
Like, komen dan vote sebanyak-banyak.
Biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
Alena masuk ke kamar. Ternyata Arka baru saja selesai mandi.
"Ngomongin apa an sama Bibi kamu!" ucap Arka sambil mengeringkan rambut nya dengan handuk kecil.
"Hmm biasa lah mas, ngomongin tentang mas Daniel sama adik nya!" ucap Alena.
"Sebenernya Bibi Elsa mau jumpa sama anak nya," ucap Alena.
Alena pun menceritakan semua pada Arka.
"Hmm aku Fikir awal nya kalau dia adalah orang kaya karena logat dan cara nya sangat sombong dan ternyata anak nya dia tidak tau bagaimana di sini!" ucap Arka meremehkan Elsa.
"Sudah lah mas," ucap Alena.
"Tapi kamu kok masih mau sih menanggapi nya, dia sudah merendahkan kamu, bahkan aku dengar dari tetangga kamu dia sering sekali menghina keluarga mu Abang nya sendiri!" ucap Arka.
"Mau bagaimana pun dia adalah Bibi aku mas," ucap Alena.
"Lalu bagaimana dengan Adik nya Daniel?" tanya Arka.
"Yah mau gimana lagi mungkin sekarang dia lagi sama mas Daniel aku juga belum pernah ketemu dengan nya!" ucap Alena.
Arka Pun diam
"Ya udah sana kamu mandi!" suruh Arka.
"Ini sudah malam mas, dingin! aku lagi males untuk mandi!" ucap Alena.
"Buruan mandi! udah jelas seharian gak mandi!" rutuk Arka.
Alena tetap bersikukuh tidak mau mandi.
"Atau kamu mau aku mandiin?" tanya Arka dengan tatapan merayu.
"Ih apaan sih, aku gak mau mandi mas," ucap Alena.
Tiba-tiba Arka menggendong Alena ke kamar mandi.
"Kamu itu Udah dari luar, pasti di badan kamu Banyak kuman!" ucap Arka.
Alena akhirnya mau walau memasang wajah kesal pada Arka.
Tidak beberapa lama akhirnya Alena keluar dari kamar mandi, dia menatap Arka dengan tatapan kesal.
Arka bangun dari tidur nya dan mendekati Alena yang hanya berbalut kan handuk.
Alena mencari baju di lemari.
__ADS_1
Arka Berdiri di belakang Alena.
"Kamu ngapain Berdiri di situ?" tanya Alena dengan nada judes pada Arka.
"Terserah aku dong, aku mau liatin istri aku yang lagi ngambek karena di suruh mandi!" ucap Arka.
Alena diam dia melewati Arka begitu saja namun tiba-tiba Arka menahan tangan Alena.
"Mau kemana lagi?'' tanya Arka.
"Mau pasang baju lah mas!" ucap Alena.
"Di sini aja masang nya!" ucap Arka.
"Kamu gak usah buat aku makin kesal deh mas, aku udah kedinginan!" ucap Alena.
"Kamu sendiri yang kesal sama aku, kamu ngapain Pasang baju di kamar mandi!" ucap Arka.
Tiba-tiba Alena mau menggigit tangan Arka namun Arka langsung melepaskan nya.
"Ih kok Ganas banget sih!" ucap Arka sambil tertawa melihat wajah kesal Alena.
Alena langsung masuk ke kamar mandi, setelah selesai dia keluar dan betapa terkejutnya dia ketika Arka mengejutkan nya yang berdiri di samping pintu.
Alena menendang kaki Arka.
"Jangan ganggu aku!" ucap Alena kesal, semakin Alena memasang wajah kesal Semakin candu bagi Arka untuk mengganggu Alena.
Alena duduk di depan cermin untuk pasang skincare nya.
"Plis lah mas, aku lagi capek dan gak lagi ingin bertengkar!" ucap Alena.
"Ih kamu itu Kenapa sih, Emang aku ngajak bertengkar yah!" ucap Arka, Alena tidak mau menjawab dia memilih dia dan berjalan ke arah kasur.
Namun Arka tiba-tiba menindih tubuh Alena.
"Kita lanjutkan yang sempat gagal di kampung yah!" ucap Arka.
Tiba-tiba Alena mendorong Arka dari atas tubuh nya.
Arka terjatuh di samping nya dan Alena memeluk nya.
Dengan cara ini Alena bisa menolak ajakan Arka buat sementara karena dia sangat lelah.
Arka tersenyum ketika Alena memeluk nya dengan erat.
"Aku sangat lelah mas, aku ingin istirahat, besok Sangat banyak yang harus kita selesaikan!" ucap Alena.
Arka pun tidak bisa menolak pelukan hangat dari istri nya itu.
Arka membalas pelukan Alena sambil mengelus rambut Alena.
Sebelum tidur Arka mencium kening Alena.
__ADS_1
"Huff, selamat! akhirnya Arka luluh juga dengan pelukan aku ini, kalau aku tidak lelah Sudah aku hajar dia!" Batin Alena.
"Kali ini kamu bisa mencoba untuk merayu ku dengan pelukan ini, namun kamu tidak bisa lagi menolak kalau aku minta lagi!" Batin Arka.
Akhirnya mereka berdua pun tertidur.
Keesokan harinya Arka dan Alena Sangat sibuk dari foto untuk undangan lanjut ke bagian baju pengantin.
Dan aneh nya di sarankan Sebelum menikah Arka dan Alena buat selama tiga hari ini tidak berjumpa, sebenarnya itu Tujuh hari namun karena baru ini mereka berkumpul.
Arka dan Alena serta keluarga setuju.
Arka tinggal di rumah pak Wijaya dan Alena tinggal di rumah Arka.
Dua hari sebelum pernikahan semua nya tampak sudah hampir selesai.
"Eh Ayah!" ucap Arka yang melihat tiba-tiba Wijaya berdiri di samping nya di saat memerhatikan para orang yang mendekorasi acara di balkon lantai atas.
"Semenjak ibu kamu meninggal, baru hari ini kamu mau tidur di rumah ini!" ucap Wijaya.
Arka pun terdiam.
"Jujur saja Ayah Sangat merindukan anak ayah yang dulu yang selalu nurut dan Sayang sama Ayah!" ucap Wijaya.
"Ayah sudah salah mendidik kamu! Ayah Terlalu Egois, Ayah minta maaf!" ucap Wijaya yang sudah tidak bisa menahan air mata nya.
"Sudah lah ayah itu tidak perlu di bahas lagi!" ucap Arka.
"Ayah sangat merasa bersalah," ucap Wijaya.
Arka mendekati Ayah nya itu dan memeluk nya Seketika tangis Wijaya pecah dan memeluk tubuh Arka erat-erat, sama juga dengan Arka Air mata nya sudah keluar.
Dia juga sangat merindukan tubuh Ayah nya itu.
"Arka juga minta maaf Ayah! Arka telah banyak salah pada ayah!" ucap Arka.
Mereka pun saling memaafkan. Mereka berdua melepaskan rindu.
Tiba-tiba Sam bertepuk tangan. mereka berdua melepaskan pelukan dan menghapus air mata dari wajah masing-masing.
"Sungguh kedatangan Alena di keluarga ini memberi kan makna yang kuat dan sangat membawa kedamaian!" ucap Sam.
"Ah kau Sam! Kau Datang dari mana?" tanya Wijaya.
"Aku baru saja pulang dari Cafe dan ingin singgah di rumah Kakak ku yang sudah mulai hangat!" ucap sama bercanda.
Mereka bertiga pun tertawa.
"Tentu nya Almarhum Istri Kakak di sana sangat bahagia melihat kalian berdua akur!" ucap Sam.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.
__ADS_1
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Terimakasih 🙏***