Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 48


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


Selamat membaca 🙂


Alena Hanya bisa terdiam, dia sama sekali tidak berani melihat atau menjawab kata-kata Arka.


Dia terus saja terisak-isak, rasanya dia ingin pergi, namun tidak mungkin dia pergi begitu saja karena Sekarang dia tidak memakai baju lagi.


Arka Melihat Alena yang menyembunyikan wajahnya, Tiba-tiba Arka menarik kasar Selimut Alena.


Alena berteriak dan sangat terkejut.


Dan jelas saja sekarang Arka sudah melihat jelas Badan putih mulus milik Alena yang hanya menggunakan Bra warna hitam.


Arka langsung menepis Fikiran kotor nya, kali ini dia harus menahan nafsu nya, dan juga obat perangsang yang di minum nya tadi, sekarang berhasil membuat Kepalanya sakit.


"Pakai tuh!" ucap Arka menunjuk kemeja yang ada di dekat Alena.


Alena dengan cepat memasang nya ke badan nya, Walau kebesaran dan sangat tidak Cocok dengan nya, dia harus tetap memakai nya.


Alena turun dari kasur dan berjalan cepat ke arah pintu, namun saat Membuka pintu ternyata pintu masih di kunci.


Arka Berdiri dan mengambil jas, handphone dan membuka pintu.


Dia membentang kan jas nya ke badan Alena dan Merangkul Alena keluar.


Awalnya Alena menolak nya, namun Arka memaksa nya, akhirnya dia pun tertunduk mengikuti Arka.


Semua orang memerhatikan Arka dan Alena, Begitu juga dengan Dirga.


Dia sudah yakin Bahwa Arka sudah melakukan hal kasar pada Alena. Dia hanya bisa melihat saja karena dia juga tidak ingin ikut campur.


Arka Membawa Alena ke dalam mobil nya,


Lalu Alena menolaknya.


"Aku akan pulang sendiri!" ucap alena mengawaskan tangan Arka dari bahu nya.


"Kamu tidak perlu banyak menolak, ini sudah malam!" ucap Arka. Alena tetap saja tidak mau.


Tiba-tiba Arka mengangkat tubuh Alena ke dalam Kursi mobil itu.


Dia segera memutari mobil nya dan naik ke kursi Bagian supir, dia melajukan mobilnya.

__ADS_1


Alena Hanya bisa diam tidak ingin berkata-kata lagi, saat ini yang dia inginkan hanya sampai di rumah nya dan segera istirahat mencoba melupakan apa yang terjadi.


Arka Melihat Alena yang menggenggam erat jas yang ada di badan nya seakan seperti ketakutan.


Arka sangat merasa bersalah telah melakukan itu pada Alena, ada juga rasa kesal pada Alena karena persoalan tadi Siang.


Selama di perjalanan mereka hanya diam, larut di pemikiran masing-masing.


Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di sebuah bangunan tinggi dan juga mewah.


Alena Melihat keluar, Dia memerhatikan Sekeliling bangunan itu, Tempat yang sangat asing baginya.


"Turun! ngapain diam di situ!" ucap Arka dengan nada datar.


"Kita ngapain ke sini, aku Mau pulang!" ucap Alena segera turun dari mobil Arka dan berlari ke belakang mobil mencari tumpangan.


Arka Langsung mengejar nya dan menahan.


Arka menggendong tubuh Alena ke dalam Hotel mewah itu, Alena terus saja berontak sehingga Arka cepat kecapean.


"Kamu bisa diam gak sih!" bentak Arka.


"Aku mau pulang! aku gak mau di sini hisk, Hiks," tangis Alena sudah bercucuran air mata di pipi nya.


"Di rumah kamu ada Ayah dan paman Sam, gak tau Apa maksud nya ke sana, tidak mungkin kita pulang seperti ini," ucap Arka.


"Jadi kamu yakin mau pulang?" tanya Arka Melihat ke arah Alena yang tertunduk.


"Kamu tidak usah banyak berfikir, masuk lah! Jika kamu pulang dengan keadaan seperti ini, mereka akan berfikir aneh-aneh," ucap arka menarik tangan Alena.


Arka memesan hotel satu kamar, Arka membawa Alena ke kamar pesanan nya.


"Mandi lah!" ucap Arka melempar kan Handuk pada Alena.


Alena mengambil nya dan segera masuk ke kamar mandi.


Di kamar mandi dia sangat lama, satu jam di kamar mandi, dia pun keluar menggunakan baju nya tadi.


Dia melihat Arka yang nelpon di Balkon kamar itu.


"Kenapa dia masih di sini, Kenapa dia belum pergi!" batin Alena.


Arka selesai menelpon dia melihat Alena yang duduk di pinggir kasur.


"Kamu ngapain datang ke cafe bang Dirga?" tanya Arka sambil berjalan mendekati Alena.

__ADS_1


"Aku gak mau kamu mengulangi kelakuan kamu dulu, Aku takut kamu Menjadi kan orang lain jadi korban mabuk kamu!" ucap Alena.


"Kamu tidak perlu mengkhawatirkan aku lagi," ucap Arka.


Alena menoleh ke arah Arka.


"Maksud kamu apa?" tanya Alena dengan tatapan bingung.


"Kamu tidak perlu datang seperti ini lagi, kamu jangan sekali-kali datang ke cafe itu mencari aku!" ucap Arka.


"Aku gak mau di saat aku tidak bisa mengontrol diri ku, aku melampiaskan nya pada mu, sudah kamu lihat sendiri kan, Kamu Masih beruntung aku bisa menghentikan niat jahat ku," ucap Arka lagi.


"Itu artinya kamu tidak akan pernah meninggalkan hal buruk mu ini?" tanya Alena.


"Aku akan meninggalkan nya, tapi aku mohon kamu jangan pernah pergi dari saya, dan jangan pernah mengangumi laki-laki lain," ucap Arka menatap serius ke wajah Alena.


Alena terdiam.


Arka memegang tangan Alena.


"Aku minta maaf atas sifat aku tadi, Aku sangat banyak minum obat perangsang, entah mengapa aku sangat tidak berselera dengan perempuan bayaran itu," ucap Arka.


Alena terdiam dia mengingat perempuan yang lari dari ruangan Arka di cafe tadi.


dan juga Arka yang mencoba memperkosa paksa dia.


"Kamu mau kan maafin aku," ucap Arka.


"Aku gak suka kamu ngulangin ini lagi, aku gak suka, Kenapa harus seperti ini sih kamu menghindari masalah kamu," ucap Alena.


"Menurut aku dengan seperti ini lah aku bisa tenang, karena aku sudah terbiasa sedih sendiri, menyelesaikan masalahku Sendiri," ucap Arka.


Alena hanya bisa terdiam.


"Jujur saja kepala ku sangat pusing menahan obat perangsang itu," ucap Arka memijit-mijit kepala nya.


Tiba-tiba Alena Berdiri dan sedikit menjauh dari Arka, dia sudah tau apa maksud tujuan Arka mengatakan hal itu.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya, jika ada saran tulis di kolom komentar ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,


terimakasih 🙏

__ADS_1


S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S***


__ADS_2