Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 30


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Dia membaringkan tubuhnya di kasur nya sambil menatap langit-langit Kamar nya.


"Aku gak tau selanjutnya bagaimana hidup ku, intinya ibu sama ayah bisa tenang, dan nenek bisa cepat sembuh!' Batin Alena, Menghela nafas dalam-dalam.


Tiba-tiba handphone nya yang di dalam tas nya Berdering.


Handphone yang dua hari Tidak Alena lihat, karena sangat pusing dengan masalah nya.


Dia menghidupkan mungkin hanya untuk melihat jam, atau tanggal.


Alena Melihat layar handphone nya, namun panggilan sudah mati.


Alena Melihat itu dari Tuan muda nya dan menerima panggilan tak terjawab, ternyata sudah ada Tujuh puluh kali panggilan tak terjawab dari Tuan muda nya.


Ada juga panggilan dari orang lain dan juga sarah namun paling banyak dari Arka.


Wajar saja tidak kedengaran sama Alena, karena tidak ada suara hanya berdering saja.


Alena menelpon balik. Dan tidak lama panggilan pun terjawab.


"Kamu dari mana aja sih, kenapa telpon saya tidak pernah kamu jawab!" ucap Arka lagi dari sebalik telepon.


"Maaf tuan, saya sangat sibuk sekali, saya sekarang sudah di kampung!" ucap Alena.


"Di kampung? Ngapain?" tanya Arka.


"Saya harus mengantar kan ibu Saya pulang ke kampung dan ada beberapa masalah yang harus saya selesaikan!" ucap Alena.


"Hmm, Apa kamu tidak akan pulang ke sini?" tanya Arka lesu.


"Kita lihat saja besok Tuan, kalau saya bisa pulang ke sana, saya Akan segera ke sana," jawab Alena.


Arka pun terdiam.


"Tuan lagi di mana?" tanya Alena.


"Lagi di vila!" jawab Arka.


"Oohh, gimana dengan perusahaan?" tanya Alena.


"Malah perusahaan yang di tanya, nanya kabar saya kek, apa kek!" ucap Arka sewot.


Alena terkekeh.


"Tuan Muda Arka, Gimana kabar nya?" tanya Alena.

__ADS_1


Arka pun diam.


"Eh malah diam! kok gak di jawab!" ucap Alena.


"Saya mau kamu cepat pulang ke sini," ucap Arka.


"Hmm, Tuan tau sendiri kan, saya masih ada urusan di sini, lagian saya Cuti selama dua Minggu, ini baru Empat hari!" ucap Alena.


"Baik lah, kamu jaga diri di sana!" ucap Arka.


"Tuan marah yah?" tanya Alena.


"Kenapa sih harus ada saya di sana! kan di sana banyak yang harus tuan ajak untuk jadi teman!" ucap Alena.


"Sudah lah tidak perlu di bahas!" ucap Arka.


"Bagaimana kalau tuan yang pulang ke Indonesia?" tanya Alena. .


"Hmm, Kami jangan aneh-aneh deh, kamu tau kan, saya di sini ngapain dan sama sekali tidak bisa di tinggalkan!" ucap Arka.


Alena pun mengerti setelah lama ber bincang-bincang Mereka pun mengakhiri sambungan telepon.


Alena pun langsung mengistirahatkan tubuh dan otak nya buat malam ini tidak ingin memikirkan apa pun.


Sementara Arka baru saja pulang kerja dia harus membersihkan diri di kamar mandi.


Setelah tidak ada Alena dia sangat kesepian dan bingung harus ngapain.


setelah selesai mandi dia pun mengering kan Rambut nya dan pasang baju.


Namun seketika Senyum nya itu luntur, ternyata itu dari Clara yang dua hari ini mencoba menghubungi nya.


Namun Arka selalu mengabaikan nya.


Karena malas Melihat handphone nya yang berbunyi dia pun menjawab nya.


Arka hanya diam sambil mendengarkan Clara. Dan setelah Clara selesai menyampaikan unek-unek nya Arka langsung mematikan sambungan telepon dan menon aktif kan Handphone nya.


Biasa lah Clara Membicarakan hari pernikahan, atau menyuruh Arka menemui orang tua nya dan juga Clara ingin menjumpai Arka, Namum Arka menolak nya.


Keesokan harinya Seperti biasa Alena dan ibu nya akan masak sarapan pagi, dan ayah nya sedang mengadon Kue yang akan di jual, karena ayah nya sangat ahli dengan itu.


Setelah semua nya selesai sarapan, Ibu Alena pergi berangkat kerja, sementara Adik-adik Alena tinggal dengan nya yang paling kecil.


Yang di bawah Alena ikut dengan ibu nya karena dia juga sudah sekolah.


Alena membawa Si adik nya ke toko ayah nya, dan kebetulan Toni singgah ke sana.


Mereka berbincang-bincang asik, setelah itu Toni pamit untuk berangkat kerja.


Sudah Sore hari, Mereka sudah semua di rumah, Adik-adik Alena Sudah selesai mandi.

__ADS_1


Namun tiba-tiba Klakson motor Toni bunyi di depan rumah nya.


Seperti biasa Toni akan mengajak Alena jalan-jalan Sore bersama adik nya.


Namun kali ini Toni membawa mereka ke lapangan Voli.


Hari pun semakin malam, Alena pun kefikiran pada Arka.


Dia pun menyampaikan niat nya untuk pulang ke Eropa besok pagi kepada orang tua nya.


Awal nya orang tua nya sangat berat melepaskan nya, karena mereka juga sangat rindu pada putrinya itu.


Namun demi kuliah dan kehidupan anak nya itu di kota mereka pun harus merelakan nya.


Keesokan harinya Alena sudah berangkat dan malam hari sudah sampai di Jakarta.


Dia sama sekali tidak memberi kan kabar pada Arka, karena dia tidak mau Arka mendesak nya.


Selama di Jakarta dia sempat kan untuk jumpa dengan Sarah dan juga bertemu pak Wijaya.


Selama satu hari dia di Jakarta.


Dan dia pun berangkat ke Eropa, siapa lagi yang bayar tiket nya kalau bukan Wijaya.


karena hari uang nya sudah habis di kampung. untuk modal ayah nya dan juga untuk meninggalkan uang pada orang tua nya.


Di sore hari dia baru saja sampai di Eropa dan dia naik taksi ke vila, yang tidak jauh dari bandara.


Setelah sampai di vila, seperti nya Arka belum pulang, dan security lah yang menjaga rumah.


Untung saja tidak di kunci Alena langsung bisa istirahat, kelihatan sekali rumah itu sepi.


Alena Melihat selimut dan bantal kamar nya berantakan seperti ada seseorang yang tidur di sana, sementara di tinggalkan tempat tidur nya itu rapi.


Hari pun semakin gelap, Alena menonton tv di luar, Sementara Arka baru saja pulang.


Dia keluar dari mobil nya menenteng tas kerja nya dam kelihatan sangat lesu.


Dia melihat pintu vila yang terbuka dia pikir Petugas yang sedang bersih-bersih di dalam.


Tiba-tiba dia melihat Alena yang Duduk santai di sofa.


Dia Fikir dia salah lihat Namun ternyata benar itu adalah Alena.


Alena menyadari jika Arka datang dia berdiri dan Tersenyum.


Dengan cepat Arka berlari dan memeluk erat tubuh Alena.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya. jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.

__ADS_1


like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***.


__ADS_2