
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,
biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
Ya jelas saja dia mengingat waktu dia senang-senang dengan teman-teman nya dan juga dua perempuan yang terus-menerus mencumbui nya sehingga sampai ke ranjang, dan setelah itu Dia melemparkan uang ke wajah perempuan yang tertidur lemas di kasur itu.
Namun tiba-tiba dia mengingat wanita yang benari menolak nya, karena sebelumnya tidak ada kata-kata penolakan di hidup Arka.
"Wanita itu!" Batin Arka.
Dia mengingat semuanya apa yang telah dia lakukan pada Alena.
Arka lari keluar kamar nya dan langsung masuk ke kamar Alena, namun kamar Alena kosong tidak ada penghuninya dan tempat tidur pun sudah tertata rapi.
Sementara di tempat lain Alena baru saja sampai di rumah nya, dia pergi diam-diam tanpa pamit pada siapapun, dia membawa sebagian barang-barang nya yang penting yang sempat dia bawa ke rumah Tuan muda nya itu.
Sepanjang malam dia teringat Terus kejadian yang menimpanya dia hanya tidur satu jam saja Namun dia bangun lagi dan menangis.
Wajar saja dia trauma karena itu pertama kali nya dia perlakuan seperti itu di Sentuh laki-laki yang bukan mahram nya saja dia tidak pernah selama sebelum kenal dengan perusahaan Shengu.
Walaupun dia tidak memakai jilbab dia sangat menjaga jarak dengan laki-laki yang bukan mahram nya, dan juga sholat Lima waktu serta rajin membaca Alquran.
Dia langsung ke kamar mandi nya untuk mandi, dia memerhatikan diri nya di kaca kamar mandi nya mata nya sudah sembab.
Alena pun berniat ingin berhenti kerja jadi pembantu pribadi Arka dan kembali kerja normal seperti biasa, dan uang yang di terima nya, dia perlahan akan mencicil nya.
"Ya Allah cobaan apa yang kau berikan padaku, apa salahku," ucap Alena sambil mengguyur tubuhnya dengan Air.
"Bik! Bibi!" teriak Arka setelah keluar dari kamar Alena.
"Iyah tuan! ada yang bisa Saya bantu?" tanya Pelayan yang sudah menunduk kan Kepalanya takut.
"Mana Wanita itu?" tanya Arka.
"Tadi non Alena pergi begitu saja tuan, kami Bertanya Namum dia tidak ada menjawab nya," ucap Pelayan itu apa adanya.
"Sudah berapa lama dia pergi?' tanya Arka.
"Sekitar Satu jam yang lalu tuan!" jawab Pelayan.
"Dasar perempuan tidak tau di untung! dan tidak punya sopan santun!" ucap Arka sangat Marah.
Pelayan itu pun pergi karena takut melihat kemarahan Arka.
__ADS_1
Arka mengingat kembali Alena yang menangis di genggaman Arka dan juga Arka yang menjambak rambut nya.
Dia melihat ke arah jari-jari dan telapak tangan nya.
"Sial!" ucap Arka menumbuk Pintu kamar Alena.
Dia pun segera mandi dan berangkat ke perusahaan untuk mencari keberadaan Alena.
Namun setelah sampai di kantor dia langsung ke ruangan Alena namun tidak ada, dia menanyakan kepada karyawan yang dekat dengan Alena.
"Biasanya kalau hari Rabu seperti ini, bu Alena Datang jam sebelas lewat pak." Jawab Karyawan yang kebetulan lewat.
"Oohh, terimakasih!" ucap Arka dan kembali ke ruangan nya.
Namun tiba-tiba Aris datang mengetuk pintu ruangan Arka.
"Permisi Pak! saya akan membaca kan jadwal bapak hari ini!" ucap Aris, Aris akan memanggil Arka di luar dengan panggilan tuan, dan jika di dalam kantor akan di panggil bapak seperti karyawan lainnya.
"Loh kok kamu yang membacakan nya, di mana Wanita itu?" tanya Arka.
"Maaf pak, Bu Alena kurang enak badan! bukan nya dia di rumah bapak!" ucap Aris.
Karena Alena pamit tidak masuk pada Aris dan minta tolong mengganti kan nya hari ini.
Aris pun membaca kan jadwal Arka dan yang akan menggantikan Alena sementara adalah Aris.
Alena kelihatan sangat tidak baik-baik saja, walau dia mengatakan dia hanya demam Biasa saja.
Sarah Pun tidak banyak Tanya. dia hanya bisa memijit-mijit badan Alena.
"Sarah!" Panggil Alena dengan suara sangat lemas.
seakan tidak berdaya.
"Ada apa Alena? aku bisa bantu apa?" tanya Sarah.
"Aku tolong buat surat pengunduran diri di laptop ku," ucap Alena.
"Loh! pengunduran di mana?" tanya Sarah.
"Kamu lakukan saja, biar aku kasih tau cara nya!" ucap Alena.
Sarah pun mengikuti nya dan dia pun mengambil laptop. dan mengikuti kata-kata Alena.
Dari penulisan yang ada di Laptop pun sedikit Sarah mengerti dia pun tidak ingin banyak tanya.
__ADS_1
Setelah selesai Alena mengirimkan ke Gmail milik Wijaya.
Setelah dia istirahat.
Karena hari semakin sore Sarah ada jam kuliah dia pun pamit pada Alena dan akan datang lagi, alena pun menginyakan.
Jam sudah menunjukkan pukul Lima Sore Arka kembali ke rumah nya.
Sementara Aris dan Wijaya datang ke rumah Alena karena Wijaya sudah mendapat Gmail dari Alena.
Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di rumah Alena.
Mereka memencet tombol Bel yang ada di depan pintu Namun tak kunjung di buka.
Alena yang sedang berbaring mendengar bel yang tak kunjung berhenti Berbunyi dia pun perlahan turun dari tempat tidur nya.
Berdiri saja dia sangat pusing dan rasa nya tidak berdaya.
namun dia harus segera melihat siapa yang menekan bel nya, karena mendengar bel berbunyi Kepalanya semakin sakit.
Dia membuka pintu dan melihat Aris serta Wijaya yang berdiri di depan pintu nya.
Aris dan Wijaya memerhatikan Alena yang kelihatan sangat pucet dan sangat lemas.
"Pak Wijaya! masuk dulu pak, maaf saya telat buka nya!" ucap Alena.
Wijaya dan Aris pun masuk dan duduk di ruang tamu.
"Saya buatkan teh dulu yah pak!" ucap Alena.
"Tidak perlu! biar saya saja kamu duduk lah, berdiri saja kamu mau jatuh!" ucap Aris dan berjalan ke arah dapur.
"Saya sudah baca Gmail dari kamu, dan juga saya sudah tau apa yang terjadi tadi malam dari Aris!" ucap Wijaya.
Alena pun terdiam. justru dia senang akhirnya pak Wijaya tau Tampa dia susah-susah menjelaskan apa alasan nya.
"Saya gak tau harus ngomong apa lagi, justru saya malu pada kamu, karena sifat anak saya!" ucap Wijaya.
"Saya yang minta maaf Pak, kalau masalah uang yang saya pinjam saya akan mencoba mencicil nya," jawab Alena.
...----------------...
Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada ***saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak yah.
__ADS_1
Terimakasih 🙏***