Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 189


__ADS_3

Dirga mencoba mengelus kepala intan.


Intan menyudutkan sedih nya dia melihat ke arah Dirga.


"Aku gak tau sampai kapan aku di penjara, tapi aku mohon dan minta tolong sama kamu tolong jaga Tania!" ucap intan.


Dirga menaikkan alis nya.


"Apa Tania itu anak aku?" tanya Dirga.


Intan mengangguk.


"Baiklah aku akan merawat nya, tapi aku yakin kamu tidak akan lama di sini." ucap Dirga.


"Entah lah aku sangat Bingung dengan cara berfikir ku sendiri, aku terlalu jadi perempuan egois dan tidak memikirkan hati siapapun yang telah aku sakiti!" ucap intan.


"Sudah lah kamu tidak perlu memikirkan itu lagi." ucap Dirga.


"Mulai dari sekarang di antara kita sudah saling memaafkan, dan aku mau hubungan kita baik seperti ini walau Tidak lagi bersatu!" ucap Dirga.


Intan tersenyum.


"Dari sekian banyak kesalahan yang aku perbuat sama kamu, namun dengan hati lembut kamu itu, kamu bisa memaafkan dan memperdulikan aku di saat lagi seperti ini!" ucap intan.


"Semua orang pasti punya kesalahan, satu yang aku minta sama kamu berubah lah jadi lah wanita yang bijaksana!" ucap Dirga.


Intan tersenyum.


"Terimakasih!" ucap intan.


Namun tiba-tiba ibu intan datang sambil tepuk tangan.


"Akhirnya kalian akur juga! Ibu senang melihat nya!" ucap ibu intan. Mereka berdua pun tersenyum.


"Dirga! Ibu juga minta maaf yah, karena ibu juga kalian berpisah dan tidak mengijinkan kamu bertemu dengan Tania!" ucap ibu Intan.


"Sudah lah Dirga sudah memaafkan itu semua, itu hanya lah masa lalu!" ucap Dirga, ibu intan pun tersenyum.


"Kalau boleh tau sekarang Tania di mana?" tanya Dirga.


"Seperti nya masih di tangan Arka! Ini semua karena salah kami, kalau bukan kami yang membuat masalah semua nya tidak akan seperti ini!" ucap ibu intan.


"Sudah lah buk, yang terpenting saat ini masalah harus selesai dan yang salah harus tanggung jawab dan jangan lupa untuk mengakui kesalahan!" ucap Dirga.


Intan dan ibu nya pun mengerti mereka tersenyum.


"Ya Allah Kenapa di saat seperti ini aku baru sadar jika masih ada orang yang masih peduli pada ku dan kenapa di saat aku di penjara aku bisa merasakan ada nya keluarga aku ingin keluar dari penjara ini!" Batin intan sambil memeluk ibu nya.

__ADS_1


Intan kembali lagi ke dalam jeruji karena jam jenguk sudah habis, Intan terlihat sangat sedih.


"Dari mana Bang?" tanya Arka yang melihat Dirga.


"Dari dalam abis ketemu Intan sama Ibu nya!" jawab Dirga Sambil ikut duduk di samping Arka.


"Bagaimana Pak Wijaya udah kelar?" tanya Dirga lagi.


"Belum! Masih di dalam sama Paman Sam;" Jawab Arka.


"Eh bang gue mau nanya nih, emang betul kalau intan itu adalah mantan istri Abang?" tanya Arka masih kurang percaya karena dia sangat kaget waktu itu Dirga datang.


Sudah lama dia kenal dengan Dirga namun Dirga tidak ada cerita Apa-apa tentang mantan istri nya itu.


"Sudah lah tidak perlu di bahas lagi!" ucap Dirga.


"Gimana gak di bahas, kalau Abang adalah mantan suami intan, berarti anak perempuan itu adalah anak Abang yang sempat Abang cerita in dulu tapi sama sekali belum pernah jumpa sama Abang!" ucap Arka.


"Apa dia sekarang sama kamu?" tanya Dirga.


Arka mengangguk.


"Ijinkan aku bertemu dengan nya!" ucap Dirga lagi.


"Maaf Bang, sebelum masalah Intan Selesai, Abang belum bisa bertemu dengan nya!" ucap Arka.


"Abang tenang saja, aku Masih pria waras aku tidak akan membuat dia di tempat berbahaya!" ucap Arka.


Dirga sedikit lega sekarang dia sudah sangat tidak sabar ingin bertemu dengan putri nya itu.


Tidak beberapa lama akhirnya Wijaya dan Sam keluar.


Sekarang pak Wijaya malah ingin mencabut laporan itu namun Arka tidak terima dia tetap ingin melanjutkan kasus itu.


Bahkan Melihat Wajah intan saja dia tidak Sudi lagi, Wijaya Sudah memohon berbagai cara untuk membujuk Arka namun Arka sama sekali tidak mau.


Akhirnya Wijaya yang menyerah dia mengikuti alur nya saja walau hati nya tidak iklas Melihat Intan di dalam penjara seperti itu.


Hari semakin sore Semua urusan sudah selesai di kantor polisi, tinggal nunggu sidang nya saja.


Arka mengantarkan pak Wijaya terlebih dahulu pulang selama di perjalanan pak Wijaya hanya diam saja.


"Arka pulang dulu yah Ayah!" ucap Arka setelah sampai di rumah Wijaya.


"Baiklah kamu hati-hati! Bawa lah istri mu ke sini besok pagi, ayah sudah sangat rindu pada nya!" ucap Wijaya.


"Baik ayah! Ayah masuk dan istirahat lah!" ucap Arka.

__ADS_1


Wijaya pun masuk ke dalam rumah di bantu oleh pelayan karena Wijaya Masih kurang sehat.


Arka juga masuk ke dalam mobil nya.


"Ayah sangat berbeda dengan yang dulu sama yang sekarang, bahkan sekarang ayah sangat mudah kasihan dengan orang lain!" Batin Arka.


Dia melaju kan mobil nya pulang, dia sudah yakin sekali Alena menunggu nya di rumah dia juga tidak sabar ingin bertemu dengan istri dan calon anak nya.


Setelah sampai di sana terlihat jelas kalau di depan rumah hanya ada Bodyguard kiriman nya.


Karena intan Sudah di dalam penjara Bodyguard itu pun di suruh untuk pergi karena pekerjaan mereka sudah selesai.


Arka masuk ke dalam rumah namun tidak di lihat nya Alena di ruang tamu.


"Selamat sore Tuan muda!" sapa Pelayan.


"Sore! Di mana Istri saya?" tanya Arka.


"Sedang di dapur Tuan!" ucap Pelayan.


Arka Segera berjalan ke arah dapur. Tania dan Alena yang sedang memasak membantu Bibi di dapur tiba-tiba terkejut dan bersembunyi di balik badan Alena ketika melihat Arka.


Alena heran kenapa tiba-tiba Tania bersembunyi.


Alena menoleh ke arah belakang nya dan ternyata suami nya.


Alena Heran kenapa begitu takut nya Tania Melihat Arka.


"Assalamualaikum!" sapa Arka.


"Walaikumsalam! Kamu dari mana aja mas? kenapa Handphone kamu gak bisa di hubungi kamu juga gak ada kasih kabar sama aku!" ucap Alena.


"Kita duduk ke depan aja yah, kamu ngapain di sini!" ucap Arka.


Saat Alena ingin mengikuti Arka tiba-tiba kaki nya di tahan oleh Tania.


"Kamu kenapa sayang! Kenalin itu suami Tante, kenalan dulu gih!" ucap Alena. Arka hanya melihat nya Saja.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2