You Are Only Mine

You Are Only Mine
Kasih sayang Seorang kakak


__ADS_3

bab 14


.


.


.


Joy dan Herra sudah tiba diapartemen yang selama ini dihuni Herra seorang diri.


" a..akhirnya..." Herra memgangkat gaunnya yang sedikit panjang guna memudahkan dia berjalan. joy memilih mendudukkan dirinya disofa panjang dan mulai melipat lengan kemejanya.


" bersihkan dirimu dulu. "perintah sang kakak. namun Herra malah ikut duduk dan bergelayut dipundak sang kakak.


" kakak akan lama kan disini ?? lusa kelulusanku, aku mau kakak menemaniki.." ujar Herra.


"apa kau sudah masuk ujian umum ??" tanya Joy.


" dasar pelupa, bukannya waktu aku akan ujian, aku minta doa sama kakak ??!! pasti kakak lupa mendoakanku..!!" gerutu Herra.


Joy merangkul pundak adiknya dengan senyum. "maaf ya, terlalu banyak pekerjaan kakak jadi lupa hal itu."


Herra hanya membuang nafasnya begitu saja. "kali ini aku maafkan, tapi kakak harus temani aku ya nanti saat kelulusan..??"


" baiklah, sekarang masih mau bermanja terus ?? kau belum punya malu padahal sudah mau lulus SMA." goda Joy.

__ADS_1


Herra memukul pelan pundak Joy. "kakak tidak suka aku begini ??!! aku kan juga merindukan kakak.."


" iya..iya.. tapi kau bau Herra, makanya mandilah sana.." Joy kembali melayangkan candaanya.


" kakak !!!" protes Herra dengan wajah masamnya.


Tawa joy pecah seketika. menggoda adiknya memang kerjaan Joy sejak dulu. bukan tanpa alasan joy melakukan itu, semua joy lakukan untuk menghilangkan rasa kesepian yang sangat pasti dirasakan sang adik karna harus jauh darinya. sebagai orangtua pengganti Joy sangat mengutamakan kebahagiaan Herra.


Joy menyandarkan tubuhnya yang terasa lelah sebab seharian penuh ia sama sekali tidak beristirahat.


semua pekerjaannya sangatlah sebanding dengan apa yang ia dapat, Narendra begitu menghargai semua kerja keras Joy yang membantunya dalam segala hal itu, oleh sebab itu Joy juga selalu setia dengan bosnya.


.


" kakak, mandilah dulu.." ujar Herra yang baru keluar dari kamarnya, ia sudah nampak bersih dan sudah berganti dengan pakaian santai.


Herra duduk disisi sang kakak, wajah lelah nampak sekali saat Joy terlelap. "kau begitu berusaha membahagiakanku kak..terima kasih..kau kakak terbaik yang aku punya.."gumam Herra yang kemudian memilih mengambilkan selimut untuk sang kakak.


.


.


Sementara Diposisi Narendra, ia tengah berendam didalam kamar mandi, meski ia baru saja melewati kebahagiaan karna berkumpul dengan keluarganya tak membuat bayangan Kekasihnya yang berselingkuh menghilang. bayang-bayang Granda terus bermunculan dikepala pria dewasa itu.


Ketulusan cinta yang diberikan Narendra tak membuat wanita itu menerimanya begitu saja. bahkan saat teringat, Narendra beberapa kali memukul pinggir bathup tempat ia berendam.

__ADS_1


Tak ingin berlama-lama larut dalam kesedihan, Narendra segera membenamkan tubuhnya didalam air. hingga beberapa saat dan kemudian muncul lagi, ia terus mengulangnya beberapa kali.


.


.


Joy terbangun dari tidurnya saat merasakan kepalanya sakit sebab posisi tidurnya memanglah tidak benar.


Saat terbangun sudut bibir Joy terangkat, kala menemukan tubuhnya sudah berselimut.


perlahan ia bangkit dan membawa selimut itu kekamar sang adik.


" dasar Herra.. pintu saja tidak dikunci.." gumam Joy saat menyadari pintu kamar sang adik tidak terkunci


Saat masuk kedalam kamar Herra, Joy bisa melihat sang adik sudah tertidur pulang. Joy segera memakaikan selimut tadi pada sang adik, menutupi kaki jenjang Herra yang terlihat. lalu joy duduk disisi Herra berbaring. mengusap kepala adik kesayangannya itu.


"maafkan kakak yang lalai menjagamu.. kau harus bertemu orang gila itu.." gumam Joy.


" mulai sekarang aku tidak akan membiarkanmu sendirian diapartemen ini..maafkan kakak Herra.." kembali Joy bergumam demikian. lalu ia segera bangkit dan keluar dari kamar sang adik.


Herra yang sebenarnya belum tidur menitikkan air matanya. Joy adalah kakak yang begitu amat menyayanginya.. Herra begitu bahagia bisa memilikinya, apapun pasti akan Herra lakukan untuk membantu sang kakak, itu lah janji Herra.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2