
Sarah dan Daniel pun berbincang-bincang sedikit. Karena tanda-tanda Alena turun tidak ada, Sarah mencoba memecahkan kecanggungan di ruang tamu.
"Kalau boleh tau Kakak tinggal di mana?" tanya Sarah.
"Tidak jauh kok dari sini," jawab Daniel dengan seadanya karena percuma dia kasih tau nama nya belum tentu Sarah tau.
"Oohh Kakak kerja di mana?" tanya Sarah lagi.
"Kerja di Club malam Klinton," ucap Daniel.
"Oohh di sana! sudah berapa lama kak?" tanya Sarah dia hanya bisa melontarkan pertanyaan saja karena Daniel terlalu dingin dan juga tidak ada basa-basi.
"Emang tau Club itu?" tanya Daniel Lagi, Entah Mengapa Sarah Sangat senang ketika Daniel balik bertanya pada nya.
"Kurang tau juga sih kak, cuman Teman-teman Sarah banyak main ke sana!" jawab Sarah.
"Oohh, kalau kakak kerja di sana sudah hampir tiga tahun sebagai Pelayan!" ucap Daniel.
"Wah sudah lama juga yah, bagaimana kalau Sarah datang ke sana untuk berkunjung!" ucap Sarah dengan semangat.
"Ah tidak perlu! itu bukan tempat wanita baik-baik seperti mu!" ucap Daniel.
"Tapi Sarah gak apa-apa kok," ucap Sarah.
"Apa kamu sudah pernah minum?" tanya Daniel sedikit berhati-hati takut salah.
"Sudah! Kalau Sarah lagi ada acara atau Ulang tahun teman Sarah pasti akan minum tapi Sarah tau kok batasan nya!" ucap Sarah Jujur.
Daniel pun terdiam.
"Ada yang salah yah kak?" tanya Sarah.
"Oh enggak kok," jawab Daniel.
"Apa kakak belum pernah minum?" tanya Sarah balik.
Daniel pun menggeleng tiba-tiba Sarah tertawa.
"Ya ampun kak masa iya kakak kerja dan club yang banyak berbagai macam-macam minuman, Kakak tidak pernah minum!" ucap Sarah sambil terus tertawa.
"Soal nya Di ajaran agama itu haram!" ucap Daniel dengan pelan, namun tiba-tiba Sarah terdiam.
"Sorry kak, Sarah memang sangat suka keceplosan kaya gini!" ucap Sarah sedikit malu karena telah menertawakan Daniel.
"Gak apa-apa kok, Hampir semua orang kok yang ngomong kaya kamu kalau tau kakak kerja di Club tapi tidak pernah minum!" ucap Daniel.
"Selamat pagi!" ucap Alena yang baru saja turun dan Melihat Sarah dan Daniel.
Mereka pun menoleh ke arah Alena yang baru saja turun.
"Ini sudah siang Alena! tuh lihat udah jam sepuluh," ucap Sarah.
"Hehehehe, maklumlah ini kan hari Minggu jadi sepuasnya untuk tidur!" ucap Alena.
__ADS_1
"Kalau gitu aku juga pamit yah pulang! Mamah minta aku nemenin dia ke acara ulang tahun teman nya!" ucap Sarah.
"Oh ya udah hati-hati yah!" ucap Alena.
Sarah pun tersenyum dan segera mengambil kunci mobil nya.
"Kak, Sarah duluan yah!" ucap Sarah sambil tersenyum, Daniel pun mengangguk sambil tersenyum.
"Ekhem-Ekhem, ada yang lagi pdkt nih, ngomongin apa aja tadi sama Sarah?" tanya Alena pada Daniel sambil memasang wajah intimidasi.
"Ih mana ada, sini kunci motor mas, mas mau pulang Sore nanti mas sudah harus Kerja!" ucap Daniel yang tiba-tiba salting.
"Tuh kak salting! jangan-jangan mas mau pulang karena Sarah udah pulang, jadi nya gak betah lagi!" ucap Sarah lagi.
"Udah deh Alena, Sifat kamu gak berubah-berubah selalu aja ledekin mas!" ucap Daniel.
"Hahahaha maka nya buruan nikah, nih kunci motor nya!" ucap Alena sambil mengeluarkan kunci motor dari saku Piyama nya.
"Ya udah mas pulang dulu yah," ucap Daniel.
Alena tersenyum sambil menyalim tangan Daniel.
Daniel pun tersenyum dan mengelus pucuk kepala Alena.
Daniel pun pergi.
Tiba-tiba handphone Alena Berdering.
"Mas Arka!" ucap Alena karena dia di suruh oleh Arka mengambil kan air putih dia segera berlari ke atas membawa air mineral dalam gelas.
"Maaf mas, tadi Mas Daniel sama Sarah pamit pulang!" ucap Alena sambil memberikan air pada Arka.
"Mereka sudah pulang?" tanya Arka.
Alena pun mengangguk.
"Kalau mereka sudah pulang itu artinya di rumah ini hanya Kita berdua saja?" tanya Arka.
"Iyah! emang kenapa mas? bukan nya biasa nya seperti itu?" tanya Alena heran.
"Berarti boleh dong?" tanya Arka sambil menatap mata Alena dengan penuh gairah.
Tiba-tiba Alena terdiam.
"Udah Siang loh mas, kata nya mau ketemu Clara!" ucap Alena langsung turun dari kasur dan membuka gorden.
"Hmm kamu selalu gitu deh, coba deh kamu hibur aku!" ucap Arka sedikit Kesal.
Alena memerhatikan raut wajah Arka yang sedikit sedih dan Kesal.
Alena paham apa yang di rasakan oleh Arka, namun dia belum siap dan juga hubungan mereka masih belum jelas bagi nya walau sudah menikah.
Alena pun duduk di dekat Arka.
__ADS_1
Namun tiba-tiba Arka beranjak dari kasur.
Sebelum turun dengan cepat Alena menarik baju Arka dan memeluk nya dari depan.
"Maaf mas, aku tau itu kewajiban aku, tapi aku tidak ingin kalau hubungan kita masih seperti ini!" ucap Alena di dada Arka.
Arka hanya diam saja.
Alena menoleh ke arah wajah Arka yang sangat datar.
Tiba-tiba Alena mencium pipi Arka.
"Jangan marah dong suami ku, gimana kalau hari ini kamu ikut aku ke tempat Seseorang!" ucap Alena.
"Aku lagi tidak ingin ke mana-mana, aku akan menjumpai Clara besok saja!" jawab Arka.
"Yah kamu kok gitu sih, sekali ini saja, aku yakin kamu pasti sangat suka!" ucap Alena.
"Kemana sih?" tanya Arka.
"Yah maka nya kamu mau! biar kamu tau!" ucap Alena.
"Hmm ya udah!" jawab Arka, Alena pun tersenyum.
"Cium dulu!" ucap Arka saat Alena Hendak beranjak.
Alena tersenyum melihat bibir manyun Arka.
Alena pun mencium bibir Arka dengan singkat.
Namun dengan sigap Arka menahan nya dan menikmati bibir Alena sampai nafas mereka terengah-engah.
"Ya udah sana Mandi! kamu bau Badan!" ucap Alena pada Arka Setelah melepaskan ciumannya.
Lagi-lagi Arka memeluk tubuh Alena.
"Aku ingin mandi dengan kamu! sekali ini saja!" ucap Arka.
Alena terdiam.
Karena dia sudah sangat tidak enak dan juga semakin banyak dia menolak suami nya itu semakin banyak dosanya.
"Ya udah aku mau tapi aku harus pakai basahan!" ucap Alena.
Tampa kata-kata Arka langsung mengangkat tubuh Alena ke kamar mandi dengan semangat.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
__ADS_1
Terimakasih 🙏***