
Tiga hari sudah Arka di Amerika namun Alena sama sekali tidak mendapatkan kabar apa pun.
POV Author: Gimana mau dapat kabar Orang di telpon aja gak jawab.
Alena baru saja selesai makan pagi hari ini adalah hari Minggu dia Tidak ada kegiatan apa-apa mungkin hanya melanjutkan skripsi nya.
Namun tiba-tiba saja dia teringat Arka.
Alena pun mencoba menghubungi nomor Arka melalui telepon rumah namun tidak ada Jawaban.
Sudah beberapa kali Alena mencoba nya namun tak juga ada Jawaban.
Alena pun menyerah dengan sedih dia meletakkan lagi telepon itu ke tempat nya namun tiba-tiba telepon itu Berdering.
"Halo mas!" jawab Alena dengan semangat dan juga senyum di bibir nya.
Namun ternyata itu bukan Arka melainkan itu adalah Tania.
"Halo Tante! Ini Tania!" ucap Tania dari sebalik.
Seketika raut wajah Alena berubah.
"Tania! Ada apa nak? Kenapa kamu baru menghubungi Tante?" tanya Alena.
"Tania sudah mencoba menghubungi nomor Tante tapi tidak bisa, untung saja sister mempunyai nomor telepon rumah!" ucap Tania.
"Maaf kan Tante! Handphone Tante rusak!" ucap Alena.
"Tidak apa-apa Tante. Tante sedang apa?" tanya Tania.
"Tante baru saja selesai makan, kalau kamu lagi apa? Kapan kamu akan pulang ke sini Tante sudah sangat rindu! Tante kesepian di sini!" ucap Alena.
"Tania mau kesana tapi tidak ada yang menjemput!" ucap Tania.
"Ya udah Tante sekarang kesana jemput Tania yah!" ucap Alena sambil tersenyum karena senang Tania mau pulang.
"Iyah Tante! Tania juga kangen sama Tante!" ucap Tania.
"Hmm, ya udah Telepon nya Tante tutup dan segera Siap-siap mau jemput Tania!" ucap Alena.
Panggilan pun di tutup dengan semangat Alena masuk ke kamar nya dan mengganti pakaian yang simpel saja namun terlihat cocok dengan nya.
Alena Ijin Dulu para pelayan.
Alena keluar dari pintu dan betapa terkejutnya dia melihat Arka yang sudah berdiri di depan nya.
"Mas Arka!" ucap Alena terkejut.
__ADS_1
Arka tersenyum.
"Aku pulang sayang! Aku minta maaf karena aku tidak ijin dan memberi tahu kamu," ucap Arka.
Alena masih tetap terdiam dia tidak mengerti.
"Selama aku di perjalanan dan juga di sana aku tidak bisa tenang karena nomor kamu tidak bisa di hubungi sementara telepon rumah tidak ada satu pun yang menjawab nya!" ucap Arka.
Namun Alena melewati Arka begitu saja dengan wajah datar.
Arka Bingung kenapa dengan Alena.
Alena masuk ke dalam mobil dan pergi.
Arka yang memerhatikan Alena pun tidak sadar jika Alena Sudah pergi.
"Ada Apa lagi dengan dia? Bahkan suami nya pulang dia malah pergi!" ucap Arka.
"Kejar mobil itu dan ikuti kemana saja!" ucap Arka langsung pada supir nya.
Sementara di dalam mobil Alena malah marah Entah apa lah mau nya.
"Dasar suami tidak ada peduli nya, bisa-bisa nya dia pulang dengan wajah tidak bersalah itu!" ucap Alena.
Namun tiba-tiba dia haus dia meminta supir untuk berhenti di sebuah Indomaret.
"Alena!" ucap Daniel yang juga sedang mengantri di depan kasir.
"Mas Daniel! Kenapa mas ada di sini?" tanya Alena.
"Sebenarnya mas yang nanya kenapa kamu ada di sini!" ucap Daniel karena Indomaret itu Dekat dengan perusahaan Shengu tempat Daniel bekerja dan tinggal.
"Hmm Aku mau jemput Tania mas." ucap Alena.
"Bukan nya pak Arka Sudah di rumah?" tanya Daniel.
"Sudah! Tapi aku sangat Kesal pada nya!" ucap Alena.
"Huff bisa-bisa nya kamu pergi meninggalkan dia sementara pak Arka di sana tidak bisa tenang dan gak fokus sama sekali karena khawatir sama kamu!" ucap Daniel.
"Tapi mas, dia sebagai suami gak pernah ngerti in aku, dia hanya mementingkan pekerjaan nya!" ucap Alena.
"Kamu jangan keras kepala Alena, Sebenarnya kamu yang harus mengerti pada pak Arka saat ini, mungkin dengan keadaan kami yang hamil tua Membuat kamu sedikit sensitif dan juga butuh perhatian namun kamu harus sedikit mengerti pak Arka, di luaran sana dia harus membagi fikiran nya!" ucap Daniel karena Arka sedikit banyak nya sudah curhat pada Daniel.
Karena Arka merasa Daniel orang yang tepat untuk tempat curhat agar perasaan nya sedikit lega.
"Mas Daniel gak ngerti apa-apa! Mungkin ini bukan urusan mas!" ucap Alena.
__ADS_1
"Alena mungkin ini bukan urusan mas, maaf jika mas terlalu lancang namun mas gak mau hanya karena masalah sepele kalian harus seperti ini, baru saja mas dapat pesan dari Pak Arka kalau dia ingin kamu pulang!" ucap Daniel.
"Dia rela pulang Cepat karena khawatir sama kamu, tidak berhenti nya dia mengirim kan pesan dan menelpon kamu namun hasil nya nihil dan dia memutuskan pulang karena tidak ingin terjadi apa-apa pada kamu!" ucap Daniel.
Alena pun terdiam.
"Hmm ya udah Mendingan mas balik ke mes dulu, mas sangat lelah!" ucap Daniel.
Alena Segera masuk ke dalam mobil, dan meminta Supir putar balik.
Tidak beberapa lama akhirnya Alena Sampai di rumah.
Alena terdiam sambil menunduk kan Kepalanya.
Dengan perlahan dia masuk dan mencari keberadaan suaminya di kamar.
Alena membuka pintu dengan Lambat sambil campur takut.
Arka yang duduk di pinggir kasur sambil terdiam melihat ke arah pintu yang terbuka.
Seketika ruangan itu jadi sunyi.
Arka Menatap Alena sementara Alena diam menunduk.
"Alena!" Panggil Arka sambil mendekati Alena.
"Aku minta maaf karena karena tidak bisa jadi suami seperti yang kamu inginkan, aku tau aku masih banyak kurang nya namun kamu harus tau walau aku menghabiskan waktu di luaran sana namun hati ku selalu untuk kalian!" ucap Arka sambil mengelus rambut Alena.
Alena Menatap Wajah Arka.
"Aku yang harus minta maaf mas, Maafin aku mas hanya karena ingin di perhatiin aku bahkan membuat kamu terbebani seperti nya ini, bahkan kamu rela jauh-jauh pulang hanya karena aku!" ucap Alena Sangat merasa bersalah.
"Aku tidak bisa bekerja fokus di luaran sana tanpa semangat dari kamu, aku juga tidak bisa tenang kalau tidak mendapatkan kabar dari kamu!" ucap Arka.
Alena Menatap wajah lesu yang terlihat lelah itu.
"Aku gak tau mau ngomong apa lagi mas, jujur saja aku sangat merasa bersalah! Aku minta maaf!" ucap Alena sambil menangis dan memeluk tubuh Arka.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah lupa Bosan tunggu in terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***
__ADS_1