
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Biar author tambah semangat lagi.
Selamat membaca 🙂
Karena merasa penat badan nya sudah hilang Arka keluar dari kamar mandi.
Dia melihat Handphone nya yang berdering.
Arka tersenyum melihat nama "Istri ku" di layar handphone nya.
"Iyah halo Sayang!' Jawab Arka.
"Halo mas, kamu habis dari rumah pak Wijaya yah?" tanya Alena.
"Iyah! Emang kenapa?" tanya Arka.
"Baru saja pak Wijaya menghubungi aku, dan mengucap kan terima kasih, aku gak ngerti namun tiba-tiba saja Panggilan terputus!" ucap Alena.
"Sudah lah mungkin ayah hanya ingin mengucapkan itu saja, kamu lagi apa?" tanya Arka.
"Aku baru saja selesai makan, kamu lagi apa?" tanya Alena balik.
"Aku baru saja selesai mandi," jawab Arka.
"Ooohh," ucap Alena.
"Ya udah kalau gitu aku pasang baju dulu yah, udah dingin karena gak ada kamu!" ucap Arka.
"Tunggu dulu deh mas, kamu kan semalam meminta orang suruhan kamu untuk mencari tahu siapa yang mengirim foto itu, apa kamu sudah dapat informasi nya?" tanya Alena.
"Aduh! aku sampai lupa, aku belum ada check Gmail aku!" ucap Arka lupa karena Fikiran nya tadi pagi hanya fokus pada kerjaan nya.
"Ya sudah aku check dulu, nanti aku kabarin lagi!" ucap Arka. Panggilan telepon pun terputus.
Arka langsung membuka laptop nya, dan ternyata sudah ada Gmail masuk jam sembilan pagi tadi.
Arka membuka nya ternyata itu adalah Vidio CCTV.
"Siapa dia? kenapa kelihatan nya dia sengaja mengikuti ku dari parkiran," ucap Arka bingung karena dia memakai jaket besar warna hitam, lengkap dengan Topi masker serta Sepatu.
"Aku sama sekali tidak kenal pada nya, dan tumben-tumbenan ada yang mematai-matai aku seperti ini, bagaimana aku bisa tau dia siapa kalau tidak kelihatan wajah nya!" ucap Arka bertambah bingung memutar semua Vidio yang di kirim.
"Eh tunggu dulu, ini mobil mewah, berarti dia adalah orang kaya, dan cara jalan nya seperti perempuan," ucap Arka Melihat mobil Hitam yang mewah, tidak lupa Arka melihat plat mobil yang kurang jelas dan terlihat hanya dua angka belakang nya saja ya itu 48.
Arka segera memakai baju nya dengan pakaian santai.
__ADS_1
setelah selesai di mengambil handphone, laptop kunci mobil dan turun ke bawah.
"Tuan mau kemana? makan malam sudah siap!" ucap Pelayan yang melihat Arka terburu-buru turun dari tangga.
"Saya ada urusan mendadak," ucap Arka berjalan cepat keluar dan masuk ke dalam mobil nya.
"Tuan muda kemana malam-malam seperti ini, tidak mungkin dia ke kantor, pakaian nya sangat lah rumahan!" Batin ketua pelayan.
Arka melajukan mobilnya ke rumah istri nya.
setelah sampai Arka memencet Bel.
Alena pun yang mendengar Bel rumah nya Berdering dia segera membuka nya.
"Mas Arka! kamu ngapain ke sini malam-malam?" tanya Alena.
"Kamu harus lihat ini deh, Siapa tau kamu kenal!" ucap Arka langsung mengajak Alena duduk di ruang tamu membuka Laptop nya.
Alena Melihat Video yang ada di laptop Arka.
"Kamu kenal?" tanya Arka setelah Video habis di lihat oleh Alena.
"Aku sama sekali tidak mengenal nya mas, wajah nya saja tidak kelihatan, dan aneh nya Kenapa seakan-akan dia tau kalau kamu mau ketemu dengan Clara di sana!" ucap Alena.
"Itu dia yang aku bingung, dan dari mana dia tau nomor kamu, seperti nya dia sengaja mengirim kan itu sama kamu Agar kamu marah sama aku," ucap Arka.
"Sungguh Aneh!" ucap Alena semakin bingung.
"Aku takut mas!" ucap Alena.
"Kamu takut kenapa?" tanya Arka bingung.
"Kalau seperti ini, bisa-bisa pernikahan kita terbongkar!" ucap Alena.
"Kamu tenang saja, aku tidak akan menyerah mencari tahu siapa dia, jika sudah ketemu aku akan memberikan pelajaran!" ucap Arka dengan nada tegas.
Tiba-tiba Perut Arka berbunyi.
"Kamu lapar mas?" tanya Alena separuh menahan senyum.
"Aku belum makan malam, karena aku mau nunjukin ini sama kamu!" ucap Arka.
"Ya udah kamu makan yah, aku ambilkan!" ucap Alena.
"Gak usah repot-repot, aku juga mau pulang kok." ucap Arka.
"Kamu mau pulang lagi mas?" tanya Alena.
__ADS_1
"Iyah! tadi di rumah udah masak juga!" ucap Arka.
"Kamu di sini aja! besok aja pulang nya. Udah malam!" ucap Alena segera berjalan ke arah dapur dan menghidangkan makanan untuk Arka.
Arka pun sudah kenyang. Dia melihat Alena yang dari tadi diam saja.
"Kamu kok diam aja sih?" tanya Arka.
"Hmm, tadi Pak Wijaya meminta aku untuk kesana Besok!" ucap Alena.
"Terus?" tanya Arka.
"Aku takut mas, aku takut pak Wijaya tau hubungan kita!" ucap Alena.
"Kamu gimana sih, kalau ayah minta kamu ke sana ya udah ke sana, tidak mungkin dia tau kalau tidak ada yang Bocor kan!" ucap Arka.
"Hmmm kalau pak Wijaya tau, aku takut dia kecewa mas!" ucap Alena.
Arka mendekap tubuh Alena.
"Kamu jangan takut, tidak mungkin selama nya kita seperti ini, cepat atau lambat pasti semua nya terbongkar," ucap Arka sambil mengelus kepala Alena.
Keesokan harinya Alena sudah sampai di rumah pak Wijaya, kali ini dia datang sendiri karena Arka harus pulang terlebih dahulu ke rumah nya dan berangkat ke kantor.
Arka sedang menuju rumah nya tepat jam sepuluh pagi karena dia mengantar kan Alena terlebih dahulu kerumah pak Wijaya.
"Loh itu siapa!" ucap Arka ketika melihat mobil mewah yang keluar dari halaman rumah nya saat dia baru saja masuk.
"748!" ucap Arka ketika melihat plat nomor mobil itu.
Arka segera turun dari mobil nya dan masuk mencari ketua pelayan yang bertanggung jawab semua atas rumah ini.
"Selamat pagi Tuan!" sapa Ketua Pelayan.
"Siapa yang baru saja datang?" tanya Arka.
"Itu perempuan yang datang mencari Tuan dari kemarin!" jawab Pelayan.
"Kamu gak paham kata-kata yah, kalau dia datang lagi tolong kabari saya!" ucap Arka.
" Kami minta maaf Tuan, Kami sudah mencoba menghubungi Tuan, namun nomor Tuan tidak aktif," ucap Pelayan.
Arka Melihat handphone nya ternyata benar Handphone Sudah lobet karena dia lupa mencharger nya.
...----------------...
Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, jika ada saran tulis, di kolom komentar ya, jangan pernah Bosan tungguin terus kelanjutan ya.
__ADS_1
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
Terimakasih 🙏