
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
Sementara di Arka dan Clara sudah di ruangan Wijaya.
Wijaya memberikan sebuah surat pada Arka.
Wijaya menyerahkan semua perusahaan ke tangan Arka, tapi ada syaratnya.
Arka pun bingung,
"Apa syaratnya?" tanya Arka.
"Kamu harus menikah dengan cepat, itu adalah syarat nya!" ucap Wijaya,
Clara tersenyum- senyum malu.
"Kalau jodoh tidak akan kemana Ayah!" ucap Arka.
Wijaya pun terdiam.
Karena hanya membicarakan hal itu saja, Arka pun sudah bosan, dia pun ijin keluar pergi ke ruangan nya.
Clara pun mengikuti nya dari belakang, saat hendak masuk ke ruangan Arka, ternyata Alena Baru saja mau pulang.
"Ya Allah, kenapa rasanya tidak rela yah Melihat Arka dengan Clara," Batin Alena.
Dia hanya menyapa, memberikan sapaan dan lewat di depan Arka.
"Sabar Alena! ini adalah ujian untuk kamu, kamu harus ingat, tidak semua apa yang kamu inginkan, kamu dapat kan!" ucap Alena ke diri nya sendiri.
Mereka pun memutuskan untuk cepat-cepat pulang.
Sementara Arka langsung masuk ke ruangan nya.
"Kamu ngapain sih ngikutin saya kemana aja!" ucap Arka kesal, karena dia sudah sangat ingin berbicara dengan Alena, Menanyakan, Kenapa Alena cuek pada nya.
"Hmm kok kamu ngomong gitu sih," ucap Clara.
"Saya gak suka yah, semua urusan saya harus kamu tau!"' Ucap Arka.
"Aku tunangan kamu Arka. ya wajar lah, apalagi bentar lagi kita mau nikah, jadi semua tentang kamu aku harus tau," ucap Clara.
"Hmm, Tapi aku minta ke Kamu, jangan kaya gini, jangan terlalu seperti ini," ucap Arka sedikit kesal.
"Kan aku baru sekali ini ngikutin kamu Arka, dan juga ini permintaan Ayah kamu, untuk mendampingi kamu!" ucap Clara.
"Sudah lah, Aku mau capek, aku mau pulang!" ucap Arka dan pergi dari ruangan itu.
Karena kalau lama-lama di dalam ruangan itu sama Clara, bisa-bisa kata-kata yang menyakiti hati Clara bisa keluar dari mulut nya.
__ADS_1
Clara sangat marah di tinggal begitu saja, dia pun keluar dari ruangan Arka.
Namun tiba-tiba Wijaya kebetulan lewat depan nya.
"Eh Arka mana Clara?" tanya Wijaya.
"Sudah pulang pak!" jawab Clara dengan wajah cemberut.
"Kamu kok cemberut gitu, ada apa? Kok Arka bisa Pulang duluan?" tanya Wijaya.
"Hmm, gak tau pak, dia main pergi gitu aja!" ucap Clara.
Wijaya langsung menghubungi Arka.
Arka yang sedang menyetir melihat hand phone nya Berdering dia pun menjawab Tampa mengetahui itu dari siapa.
"Arka! kamu di mana? kenapa Clara kamu tinggalkan Sendiri di sini!" ucap Wijaya.
"Arka ada urusan mendadak, dia punya kaki, punya tangan kan, terserah dia mau kemana!"' ucap arka dan mematikan sambungan telepon.
"Gimana Pak?" tanya Clara.
"Kata nya dia ada urusan mendadak, kamu pulang dengan supir nya aja yah," ucap Wijaya dengan lembut.
Dengan wajah keberatan akhirnya Clara pun mengiyakan,
Sementara Wijaya sudah sangat malu kepada Clara, karena perbuatan anak nya itu.
Dia sudah sampai di depan rumah Alena.
Dia menekan-Nekan Bel rumah, namun tak juga di buka.
Sudah hampir satu jam Arka di sana namun tak juga Alena keluar.
Alena sebenarnya di rumah, namun dari jendela kamar nya dia melihat Arka yang datang dia pun memilih untuk diam di dalam.
Karena dia Juga tidak ingin timbul lagi masalah yang akan jadi beban fikiran nya.
"Maafin aku Tuan muda, mungkin dengan cara ini kita bisa melupakan perasaan kita masing-masing," Batin Alena sedih.
Tiba-tiba mobil Sarah terparkir di samping mobil Arka.
Sarah Melihat Arka yang duduk di luar termenung.
Sementara Alena yang melihat Sarah datang.
"Aduh! Sarah pakai datang lagi," batin Alena.
"Kok gak masuk pak?" tanya Sarah.
"Seperti nya Alena tidak di rumah!" jawab Arka.
"Dia di rumah kok, nih buktinya saya di suruh ke sini, kata nya mau nonton bioskop bareng sama pak Aris, apa bapak juga mau ikut?" tanya Clara.
__ADS_1
"Sama Aris?" tanya Arka.
Sarah pun mengangguk.
"Dari tadi saya mencoba mengetuk dan menekan bel, dia tak juga membuka nya, mungkin di ketiduran!" ucap Arka.
Sarah menekan bel dan mengetuk nya tiba-tiba Pintu terbuka dan itu adalah Alena.
"Nih, dia ada di rumah!" ucap Sarah.
Arka langsung menoleh ke arah Alena.
"Ada keperluan apa Tuan datang ke sini?" tanya Alena dengan nada datar.
"Saya ingin berbicara berdua dengan kamu!"' Ucap Arka, Sarah pun mengerti dia pun masuk ke rumah.
"Saya tidak punya banyak waktu Tuan, saya harus siap-siap, saya mau pergi!" ucap Alena.
"Mau pergi sama Aris!" ucap Arka.
Alena terdiam.
"Ada hubungan apa kamu sama Aris? kamu itu pacar saya, kamu tidak boleh jalan dengan Lelaki mana pun selain saya!" ucap Arka tiba-tiba jadi posesif.
"Apa kamu aja yang bisa jalan dengan perempuan lain, saya tidak tidak bisa!" ucap Alena sedikit Kesal.
"Tidak usah bawa-bawa orang lain di pembasahan kita, saya tau kamu ada hubungan spesial dengan Aris!" ucap Arka.
"Terserah Tuan mau ngomong apa, toh juga percuma hubungan kita sekarang di lanjutkan, Kamu juga bakalan nikah sama Clara;" ucap Alena.
"Maksud kamu apa?" tanya Arka.
"Saya sudah tau, kamu juga udah mulai punya perasaan kan sama tunangan kamu, bahkan kalian terlihat sangat cocok, sangat dekat, Dan aku sudah yakin ingin mengakhiri Hubungan gelap Kita ini!" ucap Alena.
"Tidak! Kamu tidak bisa memutuskan Begitu saja, aku gak mau, aku tidak ada menyukai Clara, aku Masih mencintai kamu!" ucap Arka.
"Tapi sayangnya aku tidak mencintai kamu lagi, aku sudah mencintai pria lain, yang tidak mempunyai tunangan yang bisa menerima aku apa adanya!" ucap Alena dengan lantang.
"Aris! Kamu sudah mencintai nya! kamu memang tidak pernah menghargai perjuangan aku untuk bisa bersatu sama kamu, dan Sekarang kamu menghancurkan semua mimpi-Mimpi kita!" ucap Arka dengan mata berkaca-kaca.
Sementara Alena sudah berusaha untuk tegar, agar tidak menangis di depan Arka.
"Baik lah, jika ini mau kamu, semoga kamu bisa bahagia dengan pilihan kamu," ucap Arka.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,
Terimakasih 🙏.
S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S***
__ADS_1