Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 78


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Alena pun masuk lagi ke dalam menghampiri Arka dan Daniel.


"Siapa?" tanya Arka pada Alena.


"Sarah Mas! kata nya dia mau ke sini!" jawab Alena.


"Kalau begitu Mas pulang dulu yah, ini sudah sore sekali!" ucap Daniel.


"Kok cepat banget sih Mas, padahal Alena sebentar lagi mau belanja bareng Sarah mau ngajakin mas makan malam di sini!" ucap Alena cemberut.


"Ah tidak perlu! Lagian Mas ada urusan." Ucap Daniel.


"Urusan! Urusan apa? pokoknya mas harus di sini nginap dan gak boleh pulang karena Besok hari Minggu!" ucap Alena.


"Iyah Daniel! buat apa terburu-buru pulang," ucap Arka.


"Tapi Pak saya!" ucap Daniel Sudah mulai tidak enak.


"Gak ada tapi-tapian! di kampung Mas Sangat suka masakan Alena, giliran sekarang udah mau pergi aja, pokok nya gak boleh!" ucap Alena sambil merampas kunci motor Daniel.


Daniel tidak bisa lagi menolak dia pun mengiyakan padahal niat nya tidak ada untuk makan malam di sini bahkan sampai menginap.


Karena dia juga tidak enak pada Arka dan masih Rindu dengan sepupu nya itu akhirnya dia pun mau.


"Ya udah mas mau! tapi sini kembalikan kunci motor mas," ucap Daniel pada Alena.


Alena pun tersenyum sangat senang.


"Eits tidak boleh! kunci ini akan aku simpan dan Besok akan aku kembalikan!" ucap Alena dan berlari ke kamar nya.


Daniel Sangat kesal pada kelakuan sepupu nya itu namun Arka hanya tersenyum lucu Melihat Alena yang sangat ingin Daniel tidur di sini bahkan mau melakukan tingkah anak kecil.


"Assalamualaikum!" teriak Sarah langsung main masuk-masuk saja.


Tiba-tiba dia terdiam ketika melihat pria tampan yang Duduk di ruang tamu Menatap nya.


Tiba-tiba saja dia jadi malu dan cengengesan.


"Walaikumsalam!" jawab Daniel.


"Hehehe, maaf yah kak, kalau boleh tau Alena nya mana?" tanya Sarah memasang wajah malu.


"Hey Sarah! Kamu sudah datang?" ucap Alena yang baru saja turun.


Alena pun mengajak Sarah bergabung di ruang tamu.


"Ya ampun Alena kamu kok gak ngomong sih kalau ada pria-pria tampan ini di sini, kalau tau kan aku dandan dulu," bisik Sarah ke kuping Alena.

__ADS_1


"Oh iya Sarah kenalin, Ini adalah Sepupu aku anak dari Bibi aku!" ucap Alena pada Sarah memperkenalkan Daniel.


Dengan senang hati Sarah menjabat tangan Daniel dan memperkenalkan diri nya Daniel pun hanya tersenyum saja.


"Ya ampun Pria ini kok begitu manis sih, kelihatan nya dia sudah sangat dewasa!" Batin Sarah.


Tiba-tiba Alena menepis tangan Sarah yang sangat lama menjabat tangan Daniel.


"Ih sakit tau!" ucap Sarah cemberut namun Daniel hanya tersenyum saja.


"Maka nya gak usah keganjenan!" ucap Alena.


"Kalau Yang ini gak perlu aku kenalin, kalau begitu kamu harus nemenin aku belanja untuk masak makan malam untuk Mas Daniel dan Mas Arka!" ucap Alena.


"Hah! Mas Arka? gak salah dengar nih!" ucap Sarah kaget.


"Udah deh kamu mau gak? kalau gak mau juga gak apa-apa kok!" ucap Alena.


"Iyah! Iyah! aku mau!" ucap Sarah.


"Nih!" ucap Arka memberikan Dompet nya pada Alena karena Alena menatap nya.


Sarah hanya bisa geleng-geleng tidak mengerti.


Alena dengan senang hati menerima nya.


"Aku tinggal dulu yah Mas, ingat! gak boleh pulang!" ucap Alena Daniel pun mengangguk.


"Kamu harus menceritakan semua nya pada ku Alena! apa maksudnya ini, Kenapa sekarang dompet Tuan muda bisa sama mu!" ucap Sarah.


Alena pun menceritakan nya, karena dia yakin Sarah bakalan paham.


"Oohhh! begitu! tapi kamu gak takut?" tanya Sarah.


"Takut kenapa?" tanya Alena Heran.


"Cepat atau lambat ini akan terbongkar!" ucap Sarah.


"Yah maka nya jangan Kasih tau sama siapa-siapa biar tidak terbongkar!" ucap Alena.


"Aku sih gak mau ikut campur," ucap Alena.


Mereka pun berbincang-bincang sampai ke trans mart.


Alena segera belanja sementara Sarah hanya mengikuti nya saja.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka siap belanja dan menuju pulang ke rumah.


"Aku mau ikut masak yah Len!" ucap Sarah.


"Hah masak? Mimpi apa aku kamu mau masak!" ucap Alena.


"Hmm kamu kok gitu sih, aku kan mau belajar!" ucap Sarah mulai bertingkah aneh.

__ADS_1


"Eh tunggu dulu deh, jangan-jangan kamu mau caper sama mas Daniel!" ucap Alena.


Sarah pun tersipu malu.


"Eh jangan Aneh-aneh deh Sarah! Dia itu bukan anak orang kaya Sangat beda dari kamu dia sama seperti aku, jangan sampai buat dia sakit hati deh!" ucap Alena.


"Iiih. Kamu kok malah Ngomong gitu sih, emang aku cewek matre!" ucap Sarah Kesal.


"Yah bukan gitu maksudnya! tapi keluarga kamu!" ucap Alena.


"Hmm kamu kok mikir nya sampai sana! dekat aja belum! belum tentu dia mau sama aku orang nya aja lembut dan manis kaya gitu pasti incaran semua cewek!" ucap Sarah.


Alena pun hanya diam saja karena terkadang Teman nya itu aneh.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di rumah ternyata Daniel dan Arka Sangat asik bercerita-cerita.


Hari sudah Magrib Alena mengajak mereka untuk sholat berjamaah bareng di rumah.


"Mas Berhubung ini sudah Magrib bagaimana kalau kita sholat berjamaah bareng, Alena Sudah Sangat Rindu dengan Suara Kakak kalau lagi jadi imam!" ucap Alena karena dulu Daniel Sangat sering main ke rumah Alena hanya sekedar Sholat bareng.


Daniel pun mau.


"Alena! kamu gimana sih aku kan gak bawa Mukenah!" bisik Sarah.


"Udah tenang aja! aku ada mukenah buat kamu, whudu aja dulu!" ucap Alena.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sudah berkumpul di ruang tamu.


Mereka sholat berjamaah dengan tenang.


Setelah selesai Alena menyalim tangan Arka.


"Ehem-Ehem, lihat situasi dong," ucap Sarah.


"Sirik yah, maka nya buruan nikah!" ucap Alena.


Arka dan Daniel hanya bisa tersenyum saja.


"Ya udah mas, kami ke belakang dulu yah mau masak!" ucap Sarah Setelah selesai melihat sajadah dan mukena nya


"Bagiamana kalau kamu ikut juga membantu!" ucap Arka.


"Ah tidak perlu, ini ada tugas wanita!" ucap Alena.


"Benar juga kata Pak Arka! bagaimana kalau kami bantu Untuk meracik cabai atau sayur yang kami bisa!" ucap Daniel.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2