Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 47


__ADS_3

Like , komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Aris pun langsung pergi dari rumah Alena mengendarai mobil nya.


Alena meletakkan Kotak CFC nya di samping nya, seakan tidak berselera untuk memakan nya.


Dia tidak bisa menghilangkan rasa khawatirnya tentang Arka.


Dia langsung memesan gojek, dan menuju ke rumah Arka.


Setelah sampai dia membayar gojek dan berlari ke dalam rumah Arka.


"Non Alena!" sapa para pelayan.


Alena tersenyum.


"Tuan muda di mana?" tanya Alena.


Semua nya terdiam.


"Kok malah diam, Tuan muda di mana?" tanya Alena.


"Seperti biasa lah Non, kalau malam seperti ini dia sudah di cafe langganan nya," Jawab Pelayan dengan gaya Cuek.


Alena terdiam.


"Sudah ku duga!" Batin Alena.


Dia tidak ingin Arka lagi-lagi kasar sama orang lain karena efek mabuk nya.


"Bik, Tolong bilang sama supir untuk mengantar kan saya ke sesuatu tempat!" Ucap Alena.


"Non mau kemana? Ini sudah malam non!" ucap Pelayan khawatir.


"Hanya sebentar saja!" ucap alena.


Pelayan itu pun meminta tolong pada supir cadangan Arka dan mengeluarkan mobil dari bagasi.


Alena langsung mengarah kan jalan ke arah Cafe Dirga.


Karena dia yakin Arka sekarang di sana.


Karena dia sangat ingat sekali, waktu pertemuan nya dengan Dirga, Saat Arka ijin ke toilet.


Arka kalau mabuk sangat lah rese, dan dia juga sangat banyak menyakiti orang lain yang tidak ada salah apa-apa.


Dan juga banyak yang dua kacaukan.


Bahkan ada Juga yang memidio nya, tapi Dirga dengan cepat memperingati orang itu Agar menghapus nya.


Alena di dalam mobil sudah sangat khawatir. dia tidak akan ingin dia terlambat datang.


"Buruan dong pak," ucap Alena pada supir.

__ADS_1


"Iyah Non, tapi jalanan sangat ramai," jawab supir itu.


Tidak beberapa lama akhirnya Mereka sampai di Cafe Dirga yang sangat ramai pengunjung.


Alena berlari mencari keberadaan Dirga.


"Alena!" ucap Dirga yang baru keluar dari salah satu ruangan cafe itu.


"Syukur deh, dari tadi Alena nyariin Kakak!" ucap Alena.


"Kamu pasti cari Arka yah?" tanya Dirga langsung.


Alena mengangguk.


"Apa dia ada di sini?" tanya Alena dengan penuh harap.


Tiba-tiba satu perempuan Seksi keluar dengan tergesa-gesa dari salah satu ruangan cafe itu.


Alena memerhatikan nya.


"Kenapa Kak?" tanya Alena. seakan lupa tujuan nya datang ke sini ngapain.


"Di dalam sana ada Arka, Entah mengapa dia minum obat perangsang dosis tinggi dan meminta wanita bayaran, namun ketika perempuan itu masuk dia minta ganti lagi, dan lagi-lagi menolak nya," Jelas Dirga.


Alena terdiam.


"Biasa nya dia tidak pernah seperti itu, dari tadi sore dia sudah di sini, dan sudah mabuk berat," ucap Dirga lagi.


"Saya boleh masuk Kak?" tanya Alena.


"Kamu serius? Kalau Kakak saran kan, kamu jangan masuk ke sana, Sekarang dia lagi tidak sadar kan diri, seperti nya dia lagi ada masalah," ucap Dirga.


"Tidak perlu, dia sudah biasa mabuk seperti itu, nanti kamu yang malah kena getah nya," ucap Dirga.


"Tidak masalah kak, Alena harus masuk!" ucap Alena dan berjalan ke arah Ruangan itu.


Dirga sudah mencoba melarang nya, namun ketika dia mengingat lagi alena adalah pacar Arka dia pun membiarkan nya.


"Semoga Arka tidak melakukan apa-apa pada Alena!" batin Dirga tetap setia Berdiri di sana.


Alena perlahan membuka pintu, dia melihat Arka yang sedang duduk di lantai menikmati minuman botol yang ada di tangan nya.


Alena masuk dan menutup pintu.


Ketika Pintu berbunyi Arka Langsung menatap tajam ke arah pintu dan ternyata Alena sudah ada di sana.


Alena Melihat Arka yang sekarang sudah tidak memakai baju, sekarang dia hanya mengunakan celana nya saja.


Sebenarnya Alena sangat takut, namun dia akan mencoba menenangkan Arka.


Dia mendekati Arka. Tiba-tiba Arka Berdiri.


Arka menatap tajam ke arah Alena.


"Keluar!" teriak Arka melempar Botol minuman ke lantai sampai pecah berkeping-keping.


Alena terperanjat kaget dia menutup mata nya dan telinga nya.

__ADS_1


Arka mendorong tubuh Alena ke dinding, Dan menyekap nya dengan kedua tangan nya.


Alena sudah sangat ketakutan, dia bingung harus apa lagi, dia sama sekali tidak berani melihat wajah Arka.


Alena perlahan membuka matanya karena dia merasa Arka tidak menyakiti nya, hanya saja tangan nya di sekap di atas kepala nya.


Dia melihat Arka yang menatap nya tajam.


Tiba-tiba Arka mengangkat tubuh Alena ke kasur dan meletakkan dengan kasar serta menindih nya.


Alena berteriak dan berontak, namun kekuatan Arka sangat jauh dari kekuatan nya.


Dia terus berontak, dan langsung saja Arka Langsung mencium paksa Alena, dan Sambil membuka baju kemeja Alena.


"Aaaaa, lepas kan! Arka aku mohon!," ucap alena sambil menangis minta tolong.


Sekarang Arka sudah membuka paksa baju Alena, dia terus saja mencumbui Tubuh Alena, Alena terus saja berontak.


"Ibu! Ayah! Tolong!" teriak Alena Tiba-tiba Arka menghentikan aksinya.


Dia merasa kan sekarang Pipi Alena sudah basah, dan penampilan Alena sudah sangat berantakan.


Tiba-tiba Alena Langsung menutupi tubuh nya dengan selimut di ujung kasur itu.


Dia menangis sejadi-jadinya, Dia menyesal telah masuk ke ruangan itu.


Arka beranjak dari tempat tidur.


"Argh!" teriak Arka sambil menggebrak meja.


Alena lagi-lagi terkejut dan semakin terisak-isak.


Arka melihat ke arah Alena yang sudah sangat takut.


Lalu dia ke arah pintu dan mengunci pintu mengantongi kunci nya, dan masuk ke kamar mandi.


Tidak beberapa lama dia pun keluar, dia melihat Alena yang masih terisak-isak.


Dia duduk di pinggir kasur.


"Kamu ngapain ke sini?" tanya Arka dengan nada rendah dan Melihat Alena dengan tatapan sendu.


Alena tidak menjawab dia semakin takut melihat Arka yang menatap nya.


"Pakai lah baju mu, aku akan mengantarmu pulang!" ucap Arka.


Dia mengambil baju Alena yang tergeletak di lantai, dia melihat kancing kemeja Alena sudah berserak.


Dia mengambil Kemeja nya dan memberikan nya pada Alena.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏

__ADS_1


S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S***


__ADS_2