Xiao System: Peramal Yi Hua

Xiao System: Peramal Yi Hua
Esensi Kecantikan 2: Kecantikan Tersohor


__ADS_3

Raja Li Shen memperhatikan Liu Xingsheng, dan beralih pada Yi Hua yang tersenyum tak jelas. Bagaimana pun Raja Li Shen memiliki mata, dan mengetahui dengan jelas apa yang terjadi. Meski begitu, ia tak mempermasalahkannya.


"Jadi, Perdana Menteri Kiri bersedia?" tanya Li Shen sambil menyangga dagunya dengan tangan kanan.


Liu Xingsheng menoleh ke arah Yi Hua yang mengangguk semangat. Pada akhirnya, ia tak bisa menolak saat semua perhatian sudah datang padanya. Ia kini beralih untuk menatap pada Huan Ran yang mendadak sering batuk.


Huan Ran terbatuk sampai menundukkan kepalanya sendiri. Tentu saja untuk menghindari tatapan dari Liu Xingsheng sendiri. Akan tetapi, sejak dahulu kala Liu Xingsheng memang selalu bergantung pada Huan Ran, sehingga ...


"Hamba rasa Perdana Menteri Kanan juga perlu turun untuk ini. Mohon Yang Mulia memberikan izin."


Batuk Huan Ran bertambah parah lagi seperti akan terkapar dalam hitungan detik. Meski begitu, wajah menyebalkan Liu Xingsheng membuatnya ingin pura-pura pingsan sekarang. Akhirnya, batuk Huan Ran berhenti dengan sendirinya. Wajah datar Huan Ran semakin menjadi datar.


Raja Li Shen menganggukkan kepalanya. "Bawa Peramal Yi Hua bersama denganmu Xingsheng. Mungkin kau memerlukannya untuk menabur jimat."


Mendengar ucapan Raja Li Shen semuanya menjadi tak percaya. Bagaimana mungkin untuk kasus besar seperti ini diberikan pada seseorang yang penuh omong kosong seperti Yi Hua. Walau kebanyakan mereka berpikir bahwa mungkin saja itu karena tak ada yang ingin meributkan diri dengan kasus itu lagi. Sehingga Raja Li Shen memberikan orang paling tak berguna untuk mengatasi itu.


Atau, kerajaan hanya perlu tumbal untuk sebuah kasus yang tanpa titik terang ini.


Entahlah.


Wajah Liu Xingsheng sudah sangat jengkel, meski begitu dia masih tetap harus menampilkan kesopanan. Terutama pada Raja Li Shen, yang meskipun adalah kakak iparnya sendiri.


"Baik, Yang Mulia."


Tak lama Yi Hua memberitahu Liu Xingsheng tentang sesuatu yang ia pikirkan. Bagaimana pun Liu Xingsheng adalah partner yang paling berguna untuk mengatasi kasus ini. Sedangkan ia menyimpan Huan Ran sebagai penjaga di depan.Yah, tentu saja karena Huan Ran memiliki kemampuan bertarung yang lebih kuat.


"Katakan di depan khalayak umum bahwa Perdana Menteri Liu akan segera menikah," bisik Yi Hua seenaknya. Ia bahkan tak memikirkan tentang wajah horor dari Liu Xingsheng.


Eh?


"Apa kau gila?!"


Memegang tangan kecantikan saja Liu Xingsheng mendadak demam, apalagi menikah. Tentu saja itu karena dia tak pernah tahu bahwa Yi Hua sebenarnya adalah perempuan. Akan tetapi, Liu Xingsheng hanya pernah dekat dengan satu perempuan sepanjang hidupnya, yakni kakaknya, Selir Qian. Berhubung dengan fakta bahwa Liu Xingsheng dibesarkan oleh kakak perempuannya.


Inti dari semua narasi itu ialah Liu Xingsheng jelas tak bisa menahan teriakan terkejutnya. Bahkan pandangan lagi-lagi terarah pada Liu Xingsheng yang mendadak berdiri. Kini Liu Xingsheng tak bisa menahan seluruh rasa protesnya.

__ADS_1


"Apakah masih ada yang perlu disampaikan, Xingsheng?" tanya Raja Li Shen pada adik iparnya yang sedikit unik ini.


SRET!


Baru saja Liu Xingsheng ingin mengatakan sesuatu, Yi Hua sudah memberanikan diri untuk menyela.


"Hamba rasa Perdana Menteri Kiri perlu menyampaikan sesuatu," ucap Yi Hua sambil mengguncangkan lengan Liu Xingsheng diam-diam.


Ia melakukannya hanya agar Liu Xingsheng tidak mengalami tekanan darah tinggi mendadak. Bagaimana pun ia tak bisa menjelaskannya sekarang, tetapi dia memang memerlukan bantuan Liu Xingsheng. Lagipula, dia harus memiliki berita yang besar mengenai kecantikan.


Dalam penculikan kecantikan yang lalu-lalu, mereka biasanya adalah kecantikan tersohor. Seperti gadis yang pertama kali hilang, Si Gadis adalah seseorang yang sangat cantik dan terkenal dalam bermain alat musik. Gadis pertama adalah seseorang yang terkenal di rumah cinta dengan keahlian itu.


Kemudian, hanya setelah dalam satu Minggu namanya terkenal, Si Gadis rumah cinta itu menghilang. Awalnya banyak yang berpikir bahwa dia dibawa oleh seorang pria yang mencintainya, atau dia menemukan orang yang ia cintai. Orang-orang tak begitu memperhatikan hal itu. Hal itu ditunjang dari status gadis pertama yang mungkin tidak besar.


Hingga sampai gadis kedua yang menghilang.


Semua mulai terasa aneh saat gadis kedua adalah puteri dari Bupati di salah satu kota besar di Kerajaan Li. Wajahnya sangat cantik dan dia sangat cerdas. Dia memiliki tingkatan kekuatan yang cukup tinggi untuk seorang kecantikan. Dia sangat menarik untuk dijadikan sebagai kekasih, apalagi pendamping hidup. Orang-orang berpikir bahwa mereka akan bunuh diri massal jika dia diambil oleh orang lain, dan bukan diri mereka.


Hingga akhirnya Si Gadis Kedua benar-benar akan segera menikah. Akan tetapi, omong kosong tetaplah omong kosong, tak ada siapapun yang bunuh diri. Meski hati mereka merasa pilu, tetapi mereka sayang nyawa mereka lagi. Sehingga semuanya hanya direlakan begitu saja.


Dan, gadis kedua menghilang dengan rumor di belakangnya. Pasalnya, dia menghilang di malam sebelum pernikahannya. Sang pria yang akan menikah dengannya pun tak tahu dia kemana. Banyak yang menduga ada kekasih lain yang dimiliki oleh sang gadis. Rumor bertebaran begitu saja di balik kehilangan gadis kedua.


Sampai sini masih belum begitu ricuh.


Gadis ketiga menimbulkan keributan sosial yang besar. Yang menghilang adalah seorang Selir yang sudah dibalikkan piringnya oleh Raja Li. Selir yang sangat cantik dan memiliki keahlian dalam bidang sastra. Dia jelas sudah ditetapkan sebagai kecantikan milik Raja, tetapi dia hilang begitu saja tanpa bisa ditemukan oleh pihak kerajaan.


Dia menghilang selama beberapa malam, dan tak lama ditemukan mayat seorang pria di halaman istana dengan sangat mengerikan. Seseorang sepertinya sangat menikmati untuk menyiksanya sebelum meninggal. Tak ada yang tahu hubungan antara pria itu dengan Selir.


Namun pola pembunuhan mulai terlihat. Cirinya adalah seseorang yang cantik dan menimbulkan keributan di publik. Mereka semua tak dipengaruhi oleh status, selama mereka cantik dan berbakat, maka mereka akan menghilang. Tidak ada kabar tentang keberadaan, bahkan mayatnya sekalipun.


Mengabaikan pria yang ditemukan di halaman istana, mereka mengkategorikan bahwa target penculikan adalah kecantikan luar biasa. Sebab, hanya terjadi satu kali kejadian dimana seorang pria menjadi target. Lagipula, mayatnya ditemukan tidak seperti ketiga kecantikan sebelumnya.


Ditambah lagi dengan fakta bahwa beberapa bulan setelah itu kecantikan keempat kemudian hilang. Dengan kategori yang sama, semuanya terjadi secara terus-menerus hingga mencapai jumlah yang sekarang. Jumlah yang agak besar dalam kurun waktu yang cukup panjang. Kejahatan yang sama sekali tak terdeteksi 'bau'nya.


Oleh karena itu, ... Jika ingin masuk ke dalam alur penculikan, maka mereka harus memenuhi syarat.

__ADS_1


Harus ada kecantikan yang luar biasa, dan bakat yang sangat luar biasa. Semua itu harus ditunjang dengan keributan besar mengenai kecantikan itu. Dan, semuanya bisa diwujudkan oleh Perdana Menteri Liu Xingsheng.


Sebenarnya Huan Ran juga bisa. Namun yah ... Aku tak begitu berani untuk memintanya melakukan penyamaran lagi -_-.


"Hamba ... Akan .... Menikah," ucap Liu Xingsheng yang semakin rendah ke ujungnya.


Namun Pengadilan Tinggi sejak awal menjadi tempat yang tenang. Sehingga suara Liu Xingsheng datang seperti suara yang cukup nyaring untuk didengar. Bahkan dagu Raja Li Shen tergelincir dari tangannya saat mendengar ucapan Liu Xingsheng. Bagaimana pun ini adalah berita yang sangat besar.


Sebab, biasanya Liu Xingsheng lebih betah mengganggu Huan Ran dibandingkan mencari pendamping. Yah, walau itu adalah berita yang menakjubkan. Bahkan Huan Ran pun hanya bisa menatap tajam pada Liu Xingsheng.


Sepertinya keributan sudah dimulai.


"Apakah penting menggelar pernikahan saat para Perdana Menteri menjalani tugas besar?" tanya salah satu pejabat yang sebenarnya hanya ingin menyindir.


Huan Ran melirik pada pejabat itu hingga dia menjadi bungkam. Ia tak berani bicara lagi, tetapi apa yang dia ucapkan sudah didengar oleh para pejabat lainnya. Sehingga kumpulan suara lebah terdengar lagi. Mereka saling berceloteh dan beberapa terdengar seperti mengajukan protes.


"Perdana Menteri Liu akan menikah dalam beberapa hari ini. Sehingga dia akan menyelesaikan kasusnya secepat mungkin." Kali ini Yi Hua semakin memperburuk suasana.


Bagaimana pun ini adalah masalah menahun yang melanda Kerajaan Li. Jika diselesaikan semudah itu, maka itu akan menjadi suatu kerisauan.


Apakah itu benar-benar sudah selesai? Atau, apakah ini bukanlah permainan politik hanya untuk mencari 'muka'? Bisa juga ini hanyalah omong kosong yang diberikan Kerajaan hanya agar kasus ini terlihat selesai, tetapi nyatanya tidak.


Akan tetapi, ia sekarang bersungguh-sungguh untuk mengubah kedudukan Peramal Yi Hua busuk ini. Dia harus memeluk paha emas* agar bisa naik di permukaan. Lalu, dia bisa hidup dengan tenang untuk mengumpulkan kepingan ingatannya.


^^^*Istilah yang digunakan jika seseorang mendekati orang 'atas' hanya untuk kepentingan diri sendiri.^^^


Xiao berceloteh di telinga Yi Hua: "Aku hanya mengingatkan dirimu. Kau punya kekuatan 'kembali ke awal'. Hati-hati dalam menjaga kepalamu."


Yi Hua menyadari sesuatu akan sangat berat nantinya. Meski begitu, dia harus menjalaninya, bukan?


***


Selamat membaca 😉


Jangan lupa untuk meletakkan jempol pada tempatnya. Berikan kritik dan saran agar cerita ini semakin baik untuk ke depannya. Sertakan dukungan agar author tambah semangat lagi.

__ADS_1


Mari bertemu di chapter selanjutnya.


Adios~


__ADS_2