You Are Only Mine

You Are Only Mine
Dalam.penuh cinta


__ADS_3

bab 73


.


.


.


Braakk !!!


Herra membanting pintu kamar begitu saja. kekesalan yang memuncak saat mendengar penjelasan suami dan kakaknya membuatnya tak habis fikir, bagaimana bisa dua pria dewasa itu memikirkan hal seperti itu untuk membuat Herra menyatakan perasaannya yang sebenarnya.


" Sayang.. jangan marah terus dong !!? aku kan sudah minta maaf.." Narendra terus mengejar Herra hingga tiba dikamar dan langsung mendekati Herra yang terduduk dengan wajah masam ditepi ranjang.


" kakak keterlaluan !! memang aku ini bahan percobaan apa !!? kenapa harus dites segala !!?" omel Herra masih dalam mode kesalnya


" hey kan kakakmu itu sudah jelaskan..semua itu ide dia Sayang..aku benar-benar tidak merencakan apapun, sungguh !!?" Narendra terus membela diri.


Herra memutar tubuhnya membelakangi Narendra. Segera pula Narendra mengejar perputaran istrinya.


" sudah dong marahnya.. aku kan tidak beneran selingkuh..semua hanya sandiwara..dan itu ide joy sayang.. sudah ya, jangan marah lagi ya..??" bujuk Narendra dengan penuh permohonan seraya memegangi kedua tangan Herra.


Herra tetap diam tak merespon apapun. biar bagaimana pun ia cukup kesal sebab harus dikerjai habis habisan oleh suami dan saudaranya hanya demi mengetahui perasaan herra yang sebenarnya.


Narendra bangkit dan duduk disisi Herra. "aku hanya ingin tau perasaanmu padaku Her..maaf ya, aku tidak akan melakukan hal seperti ini lagi, kalau kakakmu meyarankan hal konyol lagi aku akan menolaknya dengan cepat."


Herra membuang nafasnya dengan kasar. "baiklah. aku maafkan.. tapi aku masih kesal.!!"


Narendra mengangkat dagu Herra agar sejajar dengannya. "yang penting kau juga mencintaiku itu sudah cukup.."


wajah Herra langsung bersemu merah saat Narendra berkata demikian.


seketika pula Herra menundukkan wajahnya. dan kembali Narendra mencegahnya.


" hey kenapa menunduk ?? biasa saja sayang.." goda Narendra.


" kakak..."balas Herra dengan menutup wajahnya dengan kedua tangan.


Narendra terkekeh dengan tingkah lucu istrinya dan langsung menarik Herra kedalam pelukannya. serasa nyaman dan penuh bahagia.

__ADS_1


" terima kasih..terima kasih sudah membalas dan menerimaku.." ujar narendra dengan memejamkan mata meresapi kehangatan dalam pelukan itu.


Herra mengeratkan tangan yang melingkar dipinggang Narendra. membebaskan dengan kejujuran sangatlah nyaman dirasakannya.


.


.


.


Malam menjelang kembali, Seperti biasa Narendra yang selalu bekerja dirumah sedang disibukan dengan laptop dihadapannya.


dan Herra yang masuk membawa secangkir kopi untuk suami tercintanya.


" apa harus setiap hari kau seperti ini ??!!" tegur Herra seraya meletakkan cangkir berisi kopi disisi Narendra.


Narendra menatap Herra dengan senyum penuh cinta lalu menyeruput kopi terlebih dulu sebelum membalas teguran istrinya.


" kemarilah.." panggil Narendra pada herra seraya menepuk salah satu pahanya.


" untuk apa ?? kakak kan sedang bekerja..?!!!" balas Herra.


" ahhh !!"


Herra hendak beranjak namun perutnya sudah ditahan oleh Narendra.


"diamlah disini.." Narendra menempelkan wajahnya dipunggung belakang Herra dengan memejamkan mata.


" bagaimana kakak bisa bekerja jika seperti ini !!?" protes Herra.


"kan kau sendiri yang memintaku menyudahi pekerjaanku sayang.." balas Narendra yang tak pernah bosan.memanggil Herra dengan sebutan sayang.


" hentikan kata- kata itu, geli sekali aku mendengarnya.." ujar Herra.


" benarkah ?? geli mana dengan yang ini ??" Narendra menggelitik pinggang Herra hingga membuat Herra menggelincang seketika.


" aahh.. kakak.. geli..hentikan..!!"


" jangan mengguncang terlalu kuat, kau membangunkan sesuatu nanti.."balas Narendra.

__ADS_1


" apa ??" Herra yang belum nyambung langsung bertanya.


" kau mau tau ??" Narendra menggerakkan alisnya naik turun.


Herra menautkan kedua alisnya berusaha menerka.


Narendra memegangi tangan Herra dan mengarahkannya pada pangkal pahanya.


Herra menurut saja, namun saat tangannya menyentuh benda keras dibalik celana Narendra buru-buru Herra menariknya dengan mata mendelik .


" kakak !!! apa-apaan kau ini !!!" protes Herra


Narendra tertawa lepas dengan keras. Saat berhasil menggoda istri kecilnya itu.


" kenapa memangnya ?? dia kan memang punyamu sayang.."ujar Narendra.


Herra tersipu malu lalu menunduk.


Narendra yang tak tahan melihat Herra menggigiy bibir bawahnya terus-terusan langsung menarik tubuh Herra agar menempel kembali dan membalik wajah Herra lalu menyambar bibir Herra dan menguasainya dalam ******* dahsyat. meski awalnya terkejut, Herra dengan sadar mengalungkan kedua tangannya dileher Narendra setelah merubah posisi menghadap narendra. keduanya larut dalam ciuman panas penuh tuntutan dengan cinta didasarnya.


.


.


.


.


masih setiakan kak ??


yuk ritual likenya jangan lupa ya 🙏🙏🙏


kita seneng- seneng dulu ceritanya..


😊😊


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2