
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
Hari pun semakin malam, Alena baru saja selesai sholat dan keluar dari kamar nya.
Dia melihat ke arah Pintu kamar Arka.
"Apa dia sudah pulang yah! kalau dia sudah pulang apa dia sudah minum obat," batin Alena.
Dia pun turun kebawah mencari Pelayan rumah menanyakan keberadaan tuan nya itu.
Namun dia heran Ketika melihat semua pelayan rumah itu yang berjumlah Lima orang duduk santai di lantai sambil menonton TV.
"Eh Non Alena, sini non kita nonton bareng! lagi seru nih film nya!" ucap Salah satu pelayan.
"Tumben-tumbenan nih ngumpul! ada apa?" tanya Alena.
"Kami melakukan ini sangat jarang Non, Namum jika malam seperti ini Tuan Muda, ini lah saat nya kami bersantai dan beristirahat dengan tenang!" ucap Pelayan itu lagi.
"Oohh! Berarti Tuan muda belum pulang?" tanya Alena.
"Biasanya Tuan muda akan pulang Jam dua belas lewat," Jawab Pelayan lagi.
Alena pun terdiam dia melihat ke arah tv, dia memerhatikan para pelayan yang sangat asik, dan dia pun ikut-ikutan.
Hari pun semakin malam, Para Pelayan sudah kembali ke kamar nya sementara Alena duduk di ruang tamu menunggu Tuan muda nya pulang.
Alena Melihat jam yang di pergelangan sudah menunjukkan jam dua belas malam.
"Dia kok belum pulang sih, ini sudah sangat malam!" ucap Alena, karena mata nya pun sudah mengantuk dia membaringkan tubuhnya di sofa.
Namun dia pun ketiduran.
Tiba-tiba Pintu rumah itu seperti di dobrak, Alena langsung terbangun dan ternyata Arka yang pulang dan membuka pintu dan membanting nya.
Alena Melihat ke arah jam, ternyata sudah jam tiga pagi.
"Tuan dari mana saja? ini sudah jam berapa!" ucap Alena mendekati Arka yang berjalan sambil sempoyongan.
Tiba-tiba Arka jatuh ke badan Alena yang kecil.
Alena langsung menutup hidungnya karena bau minuman Serta bau parfum perempuan campur di badan Arka.
__ADS_1
Pakaian Arka sudah sangat acak-acakan dia pun sadar tidak sadar lagi.
"Bau apa ini!" ucap Alena sambil mendorong tubuh Arka dari diri nya.
"Seperti nya betul dia mabuk, dan ini bau parfum perempuan, dan ini apa lagi nih, lipstik?" ucap Alena ketika melihat warna merah di kemeja putih Arka di bagian leher.
Alena mendorong tubuh Arka.
"Hey kamu! berani-beraninya mendorong ku!" ucap Arka dengan suara tegas Namun kurang jelas.
"Kamu jangan kurang aja pada saya!" ucap Arka menarik rambut Alena ketika Alena hendak pergi.
"Auh! sakit!" ucap Alena menghentikan langkah nya.
"Kamu adalah pelayan saya, kamu di bayar oleh ayah saya, jangan pernah kurang ajar, kamu tidak perlu mencari perhatian ayah saya demi mendapatkan uang!" ucap Arka sudah mulai ngaur.
Alena mencoba melepaskan rambut nya dari Arka.
"Apa yang tuan maksud, saya tidak ada mencari perhatian ayah tuan!" ucap alena.
"Dasar wanita murahan!" ucap Arka dan menarik tubuh Alena dan menempel di tubuhnya.
Alena mencoba berontak dan sekarang dia sudah sangat ketakutan melihat Arka yang sangat kasar sehingga dia ketakutan.
"Kamu tidak perlu sok jual mahal wanita bayaran! kamu datang ke keluarga saya hanya untuk uang kan? jadi sekarang layani saya! saya akan membayar kamu sesuai yang kamu minta!" ucap Arka mengelus Wajah Alena yang sudah bercucuran air mata dia sangat ketakutan.
Sementara para pelayan hanya bisa melihat, karena mereka tidak berani membantu Alena, karena mereka sudah tau jelas jika Tuan nya sudah mabuk dan tidak segan-segan kasar pada orang lain.
Arka memaksa untuk mencium Alena sehingga menjambak rambut Alena dan mendorong tubuh Alena ke dinding.
Agar Alena tidak bisa apa-apa lagi. dia hanya bisa menangis dan meminta tolong.
Tiba-tiba Arka ada yang mendorong nya dan terdorong ke ke kursi.
Alena langsung sangat bersyukur.
dia langsung berlari ke belakang Aris yang Entah dari mana.
"Kamu tidak perlu ikut campur! urusan kamu dengan saya hanya sebatas kerja saja, minggir!" ucap Arka mendorong tubuh Aris agar menangkap Alena lagi.
Namun Aris tidak mau minggir dia mencoba menahan arak namun tidak melukai nya atau menyakiti nya.
Namun tiba-tiba Arka pinggsan.
Semua nya bernafas legal.
__ADS_1
Begitu lah jika Arka mabuk saat setelah selesai marah-marah Atau membuat onar dia akan pingsan sendiri dan tidur sampai pagi.
Security dan supir mengangkat tubuh Arka ke kamar nya.
Aris Melihat ke arah Alena yang meringkuk takut dan terus menangis sesenggukan di sudah rumah itu.
Aris mendekati nya.
"Nih!" ucap Aris Namun tiba-tiba Alena ketakutan, Tampa menoleh ke arah Aris, dia mengira jika itu adalah Arka.
"Tenang saja! dia sudah pingsan dan sudah di kamar nya, tutup lah tubuh mu dan istirahat!" ucap Aris memberikan sarung pada Alena.
Alena mengambil nya dan menutup tubuh nya, dia masih tetap saja menangis.
Aris menyuruh Salah satu pelayan mengantarkan Alena ke kamar nya.
Aris duduk di ruang tamu. Awalnya Aris sudah tau jika akan terjadi seperti ini, karena ini bukan hal yang pertama Aris mencoba menenangkan Arka Ketika mabuk berat.
Kebetulan Cafe tempat Arka minum, itu tidak jauh dari rumah Aris, dan juga melewati depan rumah nya.
Ketika dia hendak ke mesjid dia melihat mobil Arka yang melaju kencang, supir nya lah yang membawa. Aris langsung mengikuti nya dan dia pun datang sedikit terlambat.
Namun walau seperti itu dia jadi penyelamat Alena malam ini.
Setelah security dan supir keluar dan melapor ke pada Aris bahwa Arka sudah tidur dengan nyaman.
Dia pun beranjak dari duduknya berniat akan ke mesjid dia merabah dada nya Serasa ada yang kurang. Dan ternyata sarung nya untuk sholat Telah di berikan pada Alena.
Dia pun pergi tanpa sarung.
Sementara di kamar Alena mencoba menenangkan diri nya dengan sholat tahajud, setelah selesai sholat dia menangis lagi dan akhirnya dia tertidur dengan keadaan meringkuk di dalam sarung milik Aris.
Keesokan harinya, Arka terbangun dan melihat dirinya sudah di kamar nya.
Dia melihat Jam sudah menunjukkan pukul Sepuluh pagi.
dia mencoba mengingat apa yang terjadi semalam.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak yah.
terimakasih 🙏***
__ADS_1