Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 51


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Alena mencoba untuk memejamkan mata nya namun dia tidak bisa tidur, dia sangat khawatir Arka akan macam-macam pada nya di saat di tertidur nyenyak.


Dia menoleh ke arah Arka yang sangat tidur dengan nyenyak dan handphone di dada bidang nya.


Alena pun turun dari kasur nya dan mengisi air mineral ke dalam gelas.


Dia mendekati Arka, Alena mengambil handphone yang di dada Arka dan meletakkan di atas meja.


Dia melihat jam sudah menunjukkan pukul dua belas malam, Alena mengambil selimut dari kasur dan menyelimuti Arka.


"Good night Sayang," Batin Alena sambil tersenyum melihat wajah garang Arka tidur.


Alena pun mengambil handphone nya yang di charger dari tadi dia pun mengaktifkan handphone nya.


Ada satu Notifikasi Masuk terlebih dahulu di Aplikasi WhatsApp nya.


Alena membuka nya dan itu dari Aris, yang mengatakan jika Pak Wijaya dan Juga ayah nya sedang ke rumah nya.


"Assalamualaikum! Sekedar memberi tahu, Sekarang Pak Wijaya dan Ayah di rumah Kamu, mereka menghubungi saya karena rumah kamu terkunci!" Isi pesan Aris yang sangat tidak enak di baca.


Karena tidak ada tanda-tanda kalau Aris adalah teman Alena.


"Tidak mungkin aku menghubungi Pak Wijaya sekarang, ini sudah malam," ucap Alena.


"Mereka pasti akan membicarakan tentang pernikahan Arka yang batal pada ku, Dan mencoba mencari jalan keluar dan Aku harus membujuk Arka lagi," Batin Alena.


Karena dia sudah tau jelas itu, karena sebelum Alena sampai di cafe Dirga, Pak Wijaya menghubungi nya lagi.


Dan Menceritakan apa yang terjadi namun tidak menceritakan apa penyebab nya, Alena mengatakan jika dia sedang di jalan, dan meminta Maaf tidak bisa kasih solusi.


Namun tiba-tiba Wijaya dan Sam sudah di rumah nya saja.


"Kamu kok belum tidur?" tanya Arka menoleh ke arah Alena yang duduk di Sofa.


Alena terkejut dan langsung melihat ke arah Arka.


"Malah Diam! kamu kok belum tidur?" tanya Arka.


"Belum ngantuk! aku gak bisa tidur!" jawab Alena.


Arka Berdiri dan mendekati Alena, Alena sudah takut dia sudah berfikir aneh-aneh.

__ADS_1


Tiba-tiba Arka mengambil handphone Alena dan meletakkan di atas meja, dan mengangkat tubuh Alena.


"Kamu mau ngapain? Turunin aku!" ucap Alena.


Arka tidak menjawab nya dia membawa Alena ke kasur ala bridal style.


Dan meletakkan perlahan di kasur, dan dia juga ikut berbaring di samping Alena dan memeluk nya.


Dia segera menutup mata nya.


Sementara Alena sekarang sudah tidak bisa lagi berkutik, dia melihat ke arah wajah Arka.


Arka langsung memberikan lengan nya untuk bantal Alena.


"Tidur lah, besok kamu harus menguras tenaga yang sangat banyak," ucap Arka.


Entah mengapa Alena tersenyum, karena sangat nyaman jika selalu dekat dengan Arka, Wangi maskulin Arka sangat lah candu bagi nya.


"Good night Sayang!" ucap Alena, kali ini dia katakan dan tidak lagi hanya mengucapkan diam.


Arka tersenyum.


"Selamat malam bidadari ku," ucap Arka dan mencium kening Alena.


Mata Arka langsung menoleh ke arah bibir Alena yang sangat seksi, Mereka pun bertatapan sedikit lama.


Arka mencium bibir Alena dengan penuh kelembutan, sehingga Alena menutup mata nya dan tangan nya sudah ada di leher Arka.


Arka semakin betah dengan bibir Alena, dia mulai menikmati sentuhan lembut dari tangan Alena di rambut nya.


Karena nafas mereka sudah terengah-engah, Arka pun melepaskan bibir Alena, Dia melihat wajah Alena dengan sangat dekat.


Alena Melihat Arka yang menatap nya dalam-dalam, tiba-tiba saja dia malu, dan menenggelamkan wajah di dada bidang Arka.


Arka tersenyum dan mengelus kepala Alena, mereka pun akhirnya tidur dengan posisi, Alena membantal kan lengan Arka, dan Arka yang meletakkan tangan nya di pinggang Alena..


Shubuh hari, Alena sudah terbangun karena alram handphone nya, dia melihat Arka yang Masih tidur di depan nya.


Alena perlahan menurunkan tangan besar Arka dari Pinggang nya.


Namun tiba-tiba Arka menarik Pinggang Alena dan memeluk nya Erat.


"Biar kan seperti ini, Kamu mau kemana, ini masih pagi sekali!" ucap Arka dengan khas suara serak bangun tidur.


"Aku mau sholat shubuh dulu!" ucap Alena.


Arka membuka perlahan mata nya

__ADS_1


"Cium dulu!" ucap Arka menunjuk pipinya.


Alena tidak ingin berlama-lama dia pun mencium dan melepaskan tangan Arka dari Pinggang nya.


Setelah selesai whudu dia segera sholat, tidak beberapa lama dia selesai sholat dan Melihat Arka yang sudah bangun dan sedang memainkan handphone nya.


"Aku belum pernah lihat kamu sholat! kamu gak mau sholat?" tanya Alena pada Arka.


Arka hanya diam saja.


"Tidak perlu bahas yang tidak penting, sekarang siap- siap lah, aku akan mengantarmu pulang dan aku juga akan berangkat kerja dari rumah mu," ucap Arka.


Alena pun tidak banyak protes mau pun Tanya, dia pun mengikuti Arka.


Mereka keluar dari hotel itu tengah Enam pagi.


Untung saja Arka mempunyai pakaian di dalam mobil nya dan dia pun membawa ke rumah Alena.


Mereka berangkat kerja sama, namun sebelum berangkat Alena terlebih dahulu Membuat kan sarapan untuk mereka berdua.


"Kapan kamu Masak?" tanya Arka Melihat di meja sudah ada bubur ayam yang Masih hangat.


"Gak sempat masak tadi! Jadi aku beli di depan rumah, kebetulan lagi ada yang lewat pas kamu mandi tadi!" ucap Alena.


"Oohhh, aku Fikir kamu Masak tadi!" ucap Arka sedikit lesu, karena dia juga sudah rindu dengan masakan Alena.


"Ayo sarapan! biar gak telat ke kantor!" ajak Alena mencoba tersenyum agar Arka tidak terlalu Dingin.


Setelah selesai sarapan mereka pun berangkat sama-sama menggunakan mobil nya.


Setelah sampai di kantor, Semua karyawan siap-siap untuk memberikan hormat seperti biasa.


Namun mereka semua bingung karena kali ini Arka mengendarai mobil sendiri dan ada Alena di samping nya.


namun mereka tidak menampakkan nya.


,


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya


Terimakasih 🙏***


S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S

__ADS_1


__ADS_2