Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 73


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


selamat membaca 🙂


Keesokan harinya Alena berangkat ke kampus seperti biasa akan di antar oleh supir Arka, tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai.


Sementara Arka baru saja bangun karena semalaman dia tidak bisa tidur entah mengapa rasanya badan nya sangat lah lemas.


"Arrrgh, seperti nya hari ini aku tidak perlu ke kantor, badan ku sangat Capek rasanya!" Batin Arka sambil duduk dari tidurnya.


Dia pun terpaksa menghubungi Arka.


"Kamu di mana?" tanya Arka dengan nada datar pada Aris yang baru saja menjawab telepon nya.


"Saya baru saja sampai di Kantor Tuan! Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Aris dengan sopan.


"Saya hari ini tidak ke kantor tolong kamu kontrol Perusaan!" ucap Arka dengan nada tegas.


"Naik lah tuan muda!" ucap Aris tidak ingin banyak tanya dan protes karena dari nada Arka Sangat lah bisa di tebak jika Mood nya sedang tidak baik.


Arka pun segera mengakhiri sambungan telepon.


"Kalau bukan karena urusan kerjaan aku tidak akan menghubungi nya!" Batin Arka.


"Ah sudahlah aku tidak akan ambil pusing, aku harus segera mengistirahatkan tubuh ku agar bisa pulih kembali, karena semalaman aku tidak bisa tidur!" ucap Arka dan menarik selimut nya lagi.


Di kantor Arka baru saja masuk ke ruangan nya. tiba-tiba pintu ruangan nya ada yang mengetuk.


"Permisi Pak! Klien kita sudah menunggu di ruang miting!" ucap karyawan perempuan itu.


"Oke baiklah kamu boleh keluar!" ucap Aris dengan nada Dingin.


"Huff, lagi-lagi aku harus siap menerima cacian merek karena mempunyai bos yang tidak bisa menghargai Klien." batin Aris.


Dia pun langsung keluar dari ruangan nya dan masuk ke ruangan miting yang sudah ada Klien.


"Loh Pak Arkanja nya Mana?" tanya sekretaris Klien tersebut.


"Saya terlebih dahulu minta maaf, karena hari ini Tuan Muda Arka tidak bisa hadir dan saya yang akan menggantikan dia!" ucap Aris.


"kami sudah jauh-jauh datang dari Pekanbaru ke sini, bagaimana sih kok bisa pak Arka tidak datang, padahal kan ini bukan main-main," ucap klien.

__ADS_1


"Kalau begitu miting ini kita batalkan saja, karena saya tidak ingin berkerjasama dengan perusahaan yang mempunyai bos tidak sportif!" ucap klien dan segera keluar.


Aris hanya bisa Menghela nafas panjang.


Hari pun semakin siang Alena baru saja sampai di kantor.


"Buk Alena!" Panggil Aris yang melihat Alena mau masuk ke ruangan nya.


"Eh bapak! selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu?" tanya Alena.


"Oh tidak! Saya mau tanya kamu sudah makan Siang? kalau belum ikut lah dengan saya, karena saya juga mau Makan siang mumpung lagi jam istirahat!" ucap Aris.


"Tumben-tumbenan nih pak Aris, kok jadi tiba-tiba baik gini yah!" Batin Alena.


Tiba-tiba dia teringat kata-kata Arka yang mengatakan jika dia ada hubungan dengan Aris.


"Ah sebenarnya aku sangat lah lapar karena aku Hanya sarapan roti saja, tapi tidak mungkin aku pergi dengan pak Aris, bisa-bisa mas Arka salah paham!" Batin Alena.


"Kok malah diam? mau gak?" tanya Aris.


"Hmm, seperti nya saya masih kenyang pak, bapak pergi lah makan sendiri, saya juga masih banyak kerjaan!" ucap Alena.


"Oohh!" ucap Aris, namun tiba-tiba perut Alena berbunyi menandakan dia lapar.


"Ya Allah perut! bisa gak sih kamu di ajak kompromi, tau-tau aja kamu kalau mau di bayarin makan!" batin Alena merutuki perut nya.


Sementara Aris Sudah pergi karena dia juga sudah sangat lapar.


Jam istirahat pun Habis, Aris kembali dan langsung ke ruangan Alena.


"Nih makanan buat kamu!" ucap Aris membuka pintu Tampa mengetuk dan Melihat Alena yang sedang bekerja memegang perut nya.


Alena kaget.


"Untuk apa pak?" tanya Alena.


"Untuk nyuci! ya untuk makan lah, kamu makan lah! jangan lupa ini makanan jadi harus di makan!" ucap Aris dan segera keluar setelah selesai meletakan makanan di atas meja.


"Belakangan ini pak Aris aneh deh, kok tiba-tiba jadi perhatian gitu yah, Tapi tetap wajah kulkas nya kelihatan!" ucap Alena dan mencoba membuka makanan.


Dia pun segera melahap nya sampai habis setelah makan dia pun lanjut bekerja.


Hari pun semakin sore Alena sudah menyelesaikan pekerjaan nya.

__ADS_1


Dia keluar dari ruangan nya dan Melihat ke ruangan Arka yang tertutup.


"Kenapa hari ini aku tidak melihat nya, apa dia jama segini Masih kerja!" Batin Alena.


"Gimana udah Kenyang?" tanya Aris yang berdiri di belakang Alena saat Alena Hendak berjalan ke arah Ruangan Arka.


"Eh bapak ngagetin aja, Makasih yah pak makanan nya," ucap Alena.


"Sama-sama! mau pulang bareng?" tanya Aris.


"Oh tidak perlu pak, saya sudah ada Supir pribadi dari mas!" kata-kata Alena terhenti.


"Supir pribadi?" tanya Aris.


"Eh bukan gitu maksud nya, saya sudah di jemput oleh supir pribadi Tuan muda, karena kami akan sama-sama ke rumah sakit!" ucap Alena.


"Loh bukannya Tuan muda tidak masuk kantor, dan juga pak Wijaya Sudah keluar dari rumah sakit pagi tadi, Kalian mau ngapain?" tanya Aris sangat heran.


"Hmm, emm, maksud saya, Hemm itu pak, hari ini saya ada janji sama Sarah, saya duluan yah pak, Selamat Sore!" ucap Alena berlari meninggalkan Aris yang keheranan.


"Dia kok bergelagat aneh yah," batin Aris sambil memerhatikan Alena yang berlarian.


Aris pun ikut kembali pulang ke rumah nya.


"Huff, akhirnya aku bisa bebas juga, hampir saja aku keceplosan!" batin Alena setelah Sudah di dalam mobil dengan nafas Yang tidak teratur.


"Tapi kok mas Arka tidak masuk kantor, ada apa yang terjadi dengan nya, apa dia tidak mau berjumpa dengan ku!" batin Alena.


"Jalan pak, kita ke rumah Tuan muda dulu!" ucap Alena pada supir.


Mereka pun segera menuju ke sana.


Setelah sampai Alena Melihat mobil Arka yang sedang di bersihkan oleh supir.


"Eh Non Alena!" sapa Pak supir.


Alena hanya tersenyum, para pelayan pun tersenyum melihat Alena yang datang.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya, jika ada saran tulis di kolom komentar ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***


__ADS_2