
bab 171
.
.
.
Hening diruangan Dirya, karna kediaman dua pria kembar itu. Dirya terdiam saat kembarannya menegurnya dengan kebenarannya.
" Draka..Qiara pergi dari apartemenku.." ujar Dirya lirih.
" jadi semua ini karna suster itu ??" Balas Draka yang kemudian ikut duduk dihadapan Dirya.
" sebenarnya ada apa ?? ceritakan masalahmu ??!! kau tidak pernah seperti ini sebelumnya !??" ucap Draka.
Dirya memejamkan mata dan kemudian menceritakan semuanya pada kembarannya.
"bagaimana bisa kau menyukai wanita bersuami ?? sampai dimanapun kau pasti kalah Dirya !!"nasehat Draka.
" mereka menikah bukan atas dasar cinta Draka !! bahkan Qiara sangat ingin lepas dari pria brengsek itu. tapi papa.." Balas Dirya.
" papa ?? papa kenapa ??" tanya Draka.
" aku mendengar dari suster temannya Qiara, jika papa menegur Qiara dan memperingati Qiara agar menjauhiku !!!" Ucap Dirya dengan sangat frustasi.
" itu wajar papa lakukan. papa kan taunya Qiara bersuami !!? dan akan menjadi masalah besar kalau kau sampai menjadi pembinor.." imbuh Draka.
" keluarlah sana jika kau terus menyalahkanku !!!? jika Qiara menyukai dan memang menikah dengan atas dasar Cinta dengan pria brengsek itu, aku akan mengalah !!! pria yang berstatus suaminya Qiara itu bajingan busuk !!? dia bahkan bercumbu dengan wanita ****** dibar semalam !!" omel Dirya penuh kebencian.
" benarkah ??!!" Draka seolah mendalami aktingnya.
"cih !! menjijikkan !!" Dirya membuang tatapannya saat melihat ekspresi sang kembaran yang menurutnya sangat memalukan.
" ha..ha..ha..ha.." tawa Draka pecah seketika.
" Dirya.. baru kali ini aku melihat kau sebucin ini dengan wanita.." ucap Draka masih dengan sisa tawanya.
" Draka. bantu aku menemukan Qiara ??!! dan juga bantu aku memisahkan qiara dari suaminya.." Pinta Dirya.
" bagaimana caranya ?? aku kan bukan pengacara ??!!" balas Draka.
Wajah Dirya kembali kesal.
__ADS_1
" kau bisa gunakan otakmu itu !!!"
baru saja Draka hendak menjawab, Ponselnya sudah berdering.
" Hasna ?? kenapa dia menghubungiku ??" gumam draka
Dirya hanya diam dan membuang tatapannya.
" ada apa saya..-"
" Draka segeralah kesini.. butik diserang..dan bagian penjahitan diledakkan.. !!! papa keluar kota bersama mama !!! ahhh !!!"
teriak Hasna.
dor..
dorr..
dorr..
Tubuh Draka meremang saat mendengar suara tembakan dan teriakan Dari kekasihnya.
Dirya pun juga bisa mendengarnya.
"Hasna !! haloo..!! hasna !!!?" panggil Draka.
teriakan masih bisa terdengar disana.
" sialan !!!" Umpat Draka yang langsung berlari keluar.
" hey tunggu !!!" dirya tak mau tinggal, ia segera menyusul langkah kembarannya.
.
.
.
Torik tersenyum penuh kelicikkan. dengan mudah ia tau semua keluarga Dirya sampai siapa saja yang dekat dengan keluarganya.
" katanya anggota mafia.. kenapa calon mantunya tidak dijaga !!?" ejek Torik yang segera turun dari mobil dan ikut menembaki butik dimana Hasna berada.
" Cari mana calon menantu mafia itu !!!" perintah Torik pada anak buahnya.
__ADS_1
" dia diruangan atas bos !!" lapor Salah satu anak buah Torik.
" Dirya..dirya...hanya demi wanita seperti Qiara kau mencari masalah dengan orang yang salah sepertiku..ha..ha..ha.." Sembari tertawa, Torik menaiki satu persatu anak tangga.
Hasna dan asistennya segera berlari menuju ruangannya dan menutup pintu ruangan Hasna dan menguncinya.
nafas keduanya memburu dengan katakutan yang mendalam.
" bagaimana ini nona..Mereka mengejar kita.." ucap asisten Hasna.
" tenanglah. Draka pasti segera datang.." Hasna mencoba menenangkan.
dan
brakk !!!
pintu nampak didobrak dari luar. Hasna dan asistennya sampai memekik penuh ketakutan.
braakk !!!
Kembali pintu didobrak.
" Nona.. ini bagaimana !!!?" Asisten hasna nampak sudah menangis.
hasna tak tau harus bagaimana. ia melihat meja kerjanya "bantu aku mendorong meja itu." ucap Hasna yang segera berlari menuju mejanya.
namun sayang, baru saja ia akan memulai mendorong mejanya, Pintu sudah terbuka.
braakk !!!
Asisten Hasna segera merunduk saat tembakan sembarang dilayangkan Torik.
dorr..
dorr..
" akkhhh !!!"
" bravo !!! tinggalkan tempat ini segera !!" perintah Torik.
.
.
__ADS_1
.