Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 169


__ADS_3

Arka turun dari kasur mencari jaket dan memasang celana panjang dan langsung keluar dari kamar.


"Loh Tuan muda mau kemana?" tanya ketua Pelayan.


"Saya ada urusan sebentar, suruh supir menyiapkan mobil!" ucap Arka.


Pelayan tidak berani membuka mulut lagi dia segera melaksanakan perintah Arka.


Arka dengan badan lemas Wajah pucat tidak bertenaga dia turun dari lantai atas ke bawah.


Namun setelah sampai di bawah tiba-tiba dia terjatuh dia tidak bisa menahan keseimbangan nya lagi kepala nya sangat pusing.


Untung saja dia tidak pingsan pelayan kembali membawa dia ke kamar.


"Seketika badan ku tidak berdaya, apa ini adalah karma karena aku terlalu jahat pada istri ku sendiri, baru kali ini aku merasakan sakit yang sangat menyiksa badan ku!" batin Arka.


Dia melihat foto pernikahan nya yang terpajang di dinding kamar nya.


"Gimana keadaan kamu sekarang! Bagaimana dengan anak kita!" Batin Arka.


"Karena sifat yang terlalu egois ini aku harus merasakan kesusahan dan penyesalan, entah mengapa aku tidak bisa mengontrol emosi ku belakangan ini tapi percayalah Alena saat ini aku butuh kamu, aku merasa hampa aku menyesal!" ucap Arka perlahan air mata nya mulai keluar.


"Sudah hampir satu tahun kita menikah, awal nya semua baik-baik saja namun karena aku kamu harus tersiksa dan Maaf kan aku telah mempermainkan hati mu!" ucap Arka.


Dia mengingat semua dia marah pada Alena dia mencoba membuka hati dengan wanita lain, Mengabaikan Alena.


Arka Mengingat itu seakan malu untuk menunjukkan dirinya di hadapan Alena.


Namun saat ini dia tidak bisa tinggal diam, Mengingat keadaan Alena kurang baik dan juga dia sedang hamil Arka tidak membiarkan Alena jauh dari Nya dan dia akan memperbaiki semua nya.


Arka lagi-lagi mencoba untuk bangun memaksa kan tubuh nya.


Dia segera menuju penginapan Alena di antar oleh supir dengan wajah pucet badan Lemas kepala yang pusing dia memaksa kan nya terus untuk kuat.


Setelah sampai di hotel Alena dia menuju kamar yang berikan oleh orang suruhan nya tadi.


Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore Arka menekan bel kamar Alena namun tak ada juga respon dari dalam.


"Cari Siapa yah pak?" tanya Klining servis yang dari tadi memerhatikan Arka yang menekan bel.

__ADS_1


"Perempuan yang di kamar ini kemana yah?" tanya Arka.


"Oohh wanita itu, dia baru saja Chek-out dari hotel ini!" ucap perempuan itu.


"Loh bukannya dia menyewa hotel ini dua hari kedepan!" ucap Arka.


"Kalau itu saya kurang tau pak, bisa tanyakan langsung ke resepsionis nya ada di lantai bawah!" ucap Klining servis itu dan segera pergi melanjutkan pekerjaan nya.


Arka melihat ke arah pintu kamar Alena.


Dia sudah sangat lemas harus cari Alena lagi ke mana, karena dia telat sedikit saja untuk menemui Alena.


Arka segera turun ke bawah dan menanyakan langsung ke resepsionis dan ternyata benar Alena baru saja pergi.


Arka bertanya kenapa Alena cepat pergi sementara dia menyewa hotel dua hari resepsionis pun tidak tau apa alasan nya Alena cepat pergi.


Arka tidak mendapat informasi apa pun dia pun keluar dari hotel itu.


"Terimakasih yah mbak!" ucap Alena pada resepsionis itu yang sudah dia bayar untuk membantu nya mengatakan kalau dia sudah pergi dari hotel ini.


Begitu juga dengan Klining servis itu, karena Alena tau Arka datang di waktu dia memesan makanan di restoran kafe hotel dan tidak sengaja melihat Arka turun dari mobil walau Pakai topi kaca mata dan Jaket Alena masih mengenal nya.


"Iyah mbak!" jawab resepsionis itu Alena pun kembali ke kamar nya.


"Maaf yah Mas, kali ini aku belum bisa bertemu dengan kamu jika bertemu dengan kamu sama saja menambah sakit di hati ku!" Batin Alena.


Sementara Arka yang belum Pergi dari hotel dia tidak sengaja melihat Alena yang berbicara dengan resepsionis.


Arka Seakan mengerti apa maksud Alena telah membohongi nya.


"Aku mengerti kamu kenapa membohongi aku Alena! Aku tau perlakuan aku sama kamu terlalu sakit tidak mudah untuk kamu Maaf kan sehingga kamu menghindari aku dengan cara seperti ini!" batin Arka.


Antara mau menyusul Alena dan pulang Arka Sangat ragu, kalau dia menyusul Alena tentunya Alena tidak mau bertemu dengan nya tapi dia sangat ingin jumpa dan meminta maaf dan berjanji pada dirinya dan Alena kalau dia akan berubah.


Banyak rasa penyesalan di hati nya.


Dia merasa dia harus memperbaiki semua nya dan tidak bisa di biar kan dia adalah laki-laki harus berani mengakui kesalahannya dan bertanggung jawab.


Arka dengan semangat dia masuk lagi ke hotel itu namun tiba-tiba resepsionis menahan nya tidak mengijinkan naik ke atas.

__ADS_1


"Maaf pak ada yang bisa kami bantu?" tanya resepsionis itu basa-basi.


Arka menoleh ke arah resepsionis itu yang seperti nya sengaja melarang nya naik ke lantai atas.


Arka membuka topi dan masker dan kaca mata nya.


Tiba-tiba resepsionis perempuan itu menunduk.


"Maaf pak saya tidak tau kalau itu adalah Bapak!" ucap perempuan itu.


Arka langsung meninggalkan perempuan itu dan berjalan ke arah kamar Alena.


Setelah di depan pintu dia menekan bel tidak waktu lama Arka berdiri di sana pintu sudah di buka.


Alena terkejut melihat Arka yang menekan bel kamar nya.


Arka langsung menarik tangan Alena dan menahan pintu agar tidak di tutup oleh Alena.


"Ngapain kamu ke sini mas?" tanya Alena.


"Aku tau kamu masih Marah sama aku, tapi ku mohon kali ini dengar kan aku!" ucap Arka.


Namun Alena melepaskan genggaman Arka dari tangan nya.


"Kenapa tangan dan wajah mas Arka Sangat pucet yah!" Batin Alena.


"Aku minta maaf Alena! Aku tau aku salah aku terlalu egois aku minta maaf mulai dari sekarang aku janji akan berubah asal kamu jangan menghindari aku seperti ini!" ucap Arka.


"Aku lagi ingin sendiri mas!" ucap Alena dengan nada dingin.


,,


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya. Jika ada saran tulis di kolom komentar ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Biar author tambah semangat lagi.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***


__ADS_2