
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,
Biar author tambah semangat lagi.
selamat membaca 🙂
Pak RT itu tersenyum.
"Bagus lah kalau begitu niat Nak Arka, Bapak akan memanggil penghulu untuk menikah kan kalian!" ucap pak RT.
"Terimakasih Pak!" ucap Arka.
Dua hari kemudian Tidak butuh surat-surat apa pun Karena mereka hanya menikah sirih.
Banyak warga yang memikir-mikir aneh namun Arka mengatakan jika ini semua karena dia tidak ingin ada salah paham karena di a berniat akan sedikit lama tinggal di sini.
Warga pun mengerti dan selama acara kecil-kecilan itu Tidak ada yang boleh bawa Handphone atau pun mengabadikan momen itu.
Hari pun semakin sore Semua para tamu Sudah keluar dari rumah itu tempat Mereka di nikah kan.
Sekarang Mereka Sudah sah di mata Agama namun belum di Akui di Mata negara.
"Cie-Cie Alena udah nikah! selamat yah," ucap Tia yang belakangan ini sangat kompak dengan Alena.
Alena tersenyum malu, sementara Arka sedang asyik berbincang-bincang dengan Pak RT dan Buk RT.
Tidak beberapa lama mereka pun pamit pulang.
Tinggal lah Arka dan Alena di rumah itu.
Arka Melihat ke arah Alena yang terdiam sambil duduk di atas tikar.
Arka ikut duduk di depan Alena dia mengambil tangan Alena.
"Maafkan aku yah, Aku bisa menikahi kamu secara seperti ini," ucap Arka.
Alena tersenyum.
"Gak apa-apa kok, Justru aku sangat senang akhirnya aku bisa bersatu dengan kamu!" ucap Alena mengelus pipi Arka.
Arka pun mencium kening Alena.
Namun tiba-tiba Arka menatap serius dan bola mata yang berbinar-binar.
Seketika Alena merinding tiba-tiba dia menjauh dari Arka.
"Jujur saja aku belum siap! aku belum mau karena ini kuliah ku tidak selesai!" ucap Alena.
Arka pun tersenyum nakal.
"Plis lah sayang! aku mohon! aku sudah sangat merindukan nya!" ucap Arka dengan nada menggoda.
Alena perlahan mundur dan langsung masuk ke kamar.
__ADS_1
Arka yang melihat itu pun tersenyum manis karena merasa berhasil mengerjai istri nya itu.
Arka pun menyusul Alena ke kamar.
"Kamu mau ngapain?" tanya Alena yang sedang membersihkan kasur.
"Aku mau tidur lah, kamu lupa sekarang aku sudah suami kamu!" ucap Arka.
Entah mengapa tiba-tiba saja Alena takut melihat Arka karena takut dua macem-macem pada Alena.
Alena pun masuk ke kamar mandi untuk mandi Dan tidak lupa membawa baju ganti dan Handuk.
Tidak beberapa lama dia pun keluar dan Handuk di kepala nya.
"Kamu mandi lah!" ucap Alena pada Arka yang Masih asik dengan laptop nya.
Arka Melihat ke arah Alena dia pun berdiri dan mendekati nya.
"Kamu lebih segar sekali setelah mandi sayang!" bisik Arka ke telinga Alena.
"Gak usah aneh-aneh deh, pergilah mandi! kamu sangat bau," ucap Alena mendorong Dada bidang Arka.
"Auh!" rintih Arka sambil memegang Dadanya.
"Kamu Tampa sengaja telah mengoda ku Alena!" ucap Arka dengan nada serak dan mencolek dagu Alena.
Alena semakin menjauh dari Arka dia sudah terjebak di situasi itu.
Alena sudah tersandar ke Meja.
"Aku mohon mengerti lah aku belum siap," ucap Alena sambil menutup mata nya.
Arka menghembuskan nafas kasar.
"Kamu masak lah! aku sangat lapar, Makanan catering tadi kurang enak!" ucap Arka sambil membuka handuk Alena dari Kepalanya.
Alena membuka mata nya.
"Kenapa harus handuk aku? kamu ada handuk di lemari, apa mau aku ambilkan?" tanya Alena dengan perasaan canggung sangat beda dari biasanya.
"Tidak perlu! handuk kamu lebih nyaman!" ucap Arka mencium kening Alena dan segera masuk ke kamar mandi.
Alena tersenyum dan salting.
tidak ingin berlama-lama Alena pun masuk ke dapur untuk memasak.
Setelah Arka Selesai mandi dia pun langsung menyusul Alena ke dapur.
"Hmm seperti nya enak nih, aku jadi lapar!" ucap Arka dan duduk di meja makan.
Walaupun di desa rumah peninggalan Nenek nya itu tidak beda jauh fasilitas nya dengan di rumah nya Sangat lengkap, walaupun tidak semahal dan sebagus milik Arka.
"Kamu Pakai lah dulu baju, bagaimana bisa kamu makan tidak memakai baju!" ucap Alena sambil meletakkan makanan di atas meja.
__ADS_1
Namun Arka tidak Menggubris nya dia memilih untuk mengisi perut nya yang sangat lapar.
Setelah selesai makan dia pun menyusul Alena ke kamar dan ternyata Alena sedang mengerjakan Tugas kuliah nya.
"Besok kita akan pergi juarah!" ucap Arka sambil duduk di pinggir kasur mengahadap ke arah Alena yang belajar di atas meja.
"Baiklah, tapi malam ini harus mengerjakan tugas dulu!" ucap Alena.
Karena dari Tiga hari yang lalu mereka belum jadi Jiarah semua nya sibuk dengan urusan nikahan.
Arka terdiam dia memerintahkan Alena.
Dia berdiri dan tiba-tiba mengangkat tubuh Alena.
Alena sangat terkejut dia ingin turun namun Arka membawa nya ke kasur.
"Aku masih ada tugas, Kamu jangan gini dong!" ucap Alena.
"Ini hari pernikahan Kita, masa iya kamu mau sibuk dengan kertas-kertas itu, aku malam ini berdamai dengan kasur dan juga ingin merasakan pertama kali bagaimana rasanya tidur dengan perempuan yang baru saja aku halalkan, " ucap Arka sambil ikut naik ke kasur.
Alena terdiam.
Arka pun memeluk Alena dan membaringkan tubuhnya di kasur.
"Aku sangat bahagia hari ini, walau Tampa bisa kujelas kan intinya aku sangat beruntung memiliki kamu!" ucap Arka.
Alena pun tersenyum dia pun membalas pelukan Arka.
Arka pun tersenyum ketika Alena memeluk nya untuk pertama kali.
Namun Arka melepaskan pelukan dan naik ke tubuh Alena.
dia menahan kedua tangan Alena di samping telinga Alena.
Arak tidak bisa lagi menahan hasrat nya dari tadi karena Alena sangat lah mempesona di Mata nya.
Dia pun mencium bibir Alena pelan dia merasakan tidak ada penolakan dari Alena dia pun dengan semangat memainkan bibir tipis Seksi milik Alena.
Alena juga mulai membalas nya dan Arka sekarang sudah membuka baju Alena namun Tiba-tiba Alena mendorong tubuh Arka saat baju dan bra nya berhasil di buka oleh Arka.
Arka tersenyum dan mencium dada Alena.
"Aku paham kok, aku tau kapan aku akan menagih hak aku pada mu dan kamu tidak bisa lagi menolak nya!" ucap Arka sambil tersenyum.
Dia pun langsung memeluk tubuh Alena dan mulai tertidur Tampa melepaskan Alena dari tangan nya.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Terimakasih 🙏***
__ADS_1