
Like komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Biar author tambah semangat lagi.
selamat membaca 🙂
Arka berjalan ke arah kamar Nenek nya yang sudah terbuka,
Dia melihat ke kamar yang rapi namun sangat banyak debu dan juga jaring laba-laba di mana-mana.
"Kamu tidak perlu capek-capek membersihkan nya, biar aku minta Suprapto dan Supriyanto ke sini!" ucap Arka.
"Hmm!" jawab Alena.
"Kamu belum mandi yah?'' tanya Arka pada Alena karena melihat penampilan Alena yang sangat acak-acakan.
Alena pun menggeleng.
"Aku baru saja selesai membersihkan seisi rumah ini dan juga membersihkan foto-foto itu," jawab Alena.
"Ya udah mandi yok." ajak Arka.
Alena langsung menggeleng kan Kepalanya dengan cepat.
"Gak usah kamu saja mandi duluan aku Masih ada kerjaan sedikit lagi!" tolak Alena karena dia sudah mikir aneh-aneh jika dia mandi bersama dengan Arka.
"Kamu mau ngerjain apa lagi? masak Udah! bersihkan rumah udah!" ucap Arka.
"Hmm itu. Aku mau nyiram tanaman di luar!" ucap Alena.
"Jangan banyak alesan kamu, segera lah mandi dengan ku!" ucap Arka menarik tangan Alena masuk ke kamar.
"Tapi Mas, aku!" ucap Alena belum selesai ngomong Arka langsung memotong nya.
"Kamu Masih malu atau belum siap?" tanya Arka menatap ke arah Alena yang terdiam.
Alena pun menunduk.
"Ya udah aku mandi dulu yah!" ucap Arka Langsung masuk ke kamar mandi Membawa handuk di bahu nya.
Keesokan harinya Seperti biasa Alena terlebih dahulu mengisi absen kuliah nya sementara Arka sibuk dengan laptop karena ada sedikit pekerjaan yang harus dia sendiri yang memeriksa.
Hari pun semakin siang tiba-tiba handphone Alena yang di atas meja Berdering.
"Halo Sarah!" sapa Alena setelah menjawab telepon.
"Halo Alena! kamu sekarang di mana? kok aku ke rumah kamu gak pernah ada, chat aku di WhatsApp saja kamu tidak membalas nya!" ucap Sarah.
"Maaf yah aku lupa ngabarin kamu, sekarang aku lagi di kampung orang tua Arka!" ucap Alena.
"Loh kamu ngapain ke sana?" tanya Sarah langsung.
"Panjang ceritanya Sarah, kalau lewat telepon sangat sulit di jelaskan inti nya kamu berniat ke sini hanya jiarah saja!" ucap Alena.
"Hmm Kalau seperti itu segera lah kembali." ucap Sarah.
__ADS_1
"seperti nya aku Masih lama di sini, kamu menghubungi aku ada apa?" tanya Alena lagi.
"Sebenarnya aku mau ketemu sama kamu, aku sangat merindukanmu!" ucap Sarah dengan lebay nya.
"Hmm kalau aku sudah pulang aku akan segera mengabari mu," ucap Alena.
"Oke baiklah!" ucap Sarah.
Panggilan telepon pun terputus.
"Siapa Sayang?" tanya Arka.
"Ha, Emm Ini Sarah! dia menanyakan keberadaan ku," ucap Alena.
"Oohh!" Jawab Arka sambil duduk di samping Alena.
namun lagi-lagi Handphone Alena berdering.
Kali ini bukan dari Sarah namun dari Pak Wijaya.
Arka Melihat ke arah layar handphone Alena.
"Jawab saja!" suruh Arka. Alena pun menjawab nya dan terlebih dahulu memberikan salam.
"Halo Alena! Arka di mana yah? kenapa dia tidak menjawab telepon dari saya?" tanya Wijaya Langsung.
Alena tiba-tiba gugup.
"Hmm saya kurang tau pak, soalnya Tuan muda sedang tidak bersama saya!" jawab Alena dengan gelalapan.
"kemana anak itu, berani-beraninya dia lari dari urusan nya dengan keluarga Clara!" ucap Wijaya di sebalik telepon.
"Baik pak, akan saya sampaikan!" ucap Alena.
sambungan telepon pun langsung terputus.
"Pak Wijaya Kenapa Begitu marah yah, biasa dia tidak pernah berbicara seperti itu dengan ku," Batin Alena terdiam.
"Ayah ngomong apa?" tanya Arka menyadar kan Alena.
"Ayah kamu Minta, kita untuk kembali ke Jakarta!" ucap Alena.
"Alasannya?" tanya Arka bingung.
"Clara!" jawab Alena singkat.
"Kurang jelas apa lagi sih, Ayah sangat keterlaluan!" ucap Arka Kesal.
"Lebih baik kamu selesai kan dulu masalah kamu sama keluarga Clara mas, tidak mungkin kamu menghindar terus, kasihan juga pak Wijaya!" ucap Alena.
"Tapi aku gak mau jauh dari kamu Alena, otomatis kalau kita pulang ke Jakarta kita akan berpisah lagi!" ucap Arka.
"Buat sementara kita jalanin saja dulu," ucap Alena.
"Aku gak bisa!" ucap Arka.
__ADS_1
"Kamu harus bisa!" ucap Alena lagi.
"Gak bisa sayang! gak bisa! aku gak mau," ucap Arka merengek di depan Alena dan menyandarkan kepalanya di bahu Alena.
Alena mengelus kepala Arka.
"Kamu juga harus mengurus perusahaan kamu Mas, kamu gak bisa seperti ini!" ucap Alena.
Eits jangan lupa dong untuk singgah ke Si gadis Sugar Baby.
kepoin terus cerita baru Author.
"Jadi mau kamu sekarang apa?" tanya Arka.
"Loh kok nanya aku sih, kalau mau aku kita pulang ke Jakarta aku menyiapkan kuliah ku yang sudah banyak ketinggalan dan juga kamu menyelesaikan masalah kamu sama Keluarga Clara!" ucap Alena.
"Aku sudah sangat nyaman di sini bersama kamu!" ucap Arka lagi.
"Aku juga sudah nyaman di sini bersama kamu, namun hidup kita di Jakarta tidak lah di sini," ucap Alena.
Arka tersenyum dan memeluk Alena.
"Ekhem-Ekhem! seperti nya aku terlalu cepat datang ke sini!" ucap Tia yang langsung saja datang dan Berdiri di depan pintu yang terbuka sehingga kelihatan Arka dan Alena yang pelukan di ruang tamu.
Arak dan Alena yang mendengar itu pun langsung melepaskan pelukan nya.
"Kamu yah Tia! ganggu aja!" ucap Arka kesal.
Tia pun Terkekeh sementara Alena tersenyum karena melihat wajah kesal Arka.
"Kalau mau lanjutin juga gak apa-apa kok, tuh Tia juga mau pergi lagi!" ucap Alena sambil merentangkan kedua tangannya tersenyum meledek ke arah Arka.
"Udah deh kamu gak usah mancing lagi," ucap Arka kesal.
Alena pun tersenyum.
"Masuk dulu Tia!" ucap Arka.
"Ada apa Tia? tumben-tumbenan siang-siang ke sini, emang gak kerja?" tanya Alena.
Tia pun masuk dan duduk di Ruang tamu bersama Alena dan Arka.
"Nih ada undangan untuk kamu sama Mas Arka, ini undangan untuk penyambutan Senior Aku, si intan!" ucap Tia.
"Oohh! ya udah makasih yah!" ucap Alena.
"Oke! ya udah aku lanjut bagi-bagi undangan lagi, kalian lanjut kan saja yang sempat tertunda tadi!" ucap Tia.
"Gak usah aneh-aneh deh Tia!" ucap Alena kesal.
"Hehehe, Assalamualaikum!" ucap Tia dan segera berlari keluar karena Alena Sudah Menatap nya kesal.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.
__ADS_1
Like komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Terimakasih 🙏***