Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 215


__ADS_3

Namun Dirga terbangun karena mendengar suara seseorang membuka pintu.


"Eh Alena! Maaf Kakak ketiduran!" ucap Dirga.


Alena tersenyum.


"Kakak di panggil oleh mas Arka!" ucap Alena.


Dirga menginyakan dan keluar dari kamar Tania.


Kamar itu memang tidak di tempati oleh Tania di malam hari Namum di siang hari Tania akan tidur di sana.


"Bagaimana dengan Tania?" tanya Arka.


"Humm, dia sudah tidur siang!" ucap Dirga.


Dirga duduk di samping Arka.


"Makasih banyak yah karena kamu dan juga pak Wijaya akhirnya aku bisa bertemu dengan anak yang selama ini aku rindukan!" ucap Dirga.


"Abang santai saja! Abang juga sudah banyak membantu saya!" ucap Arka.


"Lalu bagaimana selanjutnya?" tanya Arka.


"Aku Masih ingin lebih lama dengan putri ku, namun aku harus pulang ke Bandung karena ibu ku sakit!" ucap Dirga.


"Apa Abang akan membawa Tania? Lalu bagaimana dengan Kafe Abang?" tanya Arka.


"Masalah Cafe bisa di tangani oleh sekretaris ku, kalau Tania aku tidak enak dengan kamu dan juga istri mu, seperti nya kalian sudah sangat dekat dengan Tania dan juga Tania tentu nya tidak akan mau!" ucap Dirga.


Arka tersenyum.


"Jujur saja bang, Tania adalah anak yang sangat baik dan tentunya orang yang mengenal nya pasti sangat menyanyangi nya, saya juga tidak ingin Tania kemana-mana! Namun ada yang lebih berhak yaitu adalah Abang!" ucap Arka.


Dirga mengangguk-angguk.


"Abang merasa sangat tidak berhak atas Tania, bahkan Abang bukan lah Ayah yang baik untuk Tania!" ucap Dirga.


"Jangan pernah berfikir seperti itu bang, selama ini Tania selalu bilang kalau dia ingin sekali bertemu dengan Ayah nya!" ucap Arka.


"Aku tidak percaya diri! Bahkan aku sangat merasa bersalah!" ucap Dirga.


"Itu wajar saya bang, tapi Abang harus tau kalau Tania di usia muda seperti itu tentu nya harus mendapatkan kasih sayang seorang ayah," ucap Arka.


"Lo benar bro. Tapi aku mohon jangan pernah langsung jujur pada nya kalau aku adalah Ayah nya, perlahan aku Akan mengambil hati nya dan akan lebih dekat lagi dengan ku, agar dia bisa menerima Ayah nya ini!" ucap Dirga.

__ADS_1


"Semangat bang!" ucap Arka sambil tersenyum.


Dirga pun tersenyum.


Mereka pun berbincang-bincang asik di luar.


Sementara Alena memerhatikan wajah Tania.


"Tante yakin kamu adalah anak yang kuat, kamu anak yang sangat ceria! Jangan mudah menyerah yah nak, Tante percaya sama kamu!" ucap Alena sambil mencium kening Tania. Dia pun segera keluar.


Keesokan harinya Tania, Arka dan juga Alena berkumpul di ruang tamu karena Dirga akan berangkat.


"Anak cantik! Om berangkat dulu yah, selama om di Bandung kamu jangan melupakan om yah!" ucap Dirga sambil mencubit pipi Tania.


"Bagaimana Aku bisa lupa sama om baik, bahkan saat ini aku tidak ingin om pergi!" ucap Tania.


Arka dan juga Alena tertawa kecil sementara Dirga mendengar kata-kata itu sangat senang dia mengendong Tania.


"Turun kan Tania om, nanti baju om bisa kotor dan kusut!" ucap Tania.


"Om tidak akan Lama di sana, om akan segera kembali dan mengajak Tania bermain lagi!" ucap Dirga.


Setelah selesai berpamitan Dirga pun berangkat.


Arka dan Alena yang mau masuk ke rumah namun tiba-tiba ada mobil berhenti di depan rumah nya.


Daniel di sambut hangat.


Arka hari ini langsung menjelaskan semuanya pada Daniel apa saja tanggung jawab nya di kantor dia juga meminta Aris datang ke rumah nya setelah pulang dari kantor.


Pada malam hari pria tampan-tampan itu Masih Sangat sibuk di ruang tamu dengan surat-surat di meja.


"Hmm Om-om ganteng ini semua lagi apa?" tanya Tania yang baru saja turun dengan Alena.


"Wah Tania udah cantik aja nih! Sini Duduk dekat o-om!" ucap Arka.


Tania tersenyum dia pun mendekati Arka.


"Hmm Wangi banget nih!" ucap Arka sambil mencium punggung Tania.


"Om ganteng! Kenapa Sudah mau malam seperti ini masih tetap saja bekerja!" ucap Tania.


"Ini harus di selesaikan sekarang juga sayang! Anak kecil tidak Akan paham, lebih baik Tania temanin om-om ganteng ini di sini!" ucap Arka menggoda Tania.


"Hmm Tadi Bibi di dapur sudah masak banyak, bagaimana kalau om tampan dan juga om-om ganteng ini Makan malam dulu setelah itu baru kerja lagi!" ucap Tania.

__ADS_1


"Hmm kedengaran nya menarik tuh, perut om juga sudah sangat lapar, badan sudah sangat pegal!" ucap Aris.


"Tuh kan om, pasti nya mereka sangat capek." ucap Tania.


"Hmm ya udah makan lah terlebih dahulu, om belum lapar!" ucap Arka.


Mereka pun makan siang meninggalkan Arka di ruang tamu sendiri sepanjang pekerjaan Arka tidak mengunyah cemilan yang ada di atas Meja.


"Ini sudah mau magrib mas, kenapa kamu masih sangat sibuk," ucap Alena sambil duduk di samping Arka


"Eh kamu sayang! Kamu tau sendiri kan sekarang kan kalau perusahaan sedang lagi naik dan ini semua harus selesai malam ini!": ucap Arka..


"Iyah mas aku tau, sebaiknya jangan terlalu melalaikan kewajiban kamu!" ucap Alena dan segera pergi.


Arka menoleh ke arah Alena yang sudah pergi karena dia tidak tau apa yang di maksud istri nya itu.


Keesokan harinya Singkat cerita saja perusahaan sudah mendapatkan sekretaris yang jauh lebih baik.


Dan kali ini sekretaris nya bukan perempuan, Arka merasa dari semua penilaian yang dia terima cukup lah memuaskan nya.


Nama nya Vano. Dia lebih tua dari Arka namun dia masih lajang dia masih terlihat tampan dan gagah.


Enam bulan kemudian.


Hari semakin ni adalah acara ketujuh bulan kehamilan Alena yang semakin hari semakin besar.


Dan semua keluarga besar dari Alena dan juga Arka Sudah berkumpul di rumah Arka.


Dan banyak juga orang di sana.


Tidak berlangsung lama acara pun di mulai, Alena mulai di mandi kan.


Sementara Arka yang mau bergantian menuangkan Air ke badan istri nya itu tiba-tiba saja pergi menjawab telepon.


Lalu dia kembali ke dekat Alena.


Alena hanya diam saja karena belakangan ini Arka Sangat sibuk dengan pekerjaan nya sehingga Alena merasa terabaikan namun di saat dia menuntut waktu Arka. Suami nya itu malah marah balik dan meminta pengertian Alena.


**Terimakasih sudah mau mampir.


Buat kalian yang mau baca novel Author ini sampai sekarang makasih banyak.


Maaf yah mungkin alur atau cerita nya Terlalu berbelit-belit,


tapi Author bisa nya seperti ini**.

__ADS_1


...----------------...


Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan y


__ADS_2