
"Kak ... Hanabi berangkat dulu ya!", seru Hanabi dari lantai bawah.
Jendela kamar ku yang terbuka lebar. Cahaya sang mentari yang masuk dan memenuhi ruangan. Kamar ku yang berantakan ini bisa terlihat dengan jelas. Setidaknya pagi ini aku bisa bernafas dengan lega.
Aku masih bisa pulang dengan selamat setelah menghadapi Tenshi terkuat di dunia. Aku tak pernah menyangka dia bisa melepas ku dengan mudah. Dia seperti iblis berhati malaikat. Dia kejam, tapi dia masih punya perasaan.
"Okino-sama? ... apa kamu sudah bangun?", Ema masuk ke kamar ku membawa sepiring roti isi dan segelas susu hangat.
"Ha?! ... Ema?!", aku terperanjat dan terduduk di ranjang ku.
"Tak perlu terkejut Okino-sama ... aku ada di sini untuk melayani mu", ucapnya dengan wajah datar nya itu.
Ema meletakan sepiring roti isi dan segelas susu hangat itu di atas meja samping kasur ku ini. Ia duduk di kursi yang ada di samping ranjang ku pula. Wajah datar dan kata katanya tadi seolah olah membuat ku jadi seseorang yang sedang dilayani oleh pelayan pribadi ku.
"Dan juga ... Okino-sama, seseorang ingin menemui mu", kata Ema dengan tatapan kosongnya itu.
"Siapa?"
Tiba tiba Fumio ada di depan pintu kamar ku yang terbuka lebar. Dia memejamkan matanya dan melipat tangannya di depan dada.
"Sudah saatnya kamu menceritakan semuanya pada ku", ujarnya dengan sorot mata tajam nya pada ku.
__ADS_1
Tanpa pikir panjang aku pun menceritakan semua yang terjadi malam tadi. Aku mengatakan semua dengan detail pada Fumio. Mulai dari awal aku melihat Takumi sampai aku bertarung dengan nya. Tak ada satupun hal yang ku lewatkan. Walau aku masih belum ingat sisa pertarungan ku dengan Takumi.
"Takumi melepas mu begitu saja?!", Fumio mengernyit heran setelah mendengar cerita ku.
"Hmm ...", aku mengangguk perlahan dan terus berusaha mengingat sisa pertarungan ku.
"Kaito ... sebenarnya aku kesini juga ingin menjelaskan satu hal lagi", ucap Fumio yang berdiri di samping Ema.
"Lagi?"
Fumio kesini untuk memperjelas tentang tujuan organisasi Demon Hunter. Demon Hunter atau di singkat DH bertujuan untuk menyegel Jigoku gate yang tersebar di seluruh dunia. DH juga ingin menemukan dalang dibalik semua ini. Seseorang telah memicu gerbang neraka telah terbuka.
Mungkin saja The Key ini jauh lebih kuat dari pada Takumi, Tenshi terkuat di dunia saat ini. Dan kekuatan Takumi masih berada jauh di atas ku. Dengan keluarnya Takumi dari DH, maka Tenshi terkuat yang DH miliki hanyalah diri ku. Untuk sekarang DH fokus untuk menyegel Jigoku Gate yang terus bermunculan di seluruh dunia.
Cara menyegel Jigoku Gate adalah dengan mengalahkan semua Akame yang bermunculan dari lubang hitam itu. Termasuk juga sang iblis kuat yang keluar dari sana. Iblis iblis seperti Dark Knight ternyata ada banyak jenis dan banyak yang jauh lebih kuat. Iblis kuat yang keluar itu di sebut sang raja gerbang.
Singkatnya mereka seperti Boss yang keluar di akhir pertarungan seperti dalam video game. Jika Tenshi mendekat ke arah Jigoku Gate sendirian. Dia akan berpindah tempat ke alam ilusi para iblis. Itulah yang terjadi pada ku saat menyegel Jigoku Gate di rumah tua beberapa saat lalu. Kejadiannya akan berbeda bila satu tim Tenshi yang datang ke sana.
Mereka akan tetap berada di dunia nyata dan menghadapi para Akame yang keluar dari lubang hitam itu. Itu bisa terjadi karena Jigoku Gate juga memancarkan gelombang halusinasi. Hanya saja gelombang itu tak cukup kuat untuk beberapa orang. Tapi gelombang itu tetap akan bekerja jika hanya ada satu Tenshi saja.
Sampai saat ini DH sudah berhasil menyegel ribuan Jigoku Gate yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Hanya saja gerbang neraka itu akan tetap bermunculan selama The Key belum di temukan dan dilenyapkan. Organisasi DH juga sudah membentuk badan intelejen yang khusus bertugas untuk menemukan The Key.
__ADS_1
Hanya saja sampai sekarang mereka belum menemukan petunjuk apa pun. Ditambah lagi ada masalah besar yang dihadapi DH saat ini. Tak lain dan tak bukan adalah Enjeruhanta. Organisasi pemburu malaikat itu terus saja membunuh Tenshi yang ada di seluruh dunia.
Sampai sekarang ada ratusan Tenshi yang menjadi korban mereka. Enjeruhanta juga menghambat DH untuk segera menyelesaikan semua masalah ini. Dunia ini semakin terancam seiring berjalanya waktu.
"Kaito ... saat ini Demon Hunter sangat berharap pada mu ..."
"Petinggi Demon Hunter menawarkan anggota baru untuk bergabung dengan tim tiga puluh lima ini ..."
"Haru dan Kakume sudah menyetujuinya ... aku tinggal meminta persetujuan mu saja"
Anggota baru ya?
Ini adalah kesempatan yang bagus. Dengan begitu kekuatan tim ini akan bertambah. Dan mungkin saja kemungkinan mereka terluka akan berkurang. Tapi, bisa saja beban ku bertambah bila yang masuk adalah Tenshi yang lemah.
Cih ... aku terima saja lah ...
"Oke ... aku setuju ...", jawab ku penuh perhitungan.
"Baiklah ... anggota baru itu akan datang malam ini ... mungkin besok kalian bisa bertemu"
"Ya sudah ... aku akan kembali ke markas lagi ... sampai jumpa besok ...", ujar Fumio lalu melangkah keluar dari kamar ku dan meninggalkan ku berdua dengan Ema.
__ADS_1