Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 120


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Assalamualaikum kakak-kakak semuanya, maaf kan kesalahan Author yang sudah buat waktu perjalanan sampai dua jam, tapi Author sudah ganti kok jadi satu hari.


🙂


Akhirnya mereka sampai di kampung Alena, sebelum nya Alena sudah ngabarin keluarga nya bahwa dia pulang namun tidak bilang kalau pulang dengan Arka.


Mobil mewah Arka terparkir di depan rumah Alena.


Alena dan Arka serta supir dan pelayan ikut turun.


Alena mendekati keluarga nya yang sudah menunggu kedatangan mereka walau sudah sore mereka tetap menunggu Alena.


Alena menyalim kedua tangan orang tua nya Memeluk adik-adik nya.


Begitu juga dengan Arka mereka berkumpul di dalam rumah.


"Bagaimana kabar ibu dan ayah?" tanya Alena duduk di dekat ibu nya.


"Alhamdulillah, baik-baik saja!" ucap Dewi.


"Maaf yah Alena Sangat jarang mengabari Kalian!" ucap Alena.


"Tidak masalah bagi kami, yang penting kamu sehat dan bisa jaga diri sekarang kami sangat senang akhirnya kamu meluangkan waktu untuk bertemu dengan kami!" ucap Fasial.


"Oh iya Buk kenalin ini Mas Arka! Dia Bos Alena dan ini Supir serta ini adalah Bibi!" ucap Alena.


Arka hanya membalas dengan senyuman saja.


"Bapak tidak pernah bermimpi kalau pengusaha sukses ini mau datang ke rumah kami yang jelek ini!" ucap Fasial karena dia juga tau Arka.


"Ah Bapak bisa aja," ucap Arka.


"Pasti kalian sangat lelah ibu bikinib kopi sama Makanan dulu yah!" ucap Dewi. Namun Alena membantu nya dan ikut kedapur begitu juga dengan Pelayan.


Mereka menata Menata makanan di atas tikar.


Arka dan Fasial berbincang-bincang.

__ADS_1


Arka Menanyakan tentang kampung ini dan sejak kapan keluarga Alena tinggal di sini, mereka kelihatan sangat akrab seperti sudah lama kenal.


Setelah makanan tertata rapi di atas tikar mereka makan bersama.


Karena ada mobil dan rumah Alena ramai para warga ada yang berdatangan dan sangat lah heboh.


Namun karena sudah malam Faisal tidak enak dengan Arka dan Alena yang sudah capek namun harus meladeni pertanyaan-pertanyaan warga.


Akhirnya Faisal meminta para warga itu pergi.


"Ayah, Ibu! sebenernya Kedatangan kami ke sini mau ngasih tau pada ibu kalau aku sudah menikah dengan Mas Arka." ucap Alena.


Dewi dan Faisal terdiam.


"Iyah buk, Saya datang ke sini ingin meminta restu dari kalian sebagai orang tua Alena, saya butuh restu kalian akan menikahi Putri Bapak dan ibu!" ucap Arka.


"Ayah belum paham apa yang kalian maksud," ucap Faisal.


"Sekali lagi Alena minta maaf, selama ini telah membohongi kalian," ucap Alena.


"Kamu sudah berapa lama nikah sirih dengan Arka?" tanya Faisal dengan nada datar.


"Sudah hampir dua bulan Ayah!" jawab Alena.


"Saya akan menikahi putri Bapak secara resmi pak, memang kami salah Tapi saya akan mempertanggung jawabkan kesalahan yang kami buat!" ucap Arka.


"Bagi Bapak itu tidak masalah dari pada kalian berjina, tapi Bapak Sangat kecewa kenapa jika kalian sudah saling mencintai dan kenapa harus nikah siri, lalu bagaimana dengan keluarga kamu!" ucap Faisal.


"Keluarga saya sudah setuju pak, dan jika saya sudah dapat Restu dari kalian mereka akan datang berkunjung ke sini!" ucap Arka.


"Jujur saja Bapak dan Ibu tidak ada masalah namun kamu tau sendiri kan Alena dan keluarga nya bukan orang kaya, dan Alena masih kuliah, Bapak takut Suatu hari nanti ada yang tidak enak di dengar!" ucap Faisal.


"Saya tau itu pak, Saya menerima Alena dan keluarga nya apa adanya. Saya mencintai Alena!" ucap Arka dengan sungguh-sungguh.


Faisal Melihat ke arah Alena.


"Jika Arka adalah lelaki pilihan mu Ayah merestui nya, Ayah menginginkan masa depan yang baik untuk kamu, Ayah masih ingin kamu kuliah dan mencapai cita-cita kamu, namun jika kamu ingin menikah kami akan merestui nya!" ucap Faisal karena dia juga anak nya aman.


Alena tersenyum.


"Terimakasih banyak Ayah, Ibu!" ucap Alena.


"Dan buat kamu Arka! Bapak tidak perduli kamu pejabat tinggi pengusaha kaya, atau orang kaya, bapak tidak takut, bapak minta sama kamu jangan pernah membuat putri Bapak Sedih dan kecewa!" ucap Faisal pada Arka.

__ADS_1


"Baik Pak, saya akan memastikan kekhawatiran bapak tidak terjadi!" ucap Arka.


"Kamu mencintai putri saya?" tanya Faisal dengan nada tinggi pada Arka sehingga Arka sedikit takut.


"Iyah pak, saya mencintai Alena!" ucap Arka.


"Apa alasan nya, apa karena Alena cantik! kamu tau kan kalau kecantikan itu bisa hilang kalau sudah berumur!" ucap Faisal.


"Banyak alasan saya untuk mencintai putri Bapak, namun saya mencintai nya dari hati tanpa memandang apa pun!" jawab Arka walau sedikit grogi dia tetap harus tegas.


Alena tersenyum mendengar jawaban Arka.


"Aku yakin aku tidak salah untuk memilih mu untuk jadi imam ku!" batin Alena.


"Bapak belum percaya kata-kata kamu, kamu harus membuktikan kata-kata mu itu, kamu harus ingat Alena rela meninggalkan keluarga nya hanya untuk ikut dengan mu yang baru saja di kenal nya!" ucap Faisal.


"Bapak bisa tidak percaya sekarang dengan saya, namun saya akan membuktikan nya, kami hanya butuh Restu dan doa dari kalian!" ucap Arka.


"Bapak di sini akan terus mendoakan Kalian," ucap Faisal.


"Terimakasih Pak!" ucap Arka.


"Ya sudah kalau begitu ini sudah jam Sebelas malam, kita istirahat saja besok saja lanjut cerita nya!" ucap Faisal.


"Kamu tidur dengan Arka di kamar kamu saja yah nak!" ucap Faisal pada Alena.


"Baik Ayah!" ucap Alena.


Sementara Niko sudah tidur di pangkuan Alena, karena Niko lah yang paling dekat dengan Alena Adek bungsu nya.


Faisal hendak mengangkat Tubuh Niko dari Alena namun Alena melarang nya.


"Biar saja dia tidur dengan Alena Ayah, Alena jug sudah sangat rindu dengan nya!" ucap Alena.


"Ya sudah kalau begitu kami tidur duluan yah!" ucap Faisal dan Dewi. Mereka meninggalkan Alena dan Arka Serta Niko.


Sarah Adik Alena sudah tidur terlebih dahulu karena dia Besok hari sekolah.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


Terimakasih 🙏. S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S***


__ADS_2