Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 227


__ADS_3

Keesokan harinya Arka dan juga yang lain nya sudah sibuk di kantor.


"Permisi pak!" ucap Daniel yang baru saja masuk keruangan Arka.


"Ini berkas-berkas yang bapak minta! Mohon di periksa terlebih dahulu!" ucap Daniel.


Arka pun mengambil beberapa lembar kertas dari tangan Daniel.


"Oh iya apa Jeli sudah datang?" tanya Arka.


"Sedang dalam perjalanan pak, saya baru meminta Supir untuk menjemput nya!" ucap Daniel.


"Kerja Bagus! Ngomong-ngomong kemarin kalian tidak jadi ke proyek kenapa?" tanya Arka.


"Bu Jeli meminta untuk di ajak ke kebun binatang Pak!" jawab Daniel.


"Oohh baik lah, seperti nya Jeli akan lama di sini, selama dia di sini saya berikan tanggung jawab pada kamu, dan kamu akan mendapatkan gaji dan bonus yang setimpal!" ucap Arka.


Daniel terdiam.


"Kenapa kamu diam? Bukan nya kamu berniat akan membeli rumah!" ucap Arka.


"Iyah pak, tapi saya kurang percaya diri, Bu Jeli mungkin tidak nyaman dengan orang seperti saya!" ucap Daniel.


Arka tertawa kecil.


"Inti nya pelayanan dan tanggung jawab Serta sifat kamu yang membuat dia nyaman, saya ingin kamu bekerja seperti yang saya inginkan dan ingat jangan mengecewakan!" ucap Arka.


"Baik pak, kalau begitu saya mohon diri untuk melanjutkan pekerjaan!" ucap Daniel.


Daniel pun segera keluar.


Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore mitting sudah selesai terlihat jelas jika Arka sedang sibuk berbincang-bincang dengan pengusaha-pengusaha besar dan tamu nya.


"Selamat sore!" sapa wanita cantik yang kebule-bule an itu.


Daniel yang sedang minum sendiri di meja pun menoleh keb Arah wanita yang menyapa nya.


"Selamat sore Bu! Ada yang bisa saya bantu?" tanya Daniel dengan sopan.


"Ah tidak ada! Boleh saya ikut duduk?" tanya Jeli.


"Silahkan Bu!" ucap Daniel dengan ramah walau sebenarnya dia gugup.


"Gak nyangka banget yah, yang dulu nya pak Arka adalah anak manja dan juga kekanak-kanakan sekarang sudah jadi pemimpin dan pengusaha kaya!" ucap Jeli.


Karena umur nya lebih tua dari Arka.


Daniel hanya tersenyum saja.


Aris Melihat ke arah Daniel dan juga Jeli.


"Hmm seperti nya Bu Jeli tertarik dengan Daniel!" ucap Aris.


"Loe Ngomong sama siapa? Kaya orang gila aja Ngomong Sendiri!" ucap Rico.

__ADS_1


Walaupun dia masih baru namun Rico anak yang Barbar dia juga mudah Dekat dengan orang yang baru di kenal nya.


"Tuh lihat si Daniel! Menang banyak! Bisa-bisa nya dia di dekatin sama cewek blasteran seperti Bu Jeli!" ucap Aris.


Rico menoleh ke arah Daniel.


"Ck Ck Walau terlihat polos selera nya tinggi juga yah!" ucap Rico.


"Eh kita ngapain Sih, udah jelas kalau Daniel itu dekat dengan namanya Sarah wanita yang sangat cantik dan bohay Teman baik Bu Alena!" ucap Rico.


"Eh loe kok tau!" ucap Daniel.


"Yah gue tau lah, Daniel pernah cerita sama gue, namun saat ini mereka tidak saling kontekan, karena Daniel mau fokus dulu bekerja dan dia sedang menabung membeli rumah!" ucap Rico.


"Hmm sialan! Bisa-bisa nya dia cerita sama loe, sama gue tidak!" ucap Aris.


"Oh iya ngomong-ngomong Gimana dengan wanita cantik berjilbab dalam yang loe sebut teman itu!" ucap Rico.


"Aisyah?" tanya Aris menyakinkan.


"Ya iyalah, Siapa lagi wanita yang dekat dengan kamu berjilbab dalam seperti dia!" ucap Rico.


"Lo bisa nya kepo doang! Mendingan loe segera cari pasangan halalin biar gak ngepoin urusan orang aja!" ucap Aris.


Aris segera pergi dia akan pulang lebih awal.


"Hmm dia memang beragama namun tidak seperti diri ku yang bisa menahan hasrat!" ucap Rico membanggakan diri nya.


"Eh tapi ngomong-ngomong bukan nya aku menahan hasrat untuk tidak pacaran namun tidak ada yang mau!" ucap Rico pada diri nya sendiri.


Kelihatan sekali Daniel Sangat senang ketika Rico datang agar dia tidak lagi canggung.


Sementara Aris menuju ke kampus di mana tempat Aisyah jadi dosen.


Dan ternyata Aisyah sudah keluar dan berdiri di depan gerbang seperti menunggu seseorang.


Dia tersenyum melihat mobil putih yang berhenti di depan nya.


"Assalamualaikum kak!" salam Aisyah sambil masuk ke dalam mobil tidak lupa Aris menjawab nya dan tersenyum.


"Gimana mitting nya kak?" tanya Aisyah.


"Alhamdulillah semua nya lancar!" ucap Aris.


"Ngomong-Ngomong Besok kamu sibuk gak?" tanya Aris.


"Hmm Besok Aisyah akan ke rumah ibu," ucap Aisyah.


"Oohh," ucap Aris langsung sambil mengangguk-angguk kan Kepalanya.


Aisyah memerhatikan sifat Aris yang berbeda.


"Ada apa kak?" tanya Aisyah.


"Oh enggak kok, cuman nanya aja!" ucap Aris tampa menoleh ke arah Aisyah.

__ADS_1


"Hmm yakin nih kak? aku merasa ada yang ingin Kakak sampai kan!" ucap Aisyah.


"Besok rombongan anak kantor akan makan Siang di rumah pak Arka!" ucap Aris.


"Lalu?" tanya Aisyah.


"Aku ingin mengajak kamu, karena kakak gak mau saaydi sana pak Arka berfikir aneh-aneh dan juga kamu sudah tau kan kalau saya melihat Alena!" ucap Aris.


Karena Aris Sudah menceritakan semua nya pada Aisyah.


Aisyah sudah tau semua nya.


"Apa kakak belum bisa move on dari Alena?" tanya Aisyah.


"Sudah! Namun Kakak tidak enak saja dengan pak Arka dia sangat sensitif dengan aku!" ucap Aris.


Aisyah terdiam.


"Huff apa Kak Aris selalu mengajak aku hanya karena ingin jadi pelindung saja!" batin Aisyah sedih.


"Apa kamu tidak bisa meluangkan waktu mu sebentar?" tanya Aris.


"Hmm bisa kok kak, lagian Aku ke rumah ibu si saat malam dan akan menginap di sana!" ucap Aisyah.


"Makasih yah! Jam sebelas siang aku Akan menjemput kamu di apartemen," ucap Aris.


Aisyah hanya tersenyum saja.


"Kamu akan menginap di rumah Ibu mu, lalu bagaimana dengan ayah mu?" tanya Aris.


"Tidak perlu di pikirkan Kak, belakangan ini ayah sudah mulai mau menerima Aku lagi!" ucap Aisyah.


"Bagus deh, kakak senang mendengar nya, karena kakak tidak ingin melihat wajah murung mu itu di saat kita ketemu!" ucap Aris.


Aisyah pun tersenyum.


"Oh iya Bagaimana sebagai ucapan terima kasih kamu mau nemenin kakak besok, kakak akan membawa kamu ke cafe langganan Kakak," ucap Aris.


Cafe yang di maksud tidak jauh dari rumah Nya, di sana Aris menenangkan diri nya, dan juga terkadang dia menghabiskan waktu untuk membawa laptop nya dan bekerja di sana.


Tidak lupa Author Mengingat kan kepoin Karya baru Author.


"Majikan Yang Kejam" Mampir yah.


🥰🥰🙏🥰🥰


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2