Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 235


__ADS_3

Arka Melihat di depan ruangan nya ada Jeli dan juga Rico.


Sementara Jeli yang melihat Arka keluar dia memberikan salam Memasang wajah senyum.


"Selamat siang pak!" sapa Jeli.


"Siang!" jawab Arka.


"Rico tolong kamu Panggil kan Daniel! Hari ini Daniel, kamu dan juga Jeli harus ke Finansial," ucap Arka.


Rico pun baru ingat kalau hari ini ada acara penting di sana.


"Baik pak!" jawab Rico.


Dia segera mencari Daniel ke ruangan nya.


Sementara Arka membawa Jeli untuk berbincang-bincang di ruang tunggu.


Mereka membicarakan masalah pekerjaan, seperti nya Jeli akan lebih lama di sini karena Arka Sangat butuh bantunya.


Perusahaan di Amerika akan di pantau dari Indonesia.


Jeli pun tidak keberatan.


Mereka pun berangkat ke finansial.


Setelah acara selesai Rico segera kembali ke Perusahaan Shengu sementara Daniel dan juga Jeli Masih di sana.


Karena urusan nya sudah selesai tepat jam lima sore mereka pun pulang.


"Ibu mau kembali ke perusahaan atau mau langsung pulang?" tanya Daniel.


"Langsung pulang saja!" jawab Jeli.


"Baik buk, saya akan mengantarkan nya!" ucap Daniel.


"Hmm ngomong-ngomong malam ini kamu sibuk gak?" tanya Jeli.


"Tidak Buk! seperti nya saya langsung istirahat!" ucap Daniel.


"Kamu tidak keberatan kan kalau menemani saya makan Malam di luar!" ucap Jeli.


Daniel terdiam dia sebenarnya mau namun dia juga harus menjaga jarak takut ada yang berfikiran aneh-aneh karena Daniel harus sadar diri juga.


"Kamu gak mau yah?" tanya Jeli.


"Bukan nya tidak mau Buk, tapi apa ini gak malu pergi makan malam dengan bawahan seperti saya!" ucap Daniel.


Jeli tertawa.


"Kamu ngomong apa sih, semua orang itu sama aja, sekarang kamu mau gak?" tanya Jeli.


Daniel tidak enak untuk menolak nya akhirnya dia pun mau.

__ADS_1


"Ya udah kalau begitu kamu jemput saya di penginapan yah!" ucap Jeli senang. Daniel pun tersenyum.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai juga di parkiran hotel.


"Makasih yah udah mau nganterin!" ucap Jeli dan segera keluar mobil.


Daniel pun meninggalkan Hotel.


"Kenapa Daniel sangat berbeda dengan Pria yang lain yah, bahkan aku bisa melihat dia mempunyai jiwa yang sangat baik dan peduli serta ikhlas!" ucap Jeli.


"Dia sangat polos, bahkan baru saja mengenal nya aku semakin penasaran pada nya dan kenapa saat di dekat nya aku merasa dan tenang!" Batin Jeli.


Aris pun keluar dari ruangan nya dan kebetulan juga Arka Keluar dari Ruangan nya.


"Eh bapak! Kapan Bapak ke sini?" tanya Aris.


"Jangan banyak tanya kamu, sekarang kami ikut saya!" ucap Arka.


Aris diam dan mengikuti Arka.


Mereka pergi ke cafe Dirga untuk mengopi.


"Kita ngapain ke sini pak? Apa bapak akan mabuk? sebaik nya jangan deh pak!" ucap Aris.


"Gak usah Sok tau, kita hanya mengopi saja sambil membicarakan tentang pekerjaan!" ucap Arka.


"Ini sudah jam pulang kerja namun dia Malah ingin membicarakan pekerjaan!" gumam Aris.


"Eh bro! Akhirnya kalian singgah juga ke sini, sudah lama tidak ke sini!" ucap Dirga.


"Hmm Sibuk di kantor atau sibuk dengan liburan bareng istri!" ucap Aris.


Arka menatap tajam ke arah Aris. Dirga hanya tersenyum.


"Mau pesan apa? Kali ini untuk kalian di kasih gratis karena bos Dirga lagi baik hati!" ucap Dirga.


"Tumben-tumbenan! Biasa nya kalau sama ku Abang akan meninggikan harga dan sekarang mau memberikan gratis!" ucap Arka.


"Ah sudahlah pak jangan banyak protes, Nanti dia bisa berubah pikiran, langsung pesan saja!" ucap Aris.


"Hmm ngomong-ngomong bagaimana kabar Tania?" tanya Dirga pada Arka.


"Sebenarnya Abang tidak bertanya itu pada ku, kalau Abang merasa itu adalah anak Abang. Seharusnya Abang datang melihat keadaan nya!" ucap Arka.


"Entah mengapa aku sangat tidak mempunyai muka dan mental untuk bertemu dengan nya, aku selalu merasa bersalah dan sedih!" ucap Dirga.


"Itu namanya Abang pengecut!" ucap Arka.


Dirga pun diam.


Dirga pergi sebentar dan kembali membawa Paper bag.


"Aku minta tolong kasih ini sama Tania yah!" ucap Dirga.

__ADS_1


"Kenapa tidak Abang berikan sendiri saja! aku sangat sibuk sehingga tidak bisa memberikan ini!" ucap Arka.


Dirga pun diam.


"Seharusnya Abang harus berusaha bagaimana Tania bisa dekat dengan Abang dan membawa nya tinggal bersama Abang!" ucap Arka.


"Hmm baik lah Besok Abang akan ke sana!" ucap Dirga sudah berfikir keras karena kata-kata Arka ada benarnya juga.


Arka dan Aris pun tersenyum.


Dirga Melihat ke arah Arka yang melihat panggung yang kosong tidak ada yang bernyanyi.


Arka pun berjalan naik ke panggung.


Dia mulai bernyanyi dia mengingat semua di waktu pertama kali bertemu dengan istri nya semua nya dia ingat sehingga tidak terasa air mata nya keluar.


Aris memidio kan Arka yang sedang menyampaikan Akan bernyanyi khusus untuk istrinya namun dia sayang nya tidak ada di sana namun dia akan berjanji lain kali akan membawa nya ke sana menyaksikan langsung dia bernyanyi.


Semua yang di sana bersorak Siapa sih yang tidak mengenal penguasa kaya yang sangat ganteng itu.


Aris memosting Video itu di Instagram Alena yang menemani Tania tidur pun tersenyum melihat video itu.


Hari pun semakin malam Daniel Sudah menunggu jeli di parkiran sambil bersandar ke mobil nya.


Jeli melihat Daniel langsung terpesona.


Daniel mengunakan kemeja santai penampilan yang sangat santai namun terlihat pas di badan nya sehingga dia terlihat menarik.


"Selamat malam buk!" sapa Daniel.


"malam! Maaf yah sudah membuat kamu menunggu lama!" ucap Jeli sambil terus memerhatikan penampilan Daniel yang sangat mencuri perhatian nya.


"Ada apa dengan pakaian saya buk? apa ada yang salah? kalau ada yang salah apa saya harus menukar nya?" tanya Daniel.


"Hmm tidak perlu! Saya suka gaya kamu!" ucap jeli sambil tersenyum.


Daniel terdiam mendengar perkataan Jeli.


"Silahkan masuk buk;" ucap Daniel membuka kan Pintu sambil tersenyum karena dia sudah salting mendengar kata-kata Jeli.


Jeli tersenyum dia pun masuk.


Sementara di lantai atas hotel itu ada Sarah yang tidak sengaja melihat Daniel dan juga jeli di parkiran mobil.


Awalnya dia memastikan bahwa itu bukan Daniel namun ternyata itu adalah Daniel.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


biar author tambah semangat lagi.

__ADS_1


Terimakasih 🙏***


__ADS_2