Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 35


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Aris mulai jengkel akhirnya dia pun diam.


"Hmm nih orang gak bisa di ajak bercanda apa!" Batin Alena.


"Cepat lah itu di periksa, saya masih ada kerjaan lain, jangan gara-gara itu kerjaan saya jadi berantakan!" ucap Aris dengan tegas.


"Iyah pak!" ucap Alena.


Tidak beberapa lama Alena pun siap memeriksa nya, dia memberikan pada Aris.


Namun tiba-tiba pintu ruangan Alena di buka langsung oleh Arka.


Arka Melihat ke arah Aris.


Aris pun langsung beranjak dari duduknya dan ijin keluar.


Arka menutup pintu setelah Aris keluar, Alena memerhatikan Arka tiba-tiba jantung nya berdegup kencang.


"Ada keperluan apa Tuan muda?" tanya Alena.


Arka menatap tajam ke wajah Alena.


"Ada orang lain yah di sini? kenapa harus manggil Tuan muda?" tanya Arka.


Alena terdiam.


"Ngapain Aris lama-lama di sini?_ tanya Arka.


"Ada laporan yang harus di periksa!" jawab Alena.


Arka duduk di depan Alena.


"Tadi malam aku sama sekali tidak bisa tidur, aku kefikiran kamu!" ucap Arka menatap serius wajah Alena.


"Aku Fikir, hubungan kita ini, kita putuskan saja, aku gak sanggup jika harus seperti ini terus, aku takut!" ucap Alena.


"Maksud kamu apa? jangan berbicara omong kosong Alena, aku akan terus memperjuangkan hubungan ini!" Ucap Arka.


"Gak bisa! aku gak mau jadi penghalang antara kamu dan Clara, itu adalah amanah, aku tidak ingin menghancurkan mimpi Almarhum ibu mu!" ucap Alena.


Arka terdiam. dia tidak habis Fikir apa yang katakan oleh Alena.


"Apa kamu mau menyerah tentang hubungan kita ini? apakah kamu ingin sampai di sini saja!" Ucap arka.


"Iya aku nyerah! ini semua jadi beban fikiran aku, mulai dari sekarang aku minta jangan ada lagi perasaan di antara kita!" ucap Alena, Hati nya sakit mengucapkan itu, namun dia harus tegar dengan semua masalah percintaan mereka.


"Aku gak mau! aku sangat mencintaimu, Jangan pernah ada kata-kata itu lagi aku dengar, aku yakin cinta kita bersatu, kamu tidak perlu memikirkan Ayah, atau orang di luar sana, kita yang akan menjalani nya!" ucap Arka memeluk Tubuh Alena.

__ADS_1


Alena mengeluarkan air mata yang dari tadi di tahan nya di dada bidang Arka.


Arka mencium kening Alena.


"Nanti sore pulang lah dengan aku, aku akan membawa mu ke sebuah tempat!" Ucap Arka menghapus air mata Alena.


Alena menatap sendu pada Arka yang di depan nya.


"Sudah lah kamu tidak perlu sedih," ucap Arka mengelus rambut Alena.


Setelah Alena berhenti menangis Arka pun pamit keluar.


"Ya udah aku keluar dulu yah, tadi masih ada kerjaan yang belum beres!" ucap Arka.


"Alena pun hanya mengangguk saja. .


Arka pun keluar.


Sore hari nya Arka Sudah menunggu Alena di parkiran, karena sebelumnya mereka sudah chatan.


"Aku sholat dulu yah di mushola!" ucap Alena, menunjuk musholla dan any tidak jauh dari kantor .


Arka pun mengiyakan, dan mereka pun singgah ke mushola Alena langsung sholat.


Setelah selesai sholat dia tidak sengaja bertemu Aris yang hendak sholat juga.


"Eh pak Aris! mau sholat yah pak?" tanya Alena basa-basi.


Aris hanya mengangguk.


"Loh bukannya itu mobil Tuan muda! kenapa Alena pulang dengan Tuan muda. Bukan nya kontrak kerja Alena sudah habis!" batin Aris.


"Ah sudahlah, Mungkin masih ada yang mau di urus!" ucap Aris dan masuk ke dalam musholla.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di rumah Alena.


Alena masuk mengajak Arka.


Alena Langsung siap-siap karena Arka akan mengajak nya ke sesuatu tempat.


Setelah Alena selesai siap-siap mereka langsung berangkat.


"Sebenarnya kita mau kemana?" tanya Arka.


"Aku bakalan ngenalin kamu sama Bang Dirga!" ucap Arka sambil tersenyum.


"Bang Dirga! teman dekat kamu yang duda itu?" tanya Alena, Arka pun mengangguk.


Jujur saja Alena juga penasaran dengan Dirga, seperti apa dia, kenapa bisa Arka sangat dekat dengan nya.


Tidak beberapa lama mereka sampai dan di sebuah cafe, yang tak asing bagi Alena.


"Kamu udah pernah ke sini kan?" tanya Arka, Alena mengangguk sambil menatap tajam pada Arka.

__ADS_1


"iyah-Iyah aku ingat kok, aku minta maaf yah, udah gak usah masang wajah seram gitu!" ucap Arka mencium kening Alena.


Mengingat waktu Alena tidak sengaja menabrak nya, dan Arka pun marah-marah pada nya.


Mereka pun masuk langsung ke lantai atas mencari sang empunya.


"Arka! Lo dari mana saja sudah sangat lama tidak ke sini, banyak yang nungguin elo di sini!" ucap Dirga yang berbadan tinggi, Wajah breokan seperti nya umur Empat puluh tahunan.


"Sory bang, Lo tau sendiri kan gue harus sibuk ngurusin perusahaan bokap yang di Eropa!" ucap Arka.


"Ya ya ya! Masuk lah, kita ngomong di dalam!"' ucap Dirga.


Arka pun mengajak Alena Masuk.


"Hmmm ngomong-ngomong bawa siapa nih, baru kali ini loh kamu bawa cewek ke sini!" ucap Dirga.


"Oh Iyah, kenalin nih bang, Alena pacar Gue!" Ucap Arka dengan pede nya.


"Ah masa iya sih Arka, Lo jangan ngada-ngada yah, dia mana mau sama Lo!" ucap Dirga.


"Kenalin kak, Alena!" ucap Alena senyum sambil menjabat tangan Dirga.


"Masyaallah Cantik nya, kalau gak salah ini mahasiswa yang di rekrut jadi sekretaris pribadi Pak Wijaya kan?" tanya Dirga.


"Iyah kak!" jawab Alena.


"Seriusan nih kalian pacaran!" Tanya Dirga lagi.


"Beruntung banget Lo Arka, dapat cewek cantik, pintar, Ramah lagi!" ucap Dirga menatap Alena.


"Udah deh bang, gak usah lebay, maka nya buruan nikah lagi, biar gak duda Mulu!" ucap Arka.


"Bentar lagi!" ucap Dirga, Arka pun tertawa.


mereka sangat asyik berbincang-bincang, memang Arka sangat dekat dan terbuka pada Dirga.


Dan menceritakan juga apa masalah nya sekarang. justru Dirga kaget dong ketika Arka bilang jika Hubungan merek tidak ada yang tau selain dirinya.


Arka menceritakan semua nya,


Dirga hanya bisa geleng-geleng saja.


Namun benar juga yang di katakan oleh Alena, jika ini semua demi karier dan Hati pak Wijaya.


jika Sempat publik tau mereka pacaran sementara Arka sudah punya tunangan akan jadi gosip, dan jadi masalah besar.


nama baik mereka pun akan jelek.


----------------


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya,


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***.


S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S


__ADS_2