Unmei To Shiawase

Unmei To Shiawase
Chapter 36


__ADS_3

Udara dingin yang kuhirup. Aku berdiri di atas lantai keramik warna putih. Langit langit yang penuh dengan pancaran cahaya. Aku hanya bisa melihat warna putih tanpa ujung. Tempat ini lagi, lagi lagi aku di sini.


Tapi kenapa?


"Kaito maaf ...," tiba tiba Yume berdiri di depanku dan membungkuk kan badannya.


"Eh?! ... Yume kenapa?!"


"Maaf, aku tadi cuma kebawa suasana ...," ucapnya dengan wajah merasa bersalah.


"Kebawa suasana?" Seketika aku ingat dimana Yume menyalahkanku atas semua yang terjadi belakangan ini.


"Maaf ... tapi sekarang ... aku harus menjelaskan sesuatu padamu," Yume memasang wajah seriusnya.


"Hmm ...," aku hanya mengangguk.


Gadis bernama Mirai Ai yang tuli itu ternyata memang mempunyai kekuatan spesial yang diberikan Dewa. Tapi di saat yang sama dia juga mendapat kutukan yang disebabkan oleh masa lalunya sepertiku. Ya, dia kehilangan pendengarannya. Kalimat Yume yang berikutnya membuatku terkejut.


Fate Restart, kekuatan malaikat yang bisa mengulang bahkan mengubah takdir dunia. Malaikat akan di tiadakan oleh sang Dewa setelah menggunakan kekuatan itu. Yume ternyata sudah menggunakan kekuatan itu sebanyak dua kali.


Dan satu diantaranya adalah karena diriku. Aku merasa bersalah karena Yume harus melakukan itu hanya demi aku. Dan alasan dia tidak di tiadakan, itu karena urusannya di dunia ini belum selesai. Yume bahkan sudah kehilangan kekuatannya sebagai malaikat.


Sekarang Yume hanyalah sebatas roh yang bisa muncul di mimpi atau alam bawah sadar seseorang. Dan kata katanya yang paling membuatku bingung adalah.


"Dua orang yang kau temui itu memang bernama Mirai Ai"

__ADS_1


Dua orang?, apa mungkin si tuli dan si bisu itu memang namanya Ai?


Sang Ai dengan rambut pirang keemasan dan mata biru itu adalah Ai yang kukenal sekarang. Yume menyebut Ai rambut pirang keemasan itu dengan sebutan Mirai supaya aku tak bingung.


Mirai adalah diri Ai yang dulu sebelum Yume melakukan Fate Restart. Sebenarnya Mirai tidak bisu, ia hanya menyembunyikan suaranya karena suatu alasan. Dan Mirai juga alasan Yume melakukan Fate Restart yang membuat takdir dunia berubah.


Selanjutnya Yume menjelaskan tentang kekuatan memanipulasi waktu yang aku punya. Saat aku melawan Akame di jalanan depan rumah, aku sempat melambatkan waktu dan memberiku cukup waktu untuk berpikir.


Sebelum kejadian Fate Restart. Aku hanya seorang manusia biasa. Akan tetapi aku sudah memiliki kekuatan memanipulasi waktu. Kata Yume dulu aku akan terluka sangat parah bahkan hampir mati karena tubuh manusia biasa tak bisa menahan efek samping kekuatanku sendiri itu.


Tapi sekarang aku sedikit lebih leluasa memanipulasi waktu, karena aku bukan lagi manusia biasa. Aku memiliki kekuatan iblis dan juga malaikat. Tapi kekuatan itu juga tetap memiliki efek samping. Aku tak akan bisa menggunakan kekuatan iblis atau pun malaikat lagi selama sehari, bahkan beberapa minggu.


"Lalu ... apa kekuatan Ai?"


"Oh iya aku lupa ... kekuatannya adalah memanggil dirinya di masa lalu ..."


"Lalu? ... apa Ema juga Ai?" Aku semakin dibuat bingung oleh fakta fakta yang kuterima ini.


"Hmm ... aku tak bisa menceritakan itu lebih detail ... atau aku akan ditiadakan," jawab Yume sembari sedikit menganggukan kepalanya.


"Dan ... Kaito ... jangan tanya siapa itu Gilbert ...", lanjutnya.


"Ha?"


Jika Ema adalah diri Ai di masa lalu, maka Gilbert ...

__ADS_1


"Apa?! ... aku ... aku memanglah Gilbert itu?"


"Hmm ...," Yume hanya mengangguk dan itu saja cukup untuk menjawab pertanyaanku.


"Leona Emilia, Okino Gilbert ... itu adalah saat pertama kalinya kalian lahir di dunia ini"


"Cinta yang tumbuh di dalam hatimu itu berhasil membuatku melakukan Fate Restart yang pertama kali"


"Dan cintamu padanya berhasil melawan takdir ... kalian kembali bertemu untuk yang ke dua kalinya ... tapi takdir seakan tak mau kalah, dan akhirnya aku melakukan Fate Restart yang kedua," kata Yume.


"Dan sekarang ... aku akan menjelaskan tentang ke tiga gadis itu dan hubungannya dengan kekuatan mu ... tapi maaf kalau aku tak bisa menceritakan semuanya"


Ai sekarang hanyalah manusia biasa yang memiliki kekuatan pemberian sang Dewa. Kekuatannya itu juga memiliki efek samping, dia bisa pingsan seharian penuh karena menggunakan kekuatannya itu.


Saat Ai mengubah dirinya menjadi Ema, Aku tak akan bisa menggunakan kekuatan sihir dari malaikat. Aku hanya bisa menggunakan kutukan sang iblis. Walaupun kekuatan dari sang iblis itu memanglah luar biasa, tapi mungkin aku bisa dikendalikan oleh kekuatan iblis itu sendiri.


Jika Mirai lah yang berada di sisiku. Itu artinya aku baru saja memundurkan waktu. Karena Ai tak bisa memanggil Mirai sesuka hatinya. Mirai selalu mengambil alih dirinya saat aku menggunakan kekuatan lku yang bernama Time Control itu.


"Maaf ... tapi aku belum tau Ai yang sekarang punya hubungan apa dengan kekuatanmu ...," ucap Yume menghentikan ocehannya yang panjang lebar tadi.


"Oh iya ... satu lagi ... kamu aku panggil ke sini karena aku pengen kamu pake Time Control mu ... mundurkan waktu ... belum saatnya semua orang tau tentang Akame", Tambahnya.


"Hmm ... gimana caranya?" Tanyaku karena tak tahu bagaimana menggunakan kekuatan Time Control ku.


"Kau akan tau ...," jawabnya lalu lenyap seperti salju putih yang jatuh ke atas api.

__ADS_1


Aku memejamkan mataku dan merasakan sebuah kata kata kembali muncul di benakku.


"Time ... Reverse ..."


__ADS_2