Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 86


__ADS_3

Like , komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Alena terdiam sambil mencerna apa yang di sampaikan oleh Aris.


"Dia meminta kamu untuk mengunjungi nya besok!" ucap Aris lagi.


"Besok saya ada ujian pak, dan juga ada praktek!" Jawab Alena.


"Baik lah kalau begitu, jika kamu ada waktu luang pergi lah kunjungi pak Wijaya!" ucap Aris. Alena pun menginyakan.


"Ngomong-ngomong kamu tidak perlu berbahasa formal sama aku," ucap Aris.


"Loh kok gitu pak, saya sudah nyaman seperti ini," ucap Alena.


"Kamu Panggil aku Kakak saja, dan aku akan memanggil ku nama!" ucap Aris, Alena tidak ingin debat dia pun menginyakan.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di rumah Alena. Mata Aris langsung tertuju pada Mobil Arka yang terparkir di depan rumah Alena.


"Loh bukannya itu mobil Tuan muda!" ucap Aris memasang wajah bingung. Sama hal nya dengan Alena karena di a tidak menyangka kalau Arka akan pulang ke rumah nya.


Yang sekarang dia takut kan bukan status Hubungan Mereka di ketahui Aris bahkan yang dia takutin adalah kesalah pahaman Arka karena pulang di antar oleh Aris.


"Seperti nya ada urusan pekerjaan Kak!" jawab Alena.


"Oohh ya udah kalau gitu Kakak pulang dulu yah," ucap Aris Tampa turun dari mobil.


"Iyah kak, makasih yah!" ucap Alena, Aris pun segera pergi dari depan rumah Alena.


"Huff, untung saja Mas Arka tidak melihat nya!" Batin Alena sambil berjalan ke arah teras rumah.


Alena masuk mencari keberadaan Arka dan ternyata Arka sedang duduk di ruang tamu.


"Kenapa kamu pulang dengan Aris dan melarang supir mengantarkan kamu?" tanya Arka saat Alena Berdiri di depan pintu.


"Aku lagi tidak ingin naik mobil dan memesan Ojek online!" ucap Alena.


"Kamu pulang dengan Aris! bukan dengan ojek online!" ucap Arka lagi.


"Ada sedikit yang harus di sampai kan oleh pak Aris dan dia menawarkan diri untuk mengantar kan aku pulang!" jawab Alena.


"Sudah beberapa kali aku bilang sama kamu jangan dekat-dekat dengan Aris!" ucap Arka.

__ADS_1


"Kamu kenapa sih Mas, aku sama pak Aris kan hanya dia antar pulang!" ucap Alena sedikit Kesal karena Arka seakan Marah pada nya.


"Aku suami mu jadi aku berhak untuk melarang mu!" ucap Arka.


"Oohh Suami! Ini apa!" ucap Alena sambil menunjuk kan video yang ada di handphone nya.


Arka pun melihat nya.


"Kamu dapat dari mana video ini?" tanya Arka.


"Kamu tidak perlu tau aku dapat dari mana, cuman aku kecewa sama kamu mas, sudah berapa kali kamu janji gak akan minum alkohol lagi dan mabuk, namun nyatanya apa!" ucap Alena Marah.


"Aku hanya minum sedikit, aku juga hanya minum dengan paman Sam," ucap Arka mencoba membela diri.


"Aku tidak perduli kamu minum dengan siapa! aku sangat kecewa janji kamu ke aku tidak kamu tempati!" ucap Alena.


"Aku minta maaf, aku tidak enak untuk menolak ajakan paman Sam!" ucap Arka.


"Sudah lah, percuma saja kamu mau belajar agama dan juga hidup sama aku kalau kamu tidak bisa menghargai aku!" ucap Alena mengambil handphone nya dari tangan Arka dan segera naik ke atas dan masuk ke kamar nya.


Arka terdiam mencoba mencerna kata-kata yang di keluarkan oleh Alena pada nya, kata-kata itu seakan menampar nya.


Dia sekarang merasa bersalah.


"Sayang! sayang! aku mohon aku minta maaf, aku tidak akan mengulangi nya lagi!" ucap Arka terus melangkah menaiki tangga.


Namun setelah sampai di atas Alena segera menutup pintu kamar nya dan mengunci nya.


Arka mencoba mengetuk nya ternyata Alena tidak merespon nya.


"Aku minta maaf Alena!" itu lah kata-kata yang keluar dari mulut Arka di balik pintu Alena.


"Aku mohon buka pintu nya, aku nyesal! aku gak akan mengulangi nya lagi!" ucap Arka sambil memukul-mukul pintu kamar.


Alena di dalam kamar yang mendengar itu pun semakin kesal.


Siapa sih yang tidak kesal Arka sudah berjanji tidak akan mabuk lagi namun di ingkari dan gampang nya dia marah seakan-akan menuduh Alena dekat dengan Aris.


Dan yang bikin Alena kesal adalah karena dia merasa di cuekin oleh Arka seharian.


Chat saja tidak ada di balas di kantor saja mereka tidak ada ketemu karena biasanya Arka lah yang datang ke ruangan Alena.


"Kamu sekali-kali harus di kasih pelajaran mas, biar kamu bisa berfikir!" Batin Alena masuk ke kamar mandi untuk mandi dan melaksanakan sholat.


Arka duduk di depan pintu kamar Alena.

__ADS_1


"Kalau aku tau Alena bakalan marah seperti ini aku tidak akan pergi ke bar itu!" batin Arka mengusap kasar wajah nya.


"Tapi siapa yang berani mengirimkan video itu pada Alena! awas aja kalau sempat aku tau, dia harus siap untuk aku kasih pelajaran!" ucap Arka Marah.


Alena sudah selesai sholat tiba-tiba dia teringat Arka.


"Apakah dia sudah sholat!" Batin Alena.


"Ah sudahlah tidak perlu aku memikirkan nya!" ucap Alena menepis fikiran nya.


Alena membaringkan tubuhnya di kasur dan segera Istirahat karena hari ini sangat lelah dan juga besok ada praktek dia harus mengumpulkan tenaga dan juga fikiran yang tenang.


Keesokan harinya Tepat jam Lima shubuh Alena segera mandi dan mengambil air wudhu untuk sholat.


Namun sebelum sholat dia merasa tenggorokan nya kering dia memilih untuk mengambil air minum ke dapur.


Alena dengan lilitan handuk di dada pun berjalan ke arah pintu.


Saat membuka pintu dan terkejut nya dia melihat Arka yang tidur duduk di depan pintu nya.


"Alena! akhirnya kamu membuka nya, kamu gak marah lagi kan sama aku!" ucap Arka dengan suara serak nya.


"Kamu ngapain di sini mas, ini sudah shubuh kenapa kamu belum pulang?" tanya Alena.


"Aku gak mau pulang kalau kamu Masih Marah!" ucap Arka.


"Udah deh mas gak usah lebay mendingan sekarang kamu pulang!" ucap Alena meninggalkan Arka di depan pintu dan turun ke lantai bawah.


"Alena! aku minta maaf, apa kamu masih marah sama aku!" ucap Arka Mengikuti langkah Alena ke bawah.


Arkanja sakan.



Alena Zahra



...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2