Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 217


__ADS_3

Alena Menoleh ke arah Tania.


"Iyah Sayang hari ini Tante gak ada kuliah, emang kenapa? Tania mau ngajak Tante kemana?" tanya Tania.


"Tania mau ketemu Sama Nenek! Apa Tante mau mengantar kan Tania?" tanya Tania.


Alena terdiam.


"Tunggu yah Nanti Tante akan Ijin sama O-om dulu, kamu sarapan dulu dan segera mandi!" ucap Alena.


Tania tersenyum dia pun makan.


"Hmm seperti nya mas Arka tidak akan mengijinkan nya, namun aku juga kasihan pada Tania bahkan dia tiap malam bermimpi memanggil nenek nya!" Batin Alena.


Setelah selesai makan Tania di mandi kan oleh pengasuh nya sementara Alena masuk ke kamar untuk mandi.


Namun sebelum mandi dia harus ijin terlebih dahulu pada suami nya.


Alena pun mengambil handphone dan menghubungi nomor Arka.


Namun panggilan pertama tidak di jawab oleh Arka.


Alena tidak mau menyerah dia pun mencoba untuk menghubungi Arka lagi.


Namun tidak beberapa lama Panggilan pun di jawab.


"Halo! Kamu kenapa nelpon aku, aku sedang sibuk!" ucap Arka.


Alena yang tadi nya senang karena telepon nya di jawab namun tiba-tiba saja terdiam.


"Maaf mas aku tidak tau, aku hanya mau ijin!" belum selesai berbicara Arka langsung memotong nya.


"Kamu pergi saja kemana kamu mau, aku sangat sibuk di sini, kalau begitu Handphone nya aku matikan dulu!" ucap Arka.


Alena meletakkan Handphone nya di atas meja.


"Semenjak aku marah di saat Arka mulai mabuk-mabukan dan juga terkadang tidak pulang dan di mulai saat itu juga Arka tidak peduli pada ku, apa dia lebih memilih untuk terus mabuk-mabukan dari pada aku!" Batin Alena.


Karena Tiga bulan yang lalu saat Arka Mulai lelah dengan pekerjaan nya dan juga tiga bulan yang lalu ada klien yang menipu nya. sehingga dia sangat pusing karena surat-surat penting di bawa kabur oleh klien nya.


Namun Arka bingung saat itu harus mengeluh dia pun pergi ke Cafe Dirga dan kembali lah jiwa masa muda nya.


Dirga mencoba untuk melarang namun Arka tidak bisa Sama sekali di larang.


Alena dengan hati yang sangat tidak baik memilih untuk mandi.


Tidak beberapa lama dia sudah selesai mandi dan Melihat Tania yang sudah duduk di atas kasur.


"Hmm Tania udah cantik aja nih!" ucap Alena.

__ADS_1


"Iyah Tante! Tania rindu banget sama Nenek, nenek tidak pernah lagi datang ke sini!" ucap Tania.


Karena sebelum nya Ibu nya intan datang menemui Tania.


Arka dan juga Alena memberi kan respon yang baik bahka mereka tidak keberatan kalau Tania di bawa namun tangan Tania lebih memilih tinggal di rumah Alena namun tetap memimpikan nenek nya.


Alena segera pasang baju dan siap-siap untuk berangkat ke rumah Nenek Tania yang lumayan Jauh dari rumah nya.


Mereka di antar kan oleh supir, Alena tau alamat nenek Tania karena sebelumnya Alena juga pernah mampir ke rumah Nenek Tania hanya sekedar ingin tau seperti apa keadaan Nenek Tania.


Nenek Tania adalah orang yang sederhana, dia mempunyai usaha toko baju yang lumayan besar dan itu lah yang menghidupi nya dan juga Cucu nya.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai.


Tania langsung turun.


Alena tersenyum melihat Tania yang tidak sabaran.


"Assalamualaikum Nenek!" Panggil Tania sambil mengetuk pintu yang tertutup itu.


Pintu pun terbuka dan itu adalah Nenek Tania.


"Nenek!" ucap Tania sambil memeluk nya erat.


Mereka pun masuk dan ngobrol-ngobrol di dalam.


Karena hari semakin sore Alena pun pamit namun Tania Ijin kalau dia ingin lebih lama dengan Nenek nya.


Akhirnya dia pulang sendiri sebenarnya dia berat meninggalkan Tania karena dia pasti kesepian di rumah.


Namun lagi-lagi Handphone nya Berdering dan kali ini dari Sarah.


"Halo Sarah! Ada apa? Kamu kemana saja kenapa pesan aku tidak kamu balas!" Ucap Alena langsung.


"Aku sudah di depan rumah kamu nih, kamu di mana?" tanya Sarah.


"Aku baru saja pulang dari rumah nenek Tania, bentar lagi aku sampai di rumah kamu tunggu saja di sana;" ucap Alena.


"Oohh oke baiklah!" ucap Sarah Panggilan pun terputus.


Sementara di tempat lain Arka baru saja sampai di Perusahaan nya.


"Selamat sore pak!" sapa Daniel yang baru saja masuk ke ruangan Arka.


"Iya ada apa?" tanya Arka.


"Pak Wijaya tadi siang kesini mencari keberadaan bapak!" ucap Daniel.


"Ada apa Ayah ke sini?" tanya Arka.

__ADS_1


"Seperti nya tidak terlalu penting Pak. Pak Wijaya juga bilang kalau dia hanya ingin jalan-jalan saja!" ucap Daniel.


"Oohh baik lah, terimakasih infonya kalau begitu kamu boleh keluar!" ucap Arka.


"Seperti nya Ayah ke sini karena tau aku mau berangkat ke Amerika Besok!" ucap Arka.


Sudah jam delapan malam Arka baru saja pulang ke rumah .


Dia masuk langsung ke kamar dan melihat Alena yang sedang duduk di depan meja fokus dengan laptop nya.


Karena Alena sekarang sedang sibuk dengan Sekripsi nya.


"Mas kamu sudah pulang?" tanya Alena sambil tersenyum.


"Hmm!" jawab Arka dia duduk di pinggir kasur sambil membuka sepatu nya.


"Mas!" Panggil Alena.


Arka menoleh ke arah Alena.


"Ada apa? Ini sudah jam berapa kenapa kamu Masih Duduk di kursi seperti itu, segera lah istirahat!" ucap Arka.


Alena terdiam baru saja dia ingin minta maaf namun Arka sudah menyuruh nya untuk tidur.


"Bagaimana dengan proyek baru kamu mas?" tanya Alena basa-basi.


"Aku minta kamu tidur dan istirahat, kerjaan aku ya kerjaan aku, percuma kamu tau!" ucap Arka.


Lagi-lagi Alena mati kata dia bingung harus jawab apa lagi.


"Hmm Ya udah mas aku tidur duluan yah," ucap Alena tidak bisa ingin lebih banyak bicara lagi.


"Oh iya satu lagi besok Siang aku akan berangkat ke Amerika!" ucap Arka.


Alena yang hendak naik ke kasur pun berhenti terdiam.


Entah apa yang di pikirkan nya inti nya dia sangat terkejut mendengar Arka akan ke Amerika dan sangat mendadak.


"Kamu dengar tidak aku ngomong! Di sini Masih ada Ibu dan Ayah kamu! Jadi ada yang menemani kamu!" ucap Arka


"Mereka sudah pulang! Karena mereka juga ada kegiatan." ucap Alena dengan nada lesu. Arka pun terdiam.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***


__ADS_2