You Are Only Mine

You Are Only Mine
Kepulangan Mama Nada


__ADS_3

bab 22


.


.


.


Atas izin dari dokter, Nada sudah diperbolehkan pulang. dengan dijemput semua keluarganya Nada berjalan menuju mobil.


Yang membuat Nada amat bahagia, Narendra datang bersama Herra, yang menandakan semakin dekatnya mereka berdua,bahkan Herra yang menggandeng lengan Narendra begitu mesra dan amat serasi membuat Nada dan yang lain ikut bahagia.


" wah..kakak mesra sekali.." goda Dirya


" Diamlah anak kecil !!" balas Narendra yang kembali dengan ekspresinya yang selalu datar.


" mama sudah lebih baik ??" tanya Narendra.


Nada segera mengangguk. "tentu saja. mama kan mau andil mengatur pernikahan kalian.." balas Nada.


Herra tertunduk mendengar ucapan Nada barusan. Ia saja dari tadi.berusaha nampak biasa saat Dengan beraninya ia mengalungkan tangannya dilengan Narendra agar tidak menimbulkan pertanyaan lagi. Awalnya Narendra pun terkejut, namun ia hanya bisa diam dan mengikuti semuanya. entah akan jadi apa pernikahan mereka nanti intinya hanya demi sang mama bahagia.


" sudah..sudah.. ngobrolnya dirumah saja. ayo kita pulang.." ajak Revandra.


" oh ya pa, Joy kembali keBali ada pekerjaanku yang harus ia selesaikan, dia menitipkan Herra padaku, mama dan papa tidak keberatan kan jika Herra tinggal dirumah ??"tawar narendra.


" tentu saja tidak, mama malah senang.."balas Nada dengan antusias.

__ADS_1


" lebih baik Herra tinggal dirumahku saja mam."saran Zakia.


Semua menatap Zakia yang baru datang dengan Rans sang suami.


" jika dirumah mama aku takut anak nakal ini melakukan hal aneh-aneh dengan calon istrinya.." ucap Zakia menggoda Narendra.


Narendra hanya mendegus saja tanpa menjawab, jika ia menjawab pasti akan terjadi perdebatan.


" sebenarnya mama ingin dia dirumah mama, agar mama punya teman wanita. dirumah kan isinya laki-laki semua.."timpal Nada.


" Saya diapartemen saja Tuan.. sebelumnya saya kan memang sendiri."ucap Herra.


" Herra, kau memanggil Naren apa ?? dia bukan tuanmu.." balas Zakia.


" maaf kak, hanya belum terbiasa saja." Herra tertunduk menyembunyikan wajahnya yang bersemu merah.


semua nampak setuju dan langsung menuju mobil masing-masing untuk kembali kerumah mereka. Narendra segera membukakan pintu mobil untuk Herra, hingga membuat herra sedikit tak enak, senantiasa Herra menundukkan wajahnya karna merasa malu. melihat tingkah Herra yang cukup lucu Narendra tanpa sadar Narendra menyunggingkan senyum tipis yang kemudian memutar dan masuk kekursi kemudi.


.


.


Joy begitu gelisah saat sudah tiba diBali. Meninggalkan sang adik kembali setelah kejadian buruk yang menimpa Herra, betul-betul sangat membuat hatinya amat tak karuan.


apa lagi kini adiknya berkorban demi menolong bosnya, Joy terus saja kefikiran dengan semua itu.


Joy mengendarai mobilnya membelah keramaian jalanan Bali menuju perusahaan, penandatangan produk yang akan dipasarkan memaksa Joy mewakili Narendra karna Keadaan.

__ADS_1


Setelah perjalanan cukup jauh joy tiba disebuah gedung pencakar langit, dimana ia selama ini menghabiskan waktu sehari-hari.


Baru saja Joy akan masuk kedalam suara panggilan yang terarah untuknya terdengar nyaring. membuat joy segera menoleh.


" Joy tunggu !!"


" Granda. kau lepas ??!!" mata Joy mendelik saat melihat Granda sudah dihadapannya.


" Naren mana ??" tanya Granda


" bukan urusanmu !! bukannya Tuan Narendra sudah mengakhiri hubungan kalian ??!!" balas Joy dengan amat kesal. meski Yang disakiti adalah Narendra, Joy ikut merasakan kesal juga, apalagi joy melihat penghianatan dihadapannya.


" itu kan kemarin. aku harus bertemu dengannya.." ucap Granda.


" tuan Tidak kembali." jawab Joy singkat yang langsung pergi.


Granda mencekal tangan Joy "tunggu dulu !!"


Dengan cekatan pula Joy menepis tangan Granda. "lepaskan !! maaf saya tidak punya urusan denganmu.!!" Joy langsung pergi begitu saja tanpa menoleh, wajahnya yang tak bersahabat membuat Granda mengurungkan niatnya untuk terus mengejar Joy.


" Kenapa Naren tidak kembali ??" gumam Granda.


" aku harus kejakarta dan menemui dia, aku harus mendapatkan dia lagi.." kembali Granda bergumam dan segera berbalik menuju mobilnya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2