
Daniel menoleh ke arah Arka.
"Mungkin Bapak Sudah tau kalau Bu Jeli minta ijin!" ucap Daniel.
"Iyah dia Ijin pada saya pagi ini, kali ini karena urusan pekerjaan kamu pergi lah!" ucap Arka.
karena Jeli hari ini akan menemui klien.
Daniel tidak banyak tanya atau protes dia pun menginyakan.
"Apa ada masalah?" tanya Daniel karena melihat Mood Daniel yang tidak baik.
"Tidak pak! Kalau begitu saya mohon diri!" ucap Daniel.
Arka pun menginyakan.
"Ah sudahlah aku tidak perlu ikut campur urusan mereka," ucap Arka memikirkan hubungan Sarah dan juga Daniel tidak baik.
Tiba-tiba ada notifikasi di handphone Arka itu laporan dari orang suruhan nya kalau Sarah di sebuah hotel dan keadaan nya tidak baik.
Arka Semakin bimbang, di antara mau ikut campur dan tidak namun jika dia ikut campur itu tidak baik juga.
Dia pun memilih untuk diam, karena dia tidak ingin juga pekerjaan Daniel terganggu akhirnya Arka meminta seseorang untuk menjaga Sarah dan juga mengurusnya.
Hari semakin siang Waktu nya jam istirahat.
di luar tiba-tiba jadi rame karena kedatangan Alena yang tidak biasa nya dia terlihat sangat cantik bahkan semua orang penasaran banyak yang memuji nya.
Arka yang baru saja keluar dari ruangan nya penasaran.
"Ada apa rame-rame di sana?" tanya Arka pada Aris.
"Tidak tau Pak, seperti nya ada yang sedang mereka perebutkan!" ucap Aris.
Aris mencoba untuk membubarkan mereka yang melihat Arka pun segera diam dan bepergian.
"Alena!" ucap Arka dia melihat istri nya yang di kerumuni dan meladeni orang-orang yang mengajak nya berfoto.
Alena tersenyum ke arah Arka.
"Kamu kok bisa ada di sini?" tanya Arka, Alena pun mendekati Arka.
"Aku nganter makan Siang mas, karena pagi tadi kamu tidak sarapan di rumah!" ucap Alena karena pagi ini dia telat bangun Arka juga tidak membangun kan nya.
Semua orang yang mendengar nya langsung baper. Mereka iri dengan keromantisan mereka sementara Aris hanya tersenyum ketika melihat Arka terlihat malu namun berusaha untuk memasang wajah berwibawa nya.
"Ya udah kalau begitu ke ruangan aku aja yah!" ucap Arka pada Alena.
Aris pun membubarkan mereka semua.
Setelah sampai di ruangan tiba-tiba Arka mencium pipi Alena.
__ADS_1
"Makasih Sayang! Tapi kalau kamu mau ke sini kasih kabar dulu agar kamu tidak kesusahan untuk masuk karena banyak orang!" ucap Arka.
"Ah tidak apa-apa mas, sebaiknya kamu langsung makan aku juga harus pulang Tania meminta ku agar cepat pulang!" ucap Alena.
"Kamu baru saja sampai, kenapa sangat cepat pulang bahkan aku belum makan sedikit pun, Tania di rumah Banyak yang jagain!" ucap Arka.
"Hemm ya udah makan gih mas!" ucap Alena sambil membuka bekal yang dia bawa.
Arka melihat masakan istri nya semakin lapar.
Alena Melihat handphone Arka Berdering.
"Siapa mas?" tanya Alena karena Arka mematikan nya Tampa menjawab.
"Hemm tidak penting kok!" ucap Arka.
Namun lagi-lagi handphone nya Berdering.
Alena langsung menjawab nya dan menguatkan suara nya.
"Selamat siang pak, Wanita itu seperti nya mabuk berat sehingga melukai diri nya sendiri," ucap laki-laki itu.
Arka menoleh ke arah Alena yang terlihat shok.
"Baik lah kalau begitu urus dia saya tidak ingin terjadi apa-apa!" ucap Arka.
"Baik pak!" ucap Lelaki itu dan mematikan sambungan telepon.
"Siapa mas?" tanya Alena Menatap Arka.
"Bagaimana aku bisa tenang! Wanita itu melukai diri nya, siapa mas?" tanya Alena.
"Sarah!" ucap Arka.
Alena terdiam sambil menggelengkan kepalanya tidak percaya.
"Kamu harus janji sama aku kalau yang tau ini hanya aku dan kamu saja!" ucap Arka.
"Kamu ngomong apa sih mas, Sebenarnya apa yang terjadi! Kamu bercanda kan itu tidak mungkin Sarah!" ucap Alena mulai panik.
Arka pun menceritakan semua nya pada Alena. Alena tidak habis pikir apa yang telah terjadi.
Namun yang di katakan oleh Arka ada benarnya, lebih baik mereka diam dan mengurus Sarah sebaik mungkin.
Dan juga Daniel jika merasa bersalah Atau pun dia benar mencintai Sarah dia akan berusaha mencari nya.
Alena berusaha untuk tenang karena Arka sudah mengurus nya.
Di tempat lain Aris menunggu Aisyah namun tak kunjung keluar namun tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kaca mobil nya dan memberikan surat.
Aris Bingung namun dia membuka nya.
__ADS_1
"Maaf yah kak sebaiknya kakak pulang, karena Aisyah Masih harus mengajar!" isi surat dari Aisyah.
"Seperti nya Aisyah benar-benar menghindari aku, baik lah kau tidak akan berhenti sampai di sini saja!" ucap Aris dia pun meninggalkan Kampus itu.
Alena juga segera pulang namun Tampa sengaja dia bertemu dengan Daniel.
"Alena! Kamu di sini?" tanya Daniel yang hendak juga mau keluar.
"Iyah mas! Mas mau kemana?" tanya Alena.
"Mas ada kerjaan di luar sama Bu Jeli!" ucap Daniel.
"Ooh Jeli! aku juga mau pulang kok mas!" ucap Alena.
"Oh iya bagiamana dengan Sarah? apa dia sudah ada kabar?" tanya Daniel.
Alena Bingung.
"Hmm tidak ada! Aku sudah berusaha menghubungi nya namun tak ada juga dapat informasi dia di mana," ucap Alena berbohong.
Daniel diam sambil memasang wajah sedih.
"Baiklah lah kalau begitu aku pulang yah mas, Tania sudah menunggu di rumah!" ucap Alena segera pergi Takut di tanya hal yang lain oleh Daniel.
"Sarah! Kamu kenapa si! Kenapa perasaan ku tidak bisa tenang bahkan aku tidak fokus mau bekerja!" Batin Daniel.
Dia pun keluar dari perusahaan menjemput Jeli ke penginapan nya.
Aris baru saja sampai di perusahaan dan ternyata Sam kebetulan juga baru sampai di sana.
"Ayah!" ucap Aris.
"Kamu dari mana saja? kenapa Handphone kamu tidak bisa di hubungi?" tanya Sam.
Aris memeriksa handphone nya ternyata lowbet.
"Pantesan saja Aisyah mengirim kan surat ternyata handphone ku mati!" Batin Aris.
"Masmaf Ayah handphone ku mati, ada apa yang penting kenapa ayah jauh-jauh ke sini?" tanya Aris.
"Kamu sudah tau kan, keluarga mendingan ibu mu akan datang ke rumah Ayah, Ayah harap kamu bisa lebih cepat untuk kembali ke rumah!" ucap Sam.
"Baik Ayah, Aku tidak lupa!" ucap Aris.
hanya itu yang mau di sampai kan ayah nya setelah itu dia pulang.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, Komen dan Vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
Biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***