You Are Only Mine

You Are Only Mine
masih dalam resepsi


__ADS_3

bab 39


.


.


.


Joy berdiri dari sudut menatap adik dan bosnya yang kini sudah resmi menikah. entah rasa apa yang ada dihatinya kini. ia tetap pada posisi melipat kedua tangan didada dan tidak melepas pandangannya.


Tanpa sadar, sejak tadi Joy juga diperhatikan oleh Candrika yang begitu merasa ingin tau sosok Joy seperti apa.


Candrika memberanikan diri mendekati Joy untuk basa basi dan berbincang.


" kau tidak mau memberi adikmu selamat ??" ucap Candrika.


Joy tetap santai tanpa menatap Candrika yang sudah berada disisinya. wajah datar juga masih setia pada joy. "masih banyak tamu." balas Joy singkat.


" aku tidak menyangka kita bertemu lagi. terima kasih ya kemarin kau sudah menolongku.. jika kau tidak datang...-"


Candrika berhenti berucap, kekesalan melanda hati Candrika, saat Joy dengan santainya melenggang pergi meninggalkan Candrika yang sedang berbicara.


" apa-apaan dia ?? pergi begitu saja ??!!" Kesal Candrika. wajahnya nampak begitu masam.


apa lagi joy sama sekali tidak berbalik menatapnya dan terua melanjutkan langkah menuju pelaminan dimana Herra dan Narendra berada.

__ADS_1


" dasar pria es !!" umpat Candrika yang segera berbalik lalu kembali pada rekan-rekannya.


.


.


Dipelaminan Joy menatap bosnya dan mengulurkan tangan. Narendra tersenyum dan membalas tatapan Joy.


seketika joy langsung memeluk Narendra. eratnya pelukan itu bisa membuat Narendra faham apa yang dirasakan Joy saat ini.


"aku tau yang kau rasakan, kau tenang saja joy. aku tau kami memang belum saling mencintai, tapi aku berjanji tidak akan menyakiti adikmu, aku akan melindunginya dan menjaganya, dia tetap bebas melakukan apapun, terima kasih karna kalian telah melakukan pengorbanan sejauh ini demi diriku.."ujar Narendra lirih dalam pelukan.


" tuan. adik saya sangat berharga bagi saya. dia berlian yang saya miliki selama ini. saya sangat percaya tuan bisa menjaga dia dengan baik. tapi saya harap belum adanya cinta tidak lantas membuat anda melalaikan dia."balas Joy.


" Joy. apa kau lupa. aku adik iparmu saat ini ??!" timpal Narendra.


" biasakan mulai sekarang. kakak ipar" balas Narendra. keduanya tertawa kecil bersama.


Joy melangkah kembali dan kini berhadapan dengan Herra. sang adik yang begitu amat ia Sayangi melebihi nyawanya sendiri.


" my princes, you are so beautiful." ucap Joy.


Herra langsung berhambur dalam pelukan sang kakak dengan air mata mengalir begitu saja.


" jangan menangis. ini hari bahagiamu.." bisik Joy.

__ADS_1


" aku hanya sedih harus meninggalkan kakak sendiri.." balas Herra.


"kita akan sering bertemu herra, kakak kan bekerja dengan suamimu."hibur Joy. herra mengangguk dengan tawa kecil seraya mengusap air matanya.


Joy menggenggam jemari adik satu-satunya itu. "Herra. kau sekarang telah menjadi seorang istri. tanggung jawab kakak sudah selesai sampai disini dan akan diteruskan oleh suamimu, tuan Revandra. lakukan tugasmu dengan baik selama itu tidak menentang Agama maupun etika. suamimu adalah imammu, meski belum ada cinta dan kalian menikah karna permintaan kakak, kau tetap harus menghormatinya. mulailah bersikap dewasa, jangan mengutamakan marah sebelum mendengar penjelasan, dan jaga tutue bicaramu saat bersama suamimu.."nasehat Joy dengan suara bergetar serta mata merah menahan air mata. jujur sesak rasanya hati joy saat mengatakan semua itu. namun ia tidak mungkin meruntuhkan benteng pertahanannya yang ia tahan sejak tadi.


Herra tak menjawab dengan kata, Herra hanya mengangguk dengan langsung kembali berhambur kepelukan sang kakak. joy adalah pengganti orangtua yang begitu menyayangi dan memanjakan Herra selama ini.


.


.


.


Duh.. jadi terharu aqueenya 😭😭😭


stay with karyaku ya..


ritual like jangan lupa bestie 😊😊😊


ramaikan kolom komentar kalau ada kata atau tupo yang berlebihan atau kurang pas.


nggak apa-apa, othor seneng kok kalau dikritik. berasa kayak ikut kompetisi deh 🤭🤣🤣


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2