
bab 173
.
.
.
" papa.." panggil Dirya saat melihat sang papa.mendekat.
" kau sudah tau siapa yang melakukan ini ??" tanya sang papa dengan wajah serius.
Dirya menyerahkan secarik kertas ditangannya. namun papa Revandra enggan menerimanya.
" papa sudah tau. dan kau kini tau kan berurusan dengan siapa ??" ujar papa Revandra.
" tapi kenapa harus butik mama pa ??!! jika dia mau ber ulah seharusnya denganku saja !!! dasar pengecut !!" umpat Dirya dengan kekesalannya.
" inilah taktik Dirya. aku baru dengar jika Torik adalah seorang putra pemimpin mafia."tambah Narendra.
" Kurang ajar pria itu !!!" Balas Dirya.
" berikan Qiara padanya. dia akan berhenti mengganggu keluarga kita."kata papa Revandra setelah berbincang sedikit dengan petugas kepolisian.
mata Dirya membulat dengan solusi sang papa. " kenapa harus seperti itu ??"
" yang dia inginkan hanya istrinya !! kau mengganggu istri orang, dan itu kesalahan besar.." terang papa Revandra dengan sorot mata tajam
Dirya tak menyangka sang papa tau segalanya. " tapi Qiara terpaksa menikah dengannya pa !!? dia juga korban disini.!!"
__ADS_1
" lalu kau akan korbankan semua keluargamu ??!! lihatlah, Bahkan hasna juga menjadi sasaran. hilangkan ego mu, lupakan Qiara dan berikan dia pada suaminya. masalah akan selesai jika kau mau seperti itu !!" balas papa Revandra dengan sangat tegas.
Dirya memgepalkan kuat tangannya. ia tak bisa memberikan Qiara meski Qiara tak ada bersamanya, tapi sumpah demi apapun, Dirya tak akan pernah menyerahkan Qiara pada pria seperti Torik.
" ucapan papa ada benarnya Dirya. berfikirlah realistis. masih banyak wanita lajang diluar sana.."tambah Narendra.
" kau juga sama saja kak !!! kalian tidak memikirkan perasaanku sama sekali !!!" tutur Dirya dengan penuh emosi.
" perasaanmu salah tempat Dirya. sadarlah itu !!" kata Narendra.
" kau yang salah kak !!!" bentak Dirya. dan untuk pertama kali, Dirya berani berbicara kasar pada sang kakak dan Sang papa. dengan nafas memburu dan tatapan tajam dilayangkan Dirya yang merasa ditentang keluarganya.
" Dirya !!"
balas Narendra dengan suara tinggi juga. bahkan Jantung Dirya sangat bergemuruh saat sang kakak mengeluarkan suara yang jarang sekali dikeluarkan jika tidak dalam keadaan dipenuhi amarah. namun kali ini Dirya tak mau mengalah ataupun menurut, karna bagi Dirya Qiara juga korban dan harus dilepaskan dari belenggu pernikahan Dengan Torik.
"jika nanti ada penyerangan seperti ini dan melibatkan mamamu, papa tidak akan pernah memaafka mu !!" ancam papa Revandra seraya memutar tubuhnya menuju mobil.
Dirya menjambak rambutnya dengan kasar, "aakhhh !!! sial ?!!!!!"
" Berarti Qiara memang tidakbersama Torik, aku akan membalas.ini semua Torik sialan !!!" umpat Dirya berapi-api dan dengan cekatan Dirya pum berlari menuju mobilnya.
.
.
" pulanglah, bawa mama dan istrimu ketempat yang.aman. beberapa jam lagi Torik akan menyerang rumah.," ucap papa Revandra.
" papa tau dari mana ??" tanya Narendra.
__ADS_1
"menurut saja. aku akan melihat keahlian meretas adikmu sampai dimana " balas papa Revandra seraya menepikan mobil dimana disana sudah menunggu satu mobil lagi. Narendra pun segera turun dan langsung masuk kedalam mobil satunya
.
.
Dirumah sakit, Zakia sudah keluar dan selesai menangani Hasna,
" kakak.. Hasna bagaimana keadaannya ??" tanya Draka.
" dia tidak apa-apa, peluru sudah kakak keluarkan. sebentar lagi dia akan dipindahkan keruang rawat."balas Zakia.
Draka baru bisa bernafas lega saat mendengar penjelasan sang kakak.
" apa yang terjadi ?? kenapa Hasna sampai tertembak ??" tanya Zakia.
" Suami suster Qiara yang melakukannya. dia tidak mau dirya mengganggu hubungan mereka, dan aku sama sekali tidak menyangka jika yang dia serang duluan adalah Butik mama.." tutur Draka dengan lemas.
" Suster Qiara ?? cand bilang memang Qiara disembunyikan Candrika karna Qiara tidak mau bersama suaminya itu. kudengar mereka menikah karna terpaksa." terang zakia.
" apa Dirya menyukai suster itu ??" tanya Rans.
draka mengangguk.
" tapi suster Qiara hari ini juga tidak masuk !!? kemana dia ??!!" Zakia mulai kawatir.
Draka.hanya terdiam, papanya sudah mengatakan agar tidak membicarakan rencana mereka.
.
__ADS_1
.
.