Tuan Mudaku Adalah Jodohku

Tuan Mudaku Adalah Jodohku
Episode 79


__ADS_3

**Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya


biar author tambah semangat lagi.


selamat membaca 🙂


S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S S**


Awalnya Alena sih sedikit tidak enak namun karena memaksa akhirnya Alena pun mengijinkan nya.


Alena dengan Arka selalu dekat sementara Sarah selalu bersifat malu-malu pada Daniel.


Tidak beberapa lama akhirnya masakan pun siap Arka dan Daniel menata makanan di atas meja, Alena sedang membersihkan meja masak sementara Sarah sedang Membersihkan piring yang ada di wastafel.


Setelah selesai semua nya sudah di duduk di kursi meja makan Sarah duduk di samping Alena duduk di depan Daniel sementara Alena duduk di depan Arka.


"Ternyata masakan kamu masih sama yah kaya dulu! tetap enak banget!" puji Daniel. Alena pun tersenyum.


"Sumpah ini baru aku merasakan masakan kamu Len, ini enak banget!" puji Sarah.


Alena menatap ke arah Arka yang sibuk mengisi mulut nya.


"Kenapa kamu lihatin aku kaya gitu!" ucap Arka Ketika sadar jika Alena memerhatikan nya dari tadi.


Sarah dan Daniel pun menoleh ke arah mereka berdua sambil memasang wajah bingung.


"Kamu gak ingin ngomong apa-apa gitu sama aku?" tanya Alena.


"Enggak!" jawab Arka dengan simpel dan melanjutkan makan nya.


Begitu juga dengan Sarah dan Daniel.


"Iihhh, kamu kok gitu sih mas, kamu gak ingin memuji Atau berkomentar masakan aku!" ucap Alena cemberut.


"Oohh itu! aku tidak perlu mengucapkan kata-kata kamu bisa menilai nya dengan cara aku makan!" ucap Arka.


Tiba-tiba Alena tersenyum ketika melihat Arka yang sangat lahap makan.


"Ya ampun kalau mau romantis jangan di depan kami dong!" ucap Sarah menyindir.


Alena mengabaikan nya dan melanjutkan makan nya.


Akhirnya mereka selesai makan dan semua makanan sudah hampir habis.


Sarah Dan Alena membersikan meja.


Setelah itu mereka berkumpul sambil bercerita-cerita di ruang tamu.


Karena hari sudah mulai malam Alena menunjuk kan Kamar yang akan di tempati oleh Sarah dan juga Daniel berbeda kamar namun berdampingan.


Untung saja Alena sudah beli Spring bed yang sederhana untuk mengisi kamar tamu yang kosong hanya ada Kasur santai saja.


Jam sudah menunjukkan pukul Sepuluh malam Mereka masing-masing Ijin untuk istirahat.

__ADS_1


Alena pun terlebih dahulu ke kamar dan segera mengambil whudu untuk sholat Begitu juga dengan Arka.


"Mas! tadi ngomong Ngin apa sama Ayah kamu?" tanya Alena Setelah selesai sholat.


"Aku hanya ngasih tau niat aku ingin mengumumkan pembatalan pernikahan Aku dengan Clara!" ucap Arka.


"Lalu?" tanya Alena penasaran.


"Ayah tidaklah mempermasalahkan nya, namun Ayah minta agar aku memikirkan sesuatu yang akan aku lakukan!" ucap Arka.


Alena pun terdiam.


"Sudah lah Kamu tidak perlu khawatir atau kefikiran, besok aku akan mencoba mendiskusikan ini dengan Clara, aku juga yakin ini tidak akan Sulit jika di diskusikan!" ucap Arka.


"Kamu mau ketemu Clara?" tanya Alena.


Arka mengangguk sambil memerhatikan wajah Alena yang sudah berubah.


"Udah tenang aja, aku hanya membahas ini saja kok," ucap Arka mengelus rambut Alena.


"Tapi mas, kamu tau sendiri kan Clara kaya mana!" ucap Alena.


"Iyah! tapi tidak mungkin dia akan kembali lagi pada keputusan nya dulu, Karena aku yakin dia Masih Sangat mencintai mantan nya itu!" ucap Arka.


"Hufff ya sudah! tapi kamu janji. kamu gak boleh dekat-dekat sama Clara!" ucap Alena dengan sedikit mengancam.


"Iyah sayang! Iyah. Senang deh di cemburuin kaya gini, itu tandanya kamu sangat sayang dan Takut kehilangan aku!" ucap Arka dengan pd nya sambil tersenyum.


"Kok aneh sih kata kamu, kalau kamu ngomong kaya gitu itu artinya kamu takut aku dekat lagi sama Clara," ucap Arka.


"Udah deh lupain aja, aku ngantuk aku mau tidur!" ucap Alena segera membaringkan tubuhnya di atas kasur.


Arka hanya tersenyum saja melihat tingkah Alena.


Arka pun menyusul Alena ke kasur.


"Sayang!" Panggil Arka.


"Hemmm!" jawab Alena sambil memunggungi Arka.


"Hadap sini dong, aku mau ngomong!" ucap Arka menarik tubuh Arka ke arah nya.


"Ada apa mas? aku mau tidur!" ucap Alena.


"Aku mau ngomong nih!" ucap Arka.


"Mau ngomong apa sih mas, kalau mau ngomong, ngomong aja lah!" ucap Alena.


"Kamu gak mau apa melakukan kewajiban kamu sebagai istri! kita kan udah sah!" ucap Arka.


Tiba-tiba Alena duduk dan sedikit menjauh dari Arka.


"Kamu ngomong apa sih mas!" ucap Alena.

__ADS_1


"Hmm aku sangat ingin Punya anak dari kamu," ucap Arka.


"Tapi kaku kamu juga harus paham bagaimana posisi kita sekarang!" ucap Alena.


"Iyah karena itu aku mau ngumumkan pernikahan kita!" ucap Arka.


"Ih kamu jangan kaya gitu dong mas, urusan kamu sama Clara aja belum!" ucap Alena.


"Tapi aku ingin cepat punya anak!" ucap Arka duduk dan memegang tangan Alena.


"Selesai kan dulu masalah kamu," ucap Alena.


"Hmm ya udah, kalau Masalah aku sudah selesai, kamu harus janji udah siap mau melayani aku lahir dan batin!" ucap Arka.


Alena mengangguk dengan ragu.


" Ya udah kita tidur aja!" ucap Alena karena tatapan Arka pada nya sangat lah beda.


Keesokan harinya Daniel Sudah terlebih dahulu bangun.


"Eh kak Daniel udah bangun?" tanya Sarah yang keluar dari kamar Masih muka bantal.


"Iyah nih!" jawab Daniel.


Sarah dengan malu-malu duduk di Depan Daniel berbataskan Meja sofa.


"Alena sama Kak Arka belum bangun yah?" tanya Sarah.


Daniel pun menggeleng sambil tersenyum.


"Ya Allah senyuman nya itu masuk banget ke hati!" batin Sarah sambil mengambil handphone nya untuk berkaca.


"Ya Ampun Wajah aku jelek banget, berantakan lagi!" Batin Sarah tiba-tiba malu.


"Bentar dulu yah kak, Aku mau ke kamar mandi dulu!" ijin Sarah langsung masuk ke kamar mandi.


Daniel hanya geleng-geleng saja.


Tidak beberapa lama akhirnya Sarah keluar dari kamar nya dan sudah rapi Serta cantik.


"Maaf yah kak lama!" ucap Sarah.


"Iyah gak apa-apa kok!" jawab Daniel.


"Mereka belum turun juga yah!" ucap Sarah sambil melihat jam sudah menunjukkan pukul Delapan Lewat.


...----------------...


***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.


Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.


Terimakasih 🙏***

__ADS_1


__ADS_2