Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 57


__ADS_3

Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.


selamat membaca 🙂


Arka membuka Pintu mobil nya.


"Kita berjalan saja pak, karena lokasi nya tidak jauh dari sini!" ucap pak RT berbicara dengan sopan.


"Jalan?" tanya Arka dengan wajah heran nya sambil melihat ke jalanan.


"Iyah pak, karena jalan ke sana terlalu sempit!" jawab pak RT itu lagi.


"Huff, nasib apa yang aku terima nih, Niat datang ke sini untuk memenangkan fikiran eh malah nambah masalah aja!" Batin Arka kesal.


Arka pun menutup pintu mobil nya lagi.


"Mari pak!" ajak pak RT itu.


Mereka pun segera berjalan ke pos.


Sementara Alena memerhatikan lantai yang tadi nya bersih sekarang sudah kotor karena para warga masuk dengan sendal kotor mereka masing-masing.


"Huff, kenapa harus jadi seperti ini sih!" Batin Alena.


namun tiba-tiba pintu nya di ketuk.


Alena menoleh ke arah pintu dan mendekati nya.


"Siapa yah?" tanya Alena Melihat gadis yang sebaya dengan nya Berdiri di depan pintu.


"Kenalin mbak nama ku Tia, Ayah meminta aku untuk menemani mbak malam ini di sini!" ucap Tia sambil tersenyum ramah.


"Oohh kamu anak pak RT?" tanya Alena.


Tia pun mengangguk.


"Ya udah masuk dulu! maaf yah sedikit kotor karena warga pada masuk semua tadi!" ucap Alena dan langsung menyapu lantai.


Tia pun mengikuti Alena Masuk dan duduk di sofa sambil memerhatikan Alena yang menyapu cepat-cepat.


"Maaf yah jadi ngerepotin kamu harus nemanin mbak di sini!'" ucap Alena sambil terus menyapu.


"Gak apa-apa kok mbak Lagian besok hari saptu," ucap Tia.


"Kalau boleh tau Nama mbak siapa?" tanya Tia.


"Alena!" ucap Alena sambil tersenyum ke arah Tia.


Alena pun menyudahi menyapu lantai itu.


"Maaf yah di sini belum ada gula atau minunam yang lain nya, kami baru sampai tadi sore jadi gak sempat untuk belanja!" ucap Alena sambil duduk di depan Tia berbatas kan Meja.

__ADS_1


"Udah lah mbak tidak perlu lagian ini sudah malam!" ucap Tia.


"Hmmm, Kalau boleh tau kamu kegiatan nya apa di sini?" tanya Alena pada Tia.


"Aku di sini jadi bidan mbak!" ucap Tia.


"Hmm Bagus dong, bisa bantu-bantu warga sini, kalau boleh tau umur kamu berapa?" tanya Alena lagi.


"Umur ku sudah 19 Lebih Mbak!" ucap Tia.


"Hmm ternyata kita seumuran, tidak perlu panggil mbak, Panggil nama aja biar gak terlalu canggung!" ucap Alena.


Mereka pun larut dalam cerita.


Tia adalah anak sulung dari Pak RT.


Dia tidak melanjutkan kuliah nya dan memilih jadi bidan desa karena dia tidak tega meninggalkan orang tua nya di desa.


Orang tua nya sudah meminta dia agar melanjutkan kuliah nya, namun Tia bersikeras tidak mau melanjutkan kuliah di kota karena ingin terus bersama ibu dan ayah nya.


Tia gadis yang manis terkenal sekali Tia di desa itu karena dia lah satu-satunya bidan di sana.


Sementara di tempat lain Arka Sudah selesai dari pos dan mendapatkan surat ijin untuk tinggal sementara di desa itu.


Pak RT pun langsung mengajak Arka untuk ke rumah nya.


Setelah sampai di rumah pak RT.


mereka duduk bersama di ruang dan sambil bercerita-cerita.


"Nak Arka tidur di kamar sebelah sana yah, Ibu tadi udah rapiin dan juga sudah ganti sprei nya!" ucap buk RT dengan ramah.


"Iyah buk, kalau begitu saya istirahat duluan yah!" ucap Arka.


"Silahkan!" ucap buk RT.


"Maaf yah nak kami hanya bisa memberikan tempat tidur seadanya nya saja," ucap buk RT.


"Tidak apa-apa buk, saya yang berterima kasih sudah di ijinkan untuk tidur di sini!" ucap Arka ramah.


Dia pun ijin untuk tidur ke kamar yang di tunjuk buk RT.


karena sebenarnya dia sangat lelah, sementara dia sama sekali belum mandi.


Perjalanan yang panjang sungguh membuat nya lelah.


Tidak makan dan juga tidak mandi dia pun mengabaikan nya.


Setelah sampai di kamar Arka Tampa banyak komentar dia pun langsung membaringkan tubuhnya ke kasur yang sangat jauh beda dari kasur mahal nya.


Tidak beberapa lama mata nya pun langsung terpejam Arka Sudah tidur dengan nyaman di tempat tidur yang tidak terlalu luas itu.


Di tempat Alena.

__ADS_1


Tia baru saja datang membawa nasi ke rumah Alena.


Karena Alena mengeluh sangat kelaparan Tia pun berinisiatif membeli nasi uduk di depan.


Mereka pun makan sama-sama.


Awalnya Tia ragu ingin beli apa, karena pasti nya orang kota tidak akan Suka.


Padahal sampai di rumah Alena pun menceritakan jika dia berasal dari desa juga, dan kuliah di Jakarta.


Mendengar itu Tia semakin tidak Canggung lagi dengan Alena, karena dia merasa Alena sangat lah wanita yang baik.


pembicaraan mereka pun nyambung sehingga sangat nyaman jika ingin curhat.


Keesokan harinya.


Tok tok tok.. Buk RT mengetuk pintu kamar Arka.


Arka dengan setengah sadar dia membuka pintu.


"Ada apa mengganggu ku sepagi ini!" ucap Arka dengan mata Masih tertutup dia mengira jika itu adalah Alena.


"Nak Arka tidak Sholat?" tanya Buk RT.


Arka langsung membuka mata nya lebar-lebar karena mendengar Suara buk RT.


"Eh ibu! Maaf buk saya kira tadi Pelayan di rumah saya, badan saya sangat Capek sehingga tidak sadar!" ucap Arka merasa sangat malu.


Buk RT itu pun tersenyum melihat Tingkah Arka.


"Ya sudah bangun lah, mari kita sholat berjamaah!" ajka Buk RT.


Kali ini Arka tidak ada alasan apa-apa lagi untuk menolak dia pun harus ikut sholat bersama pak RT dan buk RT.


Setelah selesai sholat pak RT dan Arka duduk dan ruang tamu menikmati teh yang di buat oleh istri pak RT.


"Kalau boleh saya tau penghulu di sini di mana yah?" Tanya Arka.


"Bapak mau mencari Penghulu?" tanya Pak RT.


"Tidak perlu memanggil saya Bapak pak, saya juga orang biasa, saya jadi tidak enak karena Bapak la yang lebih tua, Panggil nama saja!" ucap Arka.


Pak RT itu tersenyum.


"Saya mau menikah di kampung ini saja pak, saya tidak ingin warga berfikir aneh-aneh, saya juga berniat akan sedikit lama tinggal di sini!" ucap Arka.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


terimakasih 🙏***.

__ADS_1


__ADS_2