
***Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya,
biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
S S S***
Keesokan harinya, Arka berangkat kerja di pagi hari setelah selesai sarapan dia langsung berangkat tanpa mengatakan apa-apa.
Para pelayan heran melihat tuan nya itu yang tiba-tiba bangun pagi dan sudah berpakaian rapi.
Arka langsung ke kantor dan mencari keberadaan Ayah nya.
Ternyata Wijaya tidak ada di kantor, Arka mencari Aris.
menanyakan keberadaan Bos besarnya itu.
Aris mengatakan jika Pak Wijaya siang akan ke kantor.
Arka menghubungi ayah nya.
Namun tidak ada Jawaban.
Sementara di tempat lain Alena memaksakan diri nya untuk Kuliah, karena semalaman juga dia sudah ijin.
Awalnya Sarah melarang nya, namun karena alasan Alena ada pelajaran dan tugas yang tidak bisa di tinggalkan nya.
Mereka pun berangkat kuliah.
Hari pun semakin siang.
Sementara Sarah belum selesai kuliah nya,
Alena berniat pulang duluan karena dia juga harus istirahat, badan nya sudah terasa capek.
Namun setelah di depan kampus tiba-tiba Mobil Hitam berhenti di depan Alena.
"Masuk lah!" ucap Arka membuka Kaca mobil nya.
Alena terkejut melihat ada Arka di situ, karena seingat nya Arka tidak tau dia di mana kuliah.
Alena tidak mau, dia memilih meninggalkan mobil Arka dan berjalan ke halte bus.
Tiba-tiba Arka menekan klakson mobil nya, sehingga semua orang menoleh, Alena tak juga menghiraukan nya dia tidak sama sekali menoleh ke arah mobil Arka.
Alena dengan badan lemas, dan juga panas matahari memaksa untuk terus jalan ke halte bus.
Namun tiba-tiba Arka turun dan menarik lengan Alena, Alena terkejut dan mengawas kan tangan Arka dari Lengan nya.
__ADS_1
"Tuan mau apa lagi! saya mau pulang!" ucap Alena.
"Ayah Nyuruh saya menjemput kamu!" ucap Arka.
Karena Sesampainya Wijaya, Arka minta tolong pada Wijaya untuk membujuk Alena kembali untuk kerja dengan nya.
Wijaya pun mengatakan jika dia mau membujuk nya, namun Arka harus janji, Agar tidak kasar pada Alena, Arka pun mengiyakan dan Wijaya Pun memberikan alamat kampus Alena dan menyuruh Arka menjemput nya.
"Saya tidak mau!" ucap Alena.
"Kamu harus mau, ini perintah dari Ayah, kamu tidak boleh menolak nya, ada sesuatu yang akan di bahas!" ucap Arka.
Sama saja Alena tidak mau, dia tetap berjalan ke halte bus, Terpaksa Arka pun mengikuti nya.
Namun sebelum Pergi dia menghubungi supir nya menjemput mobil nya.
"Tuan ngapain sih di sini?" tanya Alena tidak suka Sekarang Arka Berdiri di dekat nya.
"Saya tidak akan berhenti mengikuti kamu, kalau kamu Masih tidak mau kembali bekerja dengan saya!" ucap Arka.
"Saya tidak akan mau lagi Tuan, mau seperti apa pun Tuan mengikut, memohon saya tidak akan mau!" ucap Alena.
Namun tiba-tiba bus datang dan Alena masuk, Arka pun ikut-ikutan untuk masuk.
Awalnya dia ragu karena seperti nya di dalam sana sangat panas namun karena Alena dia harus ikut masuk ke dalam bus itu untuk pertama kalinya.
"Saya ngaku salah waktu itu, tapi bukan karena itu kamu mau mengundurkan diri!" ucap Arka.
"Tuan sudah menginjak-injak harga diri saya, bahkan Tuan tidak ada rasa bersalah atas semua yang tuan lakukan pada saya!" ucap Alena.
"Saya tidak salah! salah saya di mana?" tanya Arka.
"Sudah lah Tuan, orang seperti tuan tidak akan pernah sadar," ucap Alena.
"Oke baiklah, Saya Minta maaf! Kamu kembali lah kerja dengan keluarga Saya, dan kembali kerja dengan saya, perusahaan Butuh kamu, saya butuh kamu!" ucap Arka, kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut nya.
"Cihh, dia butuh aku, hanya untuk sekedar menyiksa aku saja!" Batin Alena.
Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di jalan depan rumah Alena.
Arka mengikuti Alena ke rumah nya namun Alena Melihat pak Wijaya yang duduk di depan rumah nya.
"Bapak!" ucap Alena, Wijaya pun tersenyum.
"Mobil kamu mana Arka? kok Malah naik bus?" tanya Wijaya.
"Di kampus, supir akan menjemput nya!" ucap Arka dengan nada datar.
"Berarti benar kata Pria ini, Pak Wijaya menyuruh nya menjemput ku!" Batin Alena.
__ADS_1
"Masuk dulu Pak," ucap Alena.
Wijaya pun menginyakan dan masuk setelah Alena membuka pintu rumah nya.
"Gimana keadaan kamu? sudah sehat?" tanya Wijaya.
"Yah gini lah pak, masih kurang sehat!" ucap Alena.
"Langsung saja, kedatangan saya dan Arka ke sini ingin menanyakan hal Kemarin yang kita bahas!" ucap Wijaya.
"Sebelum nya Saya minta maaf dulu pak, seperti nya saya tidak bisa lagi!" ucap Alena.
Wijaya terdiam.
"Bapak jangan khawatir! saya juga akan membayar semua hutang saya, dan juga saya akan mengundurkan diri dari Perusahaan Bapak!" ucap Alena.
Arka tidak bisa lagi berkata-kata apa pun, mendengar Alena tidak mau Entah mengapa dia merasa kehilangan.
Alena memerhatikan di raut wajah Wijaya yang sangat kecewa, namun dia tidak bisa memaksakan lagi.
"Apa kamu tidak bisa memberikan kesempatan kedua untuk anak saya?" tanya Wijaya.
"Ya Allah sebenarnya aku tidak tega melihat pak Wijaya, namun hati ku juga sangat berat jika bekerja lagi dengan anak nya!" batin Alena.
"Bapak sudah banyak sekali membantu saya! tapi kali ini saya harus minta maaf dalam-dalam karena tidak bisa membantu Bapak! membalas semua kebaikan bapak!" ucap Alena.
Lagi-lagi Wijaya menghela nafas panjang.
"Baik lah kalau begitu! jika itu adalah pilihan kamu, tapi jika kamu ingin kembali ke perusahaan kami, dengan senang hati kami akan menerima nya!" ucap Wijaya.
Alena pun terdiam.
"Kalau begitu kami pamit!" ucap Wijaya Arka dan Wijaya pun Keluar dari rumah Alena dengan raut wajah kecewa.
Alena sangat tidak enak Melihat pak Wijaya, seorang bos besar orang terkaya, tapi dia memohon pada diri nya hanya orang biasa.
Tiba-tiba handphone nya Berdering dan Melihat itu dari Ibu nya tiba-tiba dia keluar dan mengejar Wijaya dan Arka.
Baru saja supir mengeluarkan mobil nya dari halaman Alena namun Alena memanggil nama pak Wijaya.
"Pak Wijaya! pak!" Panggil Alena.
Mobil pun berhenti pas di depan gerbang.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
__ADS_1
Terimakasih 🙏🙃***