
Alena memasang wajah Cemberut.
"Huf ya udah kalau gitu aku coba suruh cari sama supir!" ucap Arka.
"Harus dapat! kalau tidak aku akan ngambek!" ucap Alena.
Arka menghela nafas panjang.
Namun dia tersenyum ke arah Alena.
"Ya udah kamu lanjut tidur lagi yah, hari ini kamu tidak ada kuliah kan? Istirahat lah!" ucap Arka mengelus rambut Alena dan segera turun dari kasur.
Dia mengambil handphone nya dan menghubungi Supir nya.
Tidak beberapa lama dia kembali ke kasur duduk Dekat Alena.
Dia ingin mencium kening Alena namun tiba-tiba Alena mual.
Arka panik dia segera membantu Alena duduk.
"Kamu kenapa sayang?" tanya Arka.
"Kamu bau badan mas, aku mual mencium nya!" ucap Alena sambil menutup hidungnya.
Arka terdiam karena biasanya Alena tidak pernah protes dengan bau badan nya karena dia juga bukan tipe laki-laki yang berbau badan busuk.
Arka mengendus-endus tubuh nya namun tidak ada bau sama sekali.
"Gak ada bau sayang! Mungkin kamu aja yang belum mandi!" ucap Arka.
"Hmm kamu mendingan mandi deh mas, aku semakin mual!" ucap Alena.
"Uweekk, uweekk!" suara mual Alena dia segera berlari ke wastafel.
Arka menggosok punggung Alena dari belakang.
Dia melihat wajah Alena yang sudah pucet karena mual sambil memegangi perutnya.
Arka memegang perut Alena.
"Kamu jangan siksa Mamah dong nak, Papah gak tega lihat nya!" Batin Arka sambil mengelus perut Alena.
"Ya udah kamu tidur lagi yah, aku mandi biar kamu gak mual lagi!" ucap Arka.
Dia mengambil handuk dan berlari ke kamar mandi.
Dia mandi dengan bersih bahkan menyabuni tubuh nya tiga kali, tidak beberapa lama akhirnya dia keluar.
Dia melihat Alena yang bersandar lemas di kasur.
"Masih mual?" tanya Arka sambil memegang perut Alena.
Alena hanya diam.
__ADS_1
Arka pun langsung memasang baju nya yang kemarin di antar oleh supir.
Setelah selesai dia duduk dekat Alena, namun lagi-lagi Alena mual saat Arka mau meletakkan telinga nya di perut Alena.
"Kamu gak bersih yah mandi nya mas?" tanya Alena.
"Kenapa? Masih bau yah?" tanya Arka dengan wajah polos nya.
Alena mengangguk.
Arka segera jauh dari Alena, Sebenarnya dia sangat ingin dekat dengan Alena namun mungkin Alena lagi sensitif sama bau badan nya.
Dia melihat Alena yang mual dia juga tidak tega membiarkan nya, namun jika di dekatin Alena Semakin mual.
Arka pun mencari tahu bagaimana cara agar istri hamil muda tidak sensitif dengan bau badan suami.
Ternyata jawabannya adalah minyak telon di oleskan ke seluruh tubuh.
Arka Melihat minyak telon yang ada di atas meja Dekat skincare Alena.
Dengan cepat dia mengoleskan minyak ke badan nya.
Dia pun mendekati Alena.
Perlahan dia memijit-mijit punggung Alena dengan minyak telon itu agar mual nya sedikit berkurang.
Namun tiba-tiba Alena memeluk Arka.
Dengan nyaman dia menutup mata nya sambil memeluk Arka.
Arka syok ketika Alena bilang perut nya sakit.
"Maaf yah, karena aku kamu jadi kesakitan kaya gini!" ucap Arka.
Alena mengambil tangan Arka yang di pinggang nya dan meletakkan di perut nya.
"Sakit banget yah?" tanya Arka.
Alena hanya bergelayut di leher Arka sambil menutup mata nya.
Namun tiba-tiba bel kamar hotel itu berbunyi.
"Aku buka pintu dulu yah!" ucap Arka pada Alena namun Alena malah melarang nya seakan tidak ingin Arka jauh.
Terpaksa Arka menelpon Supir nya agar langsung masuk aja karena Arka yakin itu adalah Supir nya.
Supir itu datang dengan kerang hijau sesuai pesanan bos nya itu, untung saja mudah di cari jadi dia cepat mengantarkan nya.
Arka segera menyuruh supir itu keluar.
"Kamu Makan dulu yah biar sakit nya berkurang!" ucap Arka pada Alena.
Akhirnya Alena pun mau dia juga lapar.
__ADS_1
Alena ingin makan sendiri namun Arka tidak mengijinkan, Arka pun menyuapi Alena.
Hanya beberapa suap nasi dan beberapa kerang saja yang di makan Alena karena dia tidak berselera.
"Ya Allah Kenapa hamil muda seperti ini sangat menyiksa aku banget, ini lebih dari sakit haid, bahkan mau ngapain saja tidak nyaman!" batin Alena dia menyandarkan kepalanya ke kasur.
Sementara Arka mengisi perut nya yang juga lapar.
Alena menahan sakit sambil menutup mata nya.
Setelah Arka Selesai makan dia menggendong Alena ke kasur, dia menelpon dokter karena dia sangat khawatir baru kali ini dia melihat Alena Sampai seperti ini.
Tidak beberapa lama dokter datang dan memeriksa keadaan Alena dia memberikan obat.
"Bagaimana keadaan istri saya Dok?" tanya Arka.
"Istri bapak lagi hamil muda jadi wajar saja jika sakit seperti ini, karena istri Bapak kurang makan sayuran dan juga makanan yang bergizi, di usahakan yah pak istri jangan kecapean makan yang teratur banyak istirahat dan kalau bisa olahraga ibu hamil muda yah, ini anak pertama jadi wajar jika istri nya sangat sensitif!" ucap dokter.
Arka pun paham kekhawatiran nya sedikit berkurang.
Tidak beberapa lama dokter itu pergi setelah meninggal kan obat pada Arka untuk Alena.
Hari pun semakin malam keadaan Alena Sudah membaik karena minum obat dari dokter itu.
Namun Alena masih saja merasa kan kurang enak badan.
Arka Masih setia mendampingi Alena di samping nya.
"Gimana sayang? Udah mendingan?" tanya Arka.
Alena hanya mengangguk.
"Bukan nya malam ini kamu ada janji an sama teman kamu untuk makan malam di luar!" ucap Alena dengan wajah lemas nya.
"Kamu gak usah pikirin itu, yang penting kesehatan kamu dulu!" ucap Arka.
"Tapi mas, itu kan rekan kerja kamu bagaimana kalau mereka kecewa!" ucap Alena.
"Lebih baik mereka kecewa dari pada istri aku yang kecewa karena aku lebih Mementingkan orang lain!" ucap Arka.
Seketika Alena tersenyum.
"Semoga mas Arka selamanya bisa seperti ini, jadi lah suami siaga dan selalu ada untuk aku dan calon anak kita!" Batin Alena.
"Malam ini kita pulang ke rumah yah, di sini kurang baik untuk kamu!" ucap Arka.
Alena tidak ingin banyak bantah lagi akhirnya mereka malam ini kembali ke rumah Arka dan tidak lupa juga Arka meminta para pelayan membersihkan kamar nya dengan sangat bersih.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
Biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***