seperti apa!" ucap Alena.


"Hmm iya aku ngerti, nanti Sore aku akan kembali ke rumah," ucap Arka.


Mereka pun berbincang-bincang sambil Alena bersifat manja pada Arka.


Akhirnya mereka berdua tertidur sambil berpelukan.

__ADS_1


Hari semakin sore, jam sudah menunjukkan pukul Empat sore.


"Mas! Mas, Bangun lah!" ucap Alena menggoyang tubuh Arka.


Perlahan Arka bergeliat dan menoleh ke arah Alena yang di depan nya.


"Ada apa Sayang?" tanya Arka sambil memeluk erat Alena ke dadanya.


"Kata kamu Sore ini kamu akan pulang, ini sudah sore!" ucap Alena.


"Kamu kenapa Sih aku akan pulang sedikit malam, aku masih belum ingin dengan istri aku!" ucap Arka sambil mencium kening Alena.


Alena pun melepas kan pelukan Arka dia pun mengambil cemilan yang di bawa Arka tadi dan duduk di dekat Arka yang tertidur.


Alena pun menonton tv yang ada di kamar nya.


Hari pun semakin sore tiba-tiba Arka memeluk Alena dari belakang.


"Kamu sudah sholat?" tanya Arka pada Alena karena sudah mendengar suara Adzan.


"Ayo lah kita sholat sama-sama!" ucap Alena.


Mereka berdua pun berwhudu sama-sama dan sholat sama-sama.


"Ya sudah aku pulang dulu yah, kamu jangan lupa kabarin aku nanti!" ucap Arka setelah setelah selesai sholat.


Alena hanya mengangguk saja.


Dia pun mengambil kan Tas kerja Arka, kunci mobil dan memberikan pada Arka.


Alena pun mengantar kan Arka keluar.


"Aku pergi yah!" ucap Arka sambil mencium kening Alena.


Alena pun mengangguk dan tersenyum.


Setelah Arka pergi Alena pun masuk.


"Huff karena terlalu nyaman di bahu mas Arka aku jadi lupa untuk bersih-bersih," ucap Alena.


Dia pun memutuskan untuk menghubungi Klining servis untuk datang membersihkan rumah nya karena jadwal nya Besok sangat lah padat.


Pagi dia harus kuliah dan siang Alena harus sudah di kantor.


Dia pun memilih untuk belajar ke kamar nya mengabaikan rumah nya yang kotor.


Dia melihat kamar nya yang kosong entah mengapa baru saja di tinggal oleh Arka dia sudah sangat Rindu.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2