You Are Only Mine

You Are Only Mine
barter


__ADS_3

bab 7


.


.


Setelah perjalanan cukup lama, Joy dan Narendra sudah tiba diIbukota, yakni dijakarta. mereka berdua seperti orang yang hanya main saja. tanpa tas, tanpa koper, tanpa bawaan apapun. Narendra tak memerintahkan atau meminta apapun. sepanjang perjalanan bahkan didalam pesawat, Narendra hanya diam tanpa berkomentar atau berucap.


Mobil jemputan dari anak buah Joy yang juga bekerja dengan Narendra sudah siap.disana.


Narendra serta Joy tiba pada sore hari yang mulai petang. mereka pun segera masuk kedalam mobil. dan lagi, Narendra juga belum.bicara apapun.


Joy merasa kebingungan. ia berniat meminta ijin menyelamatkan adiknya. tapi Narendra masih diam tak berkata. hari juga menjelang malam, acara ulangtahun Nyonya besar juga sudah akan tiba.


Dering ponsel Joy mengejutkan pergelutan fikiran joy beberapa saat.


" Tuan. nona hendak dibawa. sepertinya tuan Yusuf menjual nona muda keseorang mafia perdagangan wanita."lapor Anak buah joy dalam sambungan telfon.


" apa ??!! cegah segera !! aku akan segera sampai !!" perintah Joy dengan mimik wajah begitu kawatir.


suara Joy yang meninggi membuat Narendra menatap.kedepan.


" ada apa joy ??" tanya Narendra.


" adik saya tuan.. dia diculik."jawab Joy yang sudah tidak sabar ingin segera menyelamatkan sang adik.


"diculik ?? kenapa kau masih diam saja disini ,,??!!" tanya Narendra kembali.


" itu..em..saya mengantar tuan saja dulu. acara nyonya besar kan hampir mulai.," Joy.jujur dengan kata-katanya.


" dasar bodoh !! jika kau mengantarku dulu adikmu bisa saja sudah diapa-apakan !!!? kau ikut denganku berapa tahun Joy ??!! kenapa.diam saja sejak tadi !!!?


kemudiakan mobil menuju tempat dimana adikmu diculik, kita selamatkan dulu adikmu !!" perintah Narendra dengan tegas.

__ADS_1


" tapi nanti bagaimana dengan..-"


" tenang saja." ralat Narendra menyela ucapan Joy.


sopir patuh dan segera menuju alamat dimana Sudah ditunjukkan oleh Joy.


kelegaan mulai terasa dihati Joy. "bertahanlah Herra.. kakak akan menyelamatkanmu..," batin Joy.


.


.


Herra diseret paksa oleh anak buah Yusuf sang Ayah, menuju dimana tamu mereka yang baru tiba.


Herra tak henti-hentinya memberontak dengan terus meronta dan berteriak.


" wauu !! kau memberiku daun muda yus ??!" Goda Kindal. pria tua yang berperawakan gembul dengan kaca mata hitam bertengger begitu saja. Kindal adalah pemimpin mafia perdagangan orang, serta ketua perjudian online maupun ofline.


" dia putriku Tuan.. masih tersegel." bisik Yusuf pada telinga Kindal


" tuan kan pernah bilang, jika aku menemukan wanita yang masih tersegel, hutangku akan lunas dan aku mendapat bonus. makanya aku berikan saja anakku ini.." balas Yusuf tanpa merasa berdosa sedikitpun.


Herra seakan tak percaya dengan percakapan sang Ayah barusan.


" you are creazy Yus.. hanya demi uang " Kembali kindal tertawa lepas, lalu beranjak dari duduknya dan mendekati Herra yang terikat dikursi.


" lepaskan ikatannya ??!!! wanitaku tidak boleh lecet sedikitpun.!!" perintah Kindal pada anak.buahnya.


Semua sigap dan langsung membuka ikatan pada Herra.


Sentuhan lembut dilayangkan Kindal dipipi Herra. namun dengan cepat Herra menepis tangan itu.


" hentikan tangan anda !!!?" bentak Herra.

__ADS_1


"Herra !!! jaga bicaramu !!!" Yusuf tak mau kalah.


" Yusuf.. jangan kasar dong sama anak sendiri..aku saja menyukai sikap anak ini.." ujar kindal dengan tersenyum.


Kindal mengendus tubuh Herra, hingga Herra yang jengah hendak mendorong, namun kindal begitu waspada dan langsung menangkap kedua tangan Herra.


" lepaskan !!! dasar tua bangka ,!! lepaskan !!!" berontak Herra


" kau sudah menjadi milikku anak.manis.." balas Kindal dengan tatapan liarnya. dua anak buah Kindal segera mencengkram tangan herra agar tidak sampai melukai Kindal.


Kindal segera melanjutkan aksi liarnya menciumi pipi Herra.


Cuuhhh !!!


Herra meludah tepat diwajah Kindal.Yusuf yang melihat segera bangkit dari tempat duduk.


Kindal.memejamkan mata. " jangan membuatku marah anak.nakal.."


" Herra !! jaga sopan santunmu !!!" bentak Yusuf.


" pria gila seperti kalian memang pantas mendapatkan itu !!! bunuh saja aku, dari pada disentuh pria menjijikkan seperti dia !!!" balas Herra tak mau kalah. meski ketakutan terus menyelimuti hatinya, Herra berusaha tak menunjukkannya.


" anak sialan !!!" yusuf hendak.mendekat lebih lagi.


namun.tiba -tiba saja.


dorr !!


dorr !!!


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2